Koranindopos.com – Jakarta – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengajak para penerima bantuan sosial dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memanfaatkan program pemberdayaan ekonomi yang disediakan pemerintah agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan menjadi lebih mandiri.
Ajakan tersebut disampaikan Hidayat saat melakukan Supervisi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Menurut Hidayat, Kementerian Sosial telah memiliki Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang memberikan bantuan modal usaha hingga Rp5 juta bagi setiap KPM PKH yang memenuhi persyaratan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui penguatan ekonomi keluarga.
“Banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya program ini. Karena itu saya mengajak para KPM PKH yang memiliki semangat berusaha agar memanfaatkan kesempatan tersebut melalui pendamping PKH masing-masing. Jangan sampai bantuan pemberdayaan yang sudah disiapkan pemerintah justru tidak dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hidayat.
Artikel Terkait
Politisi Fraksi PKS itu menilai bantuan sosial tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial, tetapi juga harus mampu menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan produktif.
Ia berharap para penerima PKH yang memiliki minat berwirausaha dapat memanfaatkan bantuan modal tersebut untuk mengembangkan usaha kecil yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan akan terlihat ketika keluarga penerima manfaat mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Hidayat juga mengaitkan pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan momentum menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kebebasan secara politik, tetapi juga melalui meningkatnya kemandirian ekonomi masyarakat.
“Dengan semakin banyak KPM PKH yang berani memulai usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada saatnya nanti tidak lagi bergantung pada bantuan sosial, maka diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis keluarga,” katanya.
Menurut Hidayat, tumbuhnya usaha-usaha kecil yang dijalankan oleh keluarga penerima manfaat akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Dalam kesempatan tersebut, Hidayat turut menyampaikan apresiasi kepada para pendamping PKH yang selama ini aktif mendampingi masyarakat dalam menjalankan berbagai program perlindungan sosial.
Ia menilai peran pendamping sangat penting, tidak hanya dalam memastikan bantuan tepat sasaran, tetapi juga memberikan edukasi serta motivasi kepada keluarga penerima manfaat agar mampu memanfaatkan berbagai program pemerintah secara optimal.
Hidayat juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menyukseskan program-program perlindungan sosial yang menjadi amanat konstitusi.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, pendamping PKH, dan masyarakat, ia berharap semakin banyak keluarga penerima manfaat yang mampu naik kelas menjadi keluarga mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi sehingga tujuan pengentasan kemiskinan dapat tercapai secara berkelanjutan.(dhil)










