Koranindopos.com, Jakarta – Dunia olahraga air internasional kini kembali mengarahkan seluruh perhatiannya ke Indonesia yang bersiap menjadi tuan rumah bagi sebuah perhelatan akbar nan bergengsi. Turnamen skala global yang diberi tajuk Jetsports Grand Prix 2026 secara resmi siap digelar untuk menyajikan pertarungan sengit dan aksi adu kecepatan para atlet papan atas dunia yang akan berjuang mati-matian demi merengkuh predikat juara tertinggi.
Ajang kejuaraan internasional yang digagas secara megah oleh Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA) ini dijadwalkan akan mengguncang lintasan Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta Utara, mulai tanggal 2 hingga 6 Desember 2026 mendatang. Penyelenggaraan kompetisi ini menjadi momentum emas untuk memamerkan keahlian serta ketangkasan luar biasa dari para pembalap jetski profesional mancanegara di perairan ibu kota.
Dua atlet kebanggaan Tanah Air yang merupakan pasangan kakak beradik ternama, Aero Aswar dan Aqsa Aswar, telah menyatakan kesiapan lahir dan batin untuk berdiri di garis start. Keduanya mengusung tekad membara untuk memborong gelar juara sekaligus membawa pulang medali emas bagi Indonesia, meskipun harus berhadapan langsung dengan sekitar 40 peserta tangguh yang siap datang dari berbagai belahan dunia.
Aqsa Aswar, yang juga dikenal luas oleh masyarakat publik sebagai seorang selebgram populer, mengungkapkan bahwa dirinya terus menggembleng diri melalui serangkaian porsi latihan ketat menjelang bergulirnya kejuaraan internasional tersebut. Pria yang kini genap berusia 29 tahun itu menegaskan ambisi besarnya untuk terus mempertahankan performa puncaknya serta menambah deretan prestasi gemilang yang telah berhasil diraih sepanjang kariernya.
”Ya doain aja biar bisa dapat emas nantinya,” kata Aqsa Aswar ketika ditemui di Midaz Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Rekam jejak serta reputasi Aqsa Sutan Anwar di panggung jetski internasional memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Pria berprestasi ini sebelumnya sukses menduduki posisi juara pertama secara keseluruhan pada kategori Pro Runabout Limited dan Expert Runabout Limited dalam kejuaraan bertaraf internasional Canadian Watercross Nationals di Belle River, Ontario, Kanada pada 17 Juli 2011. Tak berhenti di situ, namanya kian harum usai berhasil menyumbangkan medali emas pada nomor Endurance Runabout Open serta medali perunggu pada nomor Runabout Limited untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018.
Tantangan Peserta Internasional dan Dorongan Sport Tourism
Ketangguhan serta nama besar Aqsa dan Aero rupanya menjadi magnet sekaligus tantangan tersendiri bagi para pesaing dari luar negeri. Berdasarkan penjelasan resmi dari pihak IJBA, para peserta internasional menunjukkan antusiasme yang sangat luar biasa untuk datang ke Jakarta lantaran memiliki motivasi tinggi untuk menundukkan duo bersaudara tersebut. Namun, gertakan dan ambisi para lawan sama sekali tidak meruntuhkan mental bertanding maupun kepercayaan diri Aqsa di atas air.
”Target saya juara satu dan bawa pulang emas, itu saja,” ucap Aqsa Aswar.
Di sisi lain, Ketua Umum Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA) sekaligus Ketua Jetski Asia (IJSBA Asia), Saiful Aswar, memaparkan bahwa pemilihan lokasi Ancol didasari oleh fasilitas pendukung yang sangat memadai, mulai dari aksesibilitas penginapan hingga kemudahan proses pengiriman kargo peralatan jetski para kontingen.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya agenda ini sebagai pijakan utama sebelum olahraga jetski Indonesia secara resmi masuk ke dalam bagian Indonesia Jetsports World Series (IJWS) pada tahun 2027 mendatang demi memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga air di kawasan Asia-Pasifik.
”Acara ini juga bertujuan menaikkan destinasi sport tourism melalui sinergi antara olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif,” jelas Saiful Aswar. (RIS/Hend)










