Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Lewat Ilmu Forensik, Jasad Menjadi Saksi dalam Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk

Editor : Akula oleh Editor : Akula
14 Juli 2026
in Film dan Musik
A A
0
Lewat Ilmu Forensik, Jasad Menjadi Saksi dalam Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk

AUTOPSY: Dead Body Can Talk menampilkan proses penyelidikan melalui bukti-bukti medis seperti luka pada tubuh, tanda kekerasan, hingga zat yang ditemukan dalam pemeriksaan.(Foto. AKULA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Sebuah jasad biasanya dianggap sebagai akhir dari sebuah cerita. Namun dalam film AUTOPSY: Dead Body Can Talk, tubuh yang sudah tidak bernyawa justru menjadi awal untuk mengungkap sebuah kebenaran.

Film produksi Karya Kreatif Utama ini menghadirkan kisah investigasi forensik yang mengangkat bagaimana ilmu pengetahuan membantu menemukan fakta di balik sebuah kematian. Menjelang penayangannya di bioskop pada 3 September 2026, film tersebut resmi memperkenalkan trailer dan poster perdananya pada Senin (13/7/2026).

Trailer berdurasi 2 menit 25 detik itu membawa penonton masuk ke suasana ruang autopsi yang penuh ketelitian dan misteri. Berbeda dari film horor yang mengandalkan unsur gaib, AUTOPSY: Dead Body Can Talk menampilkan proses penyelidikan melalui bukti-bukti medis seperti luka pada tubuh, tanda kekerasan, hingga zat yang ditemukan dalam pemeriksaan.

Cerita film ini berpusat pada sosok dr. Sumy Hastry Purwanti, seorang ahli forensik yang menjadi inspirasi utama karakter dalam film. Melalui pemeriksaan terhadap jenazah, ia berusaha menemukan petunjuk untuk membantu mengungkap kasus dan memberikan jawaban bagi keluarga korban.

Artikel Terkait

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

Sutradara AUTOPSY: Dead Body Can Talk, Ozan Ruz, mengatakan film ini tidak hanya berfokus pada proses penyelidikan, tetapi juga perjalanan emosional seorang dokter forensik dalam menjalankan tugasnya.

“Melalui visual yang intim dan atmosfer yang menekan, saya ingin membawa penonton mengikuti perjalanan emosional dr. Hastry. Empati menjadi kekuatan utamanya, bukan sesuatu yang supranatural, melainkan kepekaan yang membimbingnya menemukan petunjuk, yang kemudian selalu dibuktikan melalui ilmu forensik,” ujar Ozan Ruz.

Menurut Ozan, pendekatan cerita yang digunakan dalam film ini lebih mengutamakan sisi manusiawi dan ketepatan dalam menggambarkan dunia forensik. Setiap temuan dalam proses autopsi bukan sekadar informasi medis, tetapi bagian penting untuk memahami kejadian yang sebenarnya.

Sementara itu, Rina Tarigan selaku Story Origin AUTOPSY: Dead Body Can Talk menjelaskan bahwa ide film ini muncul dari keinginan mengangkat kisah yang memiliki kedekatan dengan kehidupan nyata.

“Ide awal film ini berangkat dari sebuah pemikiran sederhana bahwa sebuah kisah yang diangkat dari peristiwa nyata akan memiliki kedekatan emosional yang lebih kuat dengan penonton, terlebih jika terinspirasi oleh sosok yang telah dikenal luas karena dedikasi dan kontribusinya di bidangnya. Dari pemikiran tersebut, nama dr. Sumy Hastry Purwanti muncul sebagai sosok yang paling tepat.”

Rina menyebut sosok dr. Sumy Hastry menjadi inspirasi karena perjalanan dan kontribusinya di bidang forensik. Hal tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan cerita yang menggabungkan unsur investigasi kriminal dengan sisi kemanusiaan.

Dari sisi produksi, Fariz Stanzah selaku produser mengungkapkan bahwa menghadirkan dunia forensik ke layar lebar menjadi tantangan tersendiri bagi tim.

“Memproduksi AUTOPSY: Dead Body Can Talk merupakan perjalanan yang penuh tantangan sekaligus menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh tim produksi. Sejak awal, kami memahami bahwa film ini menuntut tingkat autentisitas yang tinggi dalam menghadirkan dunia forensik ke layar lebar. Karena itu, setiap keputusan produksi kami ambil dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan artistik, akurasi visual, dan efisiensi pelaksanaan di lapangan.”

Produser lainnya, Marsa Moesa, menambahkan bahwa film ini dibuat dengan tujuan menghadirkan cerita yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka wawasan penonton mengenai peran ilmu forensik.

“Saya percaya bahwa setiap zaman memiliki film yang mampu memperluas cara pandang penontonnya. Hari ini, penonton Indonesia menunjukkan kedewasaan yang luar biasa; mereka tidak lagi hanya mencari tontonan yang menghibur, tetapi juga cerita yang menantang rasa ingin tahu dan mengajak mereka berpikir. Itulah keyakinan yang melandasi lahirnya AUTOPSY: Dead Body Can Talk.”

Melalui film ini, Karya Kreatif Utama ingin memperkenalkan sisi lain dari dunia forensik yang selama ini jarang terlihat oleh masyarakat. AUTOPSY: Dead Body Can Talk menggambarkan bagaimana sains dapat membantu menyampaikan fakta dari seseorang yang sudah tidak mampu berbicara.

Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk akan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. (BRG/Kul)

Topik: AUTOPSY: Dead Body Can TalkFilm Horor

TerkaitBerita

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari
Film dan Musik

Donny Damara Jajal Genre Horor Lewat Film Dendam Arwah Penari

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana
Film dan Musik

Cinépolis Bawa Film Pilihan Festival Internasional ke Enam Kota, Malang Gelar Festival Perdana

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026
Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar
Film dan Musik

Mengenang Sang Diva Pop Asia: Konser Intimate Teresa Teng Siap Digelar

oleh Editor : Akula
8 Oktober 2026
Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur
Film dan Musik

Andovi da Lopez Dalami Peran Kandidat Gubernur di Film Bapak Paling Jujur

oleh Editor : Akula
7 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

9 Oktober 2026
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

9 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

9 Oktober 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4940 shares
    Share 1976 Tweet 1235
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya