Koranindopos.com – JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke kantor vertikal Kementerian Keuangan di Jawa Tengah dengan mengunjungi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang I. Dalam kunjungan tersebut, Purbaya meninjau pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Jawa Tengah sekaligus mengevaluasi sejumlah program prioritas pemerintah yang tengah berjalan.
Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan meliputi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan terus berupaya memastikan APBN mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih membutuhkan penguatan indikator ekonomi.
“Kementerian Keuangan di Jawa Tengah terus mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah dengan indikator ekonomi yang masih perlu diperkuat,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).
Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga pertengahan 2026, program tersebut diklaim telah menjangkau sekitar 9,16 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia melalui 4.635 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pelaksanaan MBG juga melibatkan sekitar 18.854 pemasok lokal, mulai dari petani, peternak, pelaku UMKM, hingga penyedia bahan pangan lainnya. Keterlibatan rantai pasok lokal tersebut dinilai turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Pemerintah mencatat implementasi program MBG telah menciptakan lebih dari 193 ribu lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Selain berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Program MBG juga disebut memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan memperluas akses terhadap makanan bergizi dan menciptakan peluang ekonomi baru.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan melakukan monitoring secara berkala melalui pendampingan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah DJPb dan KPPN di Jawa Tengah.
Beberapa lokasi yang menjadi objek pemantauan antara lain SPPG Wonosari Gunting di Kabupaten Klaten, SPPG Mertoyudan Sukerejo di Kabupaten Magelang, serta SPPG Tengaran Bener di Kabupaten Semarang.
Melalui kunjungan tersebut, Kementerian Keuangan ingin memastikan bahwa penggunaan APBN tidak hanya terserap secara optimal, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Evaluasi terhadap berbagai program prioritas diharapkan menjadi dasar untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan pemerintah di berbagai daerah.
Dengan dukungan pendanaan yang tepat serta pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis program-program strategis seperti MBG, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(dhil/dtk)










