Rabu, 2 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Ge Pamungkas Kaget, Kisah Nyata Dokter Forensik Jadi Dasar Film Autopsy

Editor : Akula oleh Editor : Akula
2 September 2026
in Film dan Musik
A A
0
Ge Pamungkas Kaget, Kisah Nyata Dokter Forensik Jadi Dasar Film Autopsy

Ge Pamungkas saat Gala Premier film Autopsy: Dead Body Can Talk di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (1/09/2026) (Foto. Instagram)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta — Ge Pamungkas mendapat pengalaman berbeda saat terlibat dalam film Autopsy: Dead Body Can Talk. Lewat film tersebut, ia baru mengetahui lebih jauh bagaimana dokter forensik bekerja dalam membantu mengungkap sebuah kasus.

Ge memerankan Mojo, anggota tim forensik kepolisian. Menurutnya, pekerjaan tim forensik selama ini sering kalah dikenal dibandingkan sosok detektif dalam cerita kriminal.

Padahal, hasil pemeriksaan forensik dapat menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Hal inilah yang membuat Ge melihat profesi tersebut dari sudut pandang berbeda.

“Mereka itu adalah unsung heroes. Mereka adalah pahlawan yang tidak dinyanyikan. Mereka adalah orang yang bekerja di balik layar,” kata Ge Pamungkas saat ditemui setelah gala premiere Autopsy: Dead Body Can Talk di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Artikel Terkait

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Diproduksi, Asal-usul Misteri Jadi Fokus Cerita

Jeremie Moeremans, Vonzy, dan Fahad Haydra Jadi Pemeran Utama di Series Agaskar

Satu Frekuensi Bela Musisi: Opick dan Bongky BIP Sambangi KemenHAM Bahas Hak Cipta Lagu

Ge mengaku selama ini gambaran soal pengungkapan kasus pembunuhan lebih sering berpusat pada pekerjaan detektif. Ia kemudian menyadari ada banyak pihak lain yang bekerja di balik proses tersebut.

“Orang-orang tahu kalau misalkan ketika terjadi sebuah pembunuhan itu adalah kerja keras seorang detektif, ya tapi nggak pernah ada yang bilang itu adalah ada kerja kerasnya dokter polisi atau ada kerja keras tim forensik di situ,” ujarnya.

Menariknya, Ge sempat merasa heran ketika pertama kali membaca skenario film tersebut. Ia menilai proses penyelidikan dalam cerita berlangsung cukup singkat jika dibandingkan dengan film thriller pada umumnya.

“Film thriller gitu pasti penjahat itu ketangkepnya tuh susah banget. Ada sesuatu gimana investigasi panjang, tapi ini kok pendek-pendek investigasinya. Kemudian aku tanyakan ‘ini emang filmnya ketangkepnya segini aja?’. Dan abis itu dibilang, ‘oh iya emang soalnya emang cerita nyatanya begitu’,” kata Ge.

Jawaban tersebut justru membuat Ge semakin tertarik. Ia mengetahui bahwa cerita yang ada dalam skenario bukan sepenuhnya hasil imajinasi, melainkan terinspirasi dari pengalaman nyata dalam dunia kedokteran forensik.

“Jadi semua yang di sini, di script ini emang cerita nyata. Cerita nyata bagaimana dokter forensik itu menemukan pelakunya dengan cara-cara yang tidak bisa dijelaskan secara nalar kaya gitu,” tuturnya.

Film garapan sutradara Ozan Ruz itu terinspirasi dari perjalanan Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, dokter forensik Polri yang terlibat dalam berbagai proses penyidikan ilmiah.

Cerita film berpusat pada Hastry yang diperankan Masayu Anastasia. Sebagai dokter forensik, Hastry terbiasa bekerja berdasarkan sains dan fakta untuk mencari petunjuk dari tubuh korban.

Namun, dalam prosesnya, ia juga menghadapi berbagai kejadian dan petunjuk yang tidak selalu mudah dijelaskan dengan logika.

Selain Masayu Anastasia dan Ge Pamungkas, film ini turut dibintangi Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, serta Ryuka Bunga.

Autopsy: Dead Body Can Talk dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 3 September 2026. (BRG/Kul)

 

Topik: AUTOPSY: Dead Body Can TalkGE pamungkas

TerkaitBerita

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Diproduksi, Asal-usul Misteri Jadi Fokus Cerita
Film dan Musik

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Diproduksi, Asal-usul Misteri Jadi Fokus Cerita

oleh Editor : Akula
2 September 2026
SERIES BARU: Para pemeran series terbaru berjudu Agaskar debutan Unlimited Production ditampilkan dalam konferensi pers. Serial tersebut akan tayangdi Maxtream TV. (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Film dan Musik

Jeremie Moeremans, Vonzy, dan Fahad Haydra Jadi Pemeran Utama di Series Agaskar

oleh Editor : Memoarto
2 September 2026
Satu Frekuensi Bela Musisi: Opick dan Bongky BIP Sambangi KemenHAM Bahas Hak Cipta Lagu
Film dan Musik

Satu Frekuensi Bela Musisi: Opick dan Bongky BIP Sambangi KemenHAM Bahas Hak Cipta Lagu

oleh Editor : Akula
1 September 2026
Impian Mendiang Ibunda Terwujud, Komika John Yewen Tampil Beda Jadi Pastor di Film Horor ‘Suanggi: Ilmu Kutukan’
Film dan Musik

Impian Mendiang Ibunda Terwujud, Komika John Yewen Tampil Beda Jadi Pastor di Film Horor ‘Suanggi: Ilmu Kutukan’

oleh Editor : Akula
1 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

2 September 2026
POCO Pad C1, Tablet Serbaguna untuk Gaya Hidup “Play on the Go”

POCO Pad C1, Tablet Serbaguna untuk Gaya Hidup “Play on the Go”

2 September 2026
Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027

Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027

2 September 2026
Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Diproduksi, Asal-usul Misteri Jadi Fokus Cerita

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Diproduksi, Asal-usul Misteri Jadi Fokus Cerita

2 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Update Harga HP Samsung Akhir Agustus 2026, Galaxy Z dan S Series Punya Selisih Harga Menarik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya