Jumat, 14 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Lestari Moerdijat: Tekan Angka Perokok Anak Harus Dimulai dari Keluarga

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
4 Juli 2026
in uncategorized
A A
0
Perokok

Smoking a cigarette with smoke around and a blurred background

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Upaya menekan jumlah perokok anak dan remaja di Indonesia memerlukan langkah nyata yang terukur serta melibatkan seluruh elemen masyarakat. Penguatan pola hidup sehat sejak lingkungan keluarga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah semakin tingginya angka perokok usia dini.

Wakil Ketua MPR RI, , mengatakan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sehat harus terus ditingkatkan agar kesadaran membangun generasi yang kuat dan tangguh dapat tumbuh sejak dini.

“Pemahaman masyarakat terkait pentingnya pola hidup sehat harus terus ditingkatkan mulai dari lingkungan keluarga, sehingga kesadaran untuk mewujudkan generasi yang kuat dan tangguh terus tumbuh,” ujar Lestari dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Lestari menyoroti data yang mencatat sepanjang 2025 sebanyak 2,03 juta anak dan remaja di Indonesia menghabiskan sekitar Rp4,5 triliun setiap tahun untuk membeli 4,17 miliar batang rokok.

Artikel Terkait

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

 Vinicius Junior Masih Asyik Dengan Real Madrid

Eddy Soeparno Dorong Perluas Kemitraan Indonesia–China di Bidang Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

Menurutnya, data tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan peringatan serius terhadap ancaman yang dapat menghambat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi perokok usia 10 hingga 18 tahun masih mencapai 7,4 persen. Angka tersebut masih berada di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024–2029, yakni sebesar 5,4 persen.

“Catatan ini harus segera ditindaklanjuti bersama semua pihak dengan langkah nyata, agar target yang telah ditetapkan benar-benar bisa direalisasikan,” tegas legislator yang akrab disapa Rerie tersebut.

Anggota Komisi X DPR RI itu mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah untuk menekan penjualan rokok kepada anak dan remaja. Namun, menurutnya, keberhasilan pengendalian konsumsi rokok tidak cukup hanya mengandalkan regulasi dan pengawasan.

Rerie menilai edukasi mengenai bahaya tembakau dan nikotin harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga keluarga.

Ia menegaskan bahwa keluarga memiliki peran paling strategis dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko merokok terhadap kesehatan.

“Kebiasaan baik harus dimulai dari lingkungan keluarga. Para orang tua harus mampu mengedukasi anak sejak dini agar penerapan pola hidup sehat menjadi keseharian keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rerie, menyelamatkan anak-anak dari bahaya rokok merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Generasi muda yang sehat diyakini akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang produktif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak tanpa paparan rokok, sehingga target penurunan prevalensi perokok anak dapat tercapai secara berkelanjutan. (rls)

Topik: Lestari MoerdijatMPR RI

TerkaitBerita

Masjid Sunan Ampel
Seni dan Budaya

Ketika Makam Sunan Ampel, Masjid Tua dan Kampung Arab Bertemu dalam Satu Kisah

oleh Editor : Doe
6 Agustus 2026
JADI INCARAN: Winger Timnas Brasil,  Vinicius Junior, masih asyik dengan Real Madrid. Dia tak bicara banyak soal isu Arsenal dikabarkan tertarik merekrutnya. Kontrak Vinicius Junior di Real Madrid akan berakhir pada musim panas 2027. (Foto: REUTERS/ALBERT GEA)
uncategorized

 Vinicius Junior Masih Asyik Dengan Real Madrid

oleh Editor : Memoarto
6 Agustus 2026
Indonesia China
uncategorized

Eddy Soeparno Dorong Perluas Kemitraan Indonesia–China di Bidang Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

oleh Editor : Hairul
2 Agustus 2026
LCC Empat Pilar MPR RI
uncategorized

Bukan Sekadar Lomba, LCC Empat Pilar MPR RI Jadi Booster Semangat Kebangsaan di Papua Tengah

oleh Editor : Hairul
2 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Insta360 X6 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Kamera 360° 8K dan Teknologi AI

Insta360 X6 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Kamera 360° 8K dan Teknologi AI

13 Agustus 2026
DEBUT PERDANA: Bruno Guimaraes ancang-ancang mengambil penalti di laga Brasil vs Norwegia pada Senin (6/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Frank Franklin II)

Debut Perdana Bruno Guimaraes Disambut Meriah Publik Emirates

14 Agustus 2026
Dampak Letusan Gunung Toba di Afrika Ternyata Tak Sampai 2 Tahun, Peneliti Ungkap Fakta Baru

Dampak Letusan Gunung Toba di Afrika Ternyata Tak Sampai 2 Tahun, Peneliti Ungkap Fakta Baru

13 Agustus 2026
Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

13 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4333 shares
    Share 1733 Tweet 1083
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Manchester United Bakal Lepas 4 Pemain di Bursa Transfer Musim Panas

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Truk Polisi Bawa Siswa dan Guru SMAN 79 Kecelakaan di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya