Koranindopos.com, JAKARTA-Chelsea resmi mengumumkan perekrutan Morgan Rogers dari Aston Villa dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling. Nilai tersebut menjadikannya pemain Inggris termahal sepanjang sejarah sekaligus rekrutan anyar The Blues dengan kontrak berdurasi enam tahun.
Sebelum bergabung ke Stamford Bridge, Rogers sempat dikaitkan dengan Arsenal. Namun, Chelsea berhasil membajak proses transfer pada akhir pekan lalu dan mengamankan tanda tangan gelandang berusia 23 tahun itu. Rogers datang ke London setelah tampil bersama Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Penampilannya bersama Aston Villa membuatnya dipercaya masuk skuad asuhan Thomas Tuchel.
Selama membela Aston Villa, Rogers mencatatkan 125 penampilan dengan torehan 31 gol dan 29 assist. Ia juga pernah menimba ilmu di akademi Manchester City sebelum berkarier di Middlesbrough, Lincoln City, Bournemouth, dan Blackpool. Rogers mengaku sangat antusias memulai petualangan barunya bersama Chelsea. Ia menyebut The Blues sebagai klub yang sudah lama dikaguminya sejak masih kecil.
Selain itu, Rogers tertarik dengan proyek yang sedang dibangun klub bersama pelatih baru. Menurutnya, arah perkembangan Chelsea menjadi alasan utama menerima tawaran tersebut. “Saya sangat bersemangat. Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak masih kecil. Saya juga sangat antusias dengan proyek bersama pelatih baru, para pemain yang kami miliki, dan arah yang sedang dituju klub ini. Itulah alasan saya berada di sini dan saya sudah tidak sabar untuk segera memulai,” beber Rogers.
Morgan Rogers mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali berbicara dengan Xabi Alonso sebelum transfer diselesaikan. Pembicaraan tersebut membuatnya semakin yakin memilih Chelsea. Dia merasa filosofi permainan yang diterapkan Alonso sangat sesuai dengan gaya bermainnya. Rogers pun berharap bisa berkembang di bawah arahan pelatih asal Spanyol tersebut. “Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Xabi Alonso. Bagi saya, sangat penting memahami seperti apa karakter pelatih, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana dia ingin tim bermain,” kata Rogers. (bnt/mmr)










