Rabu, 2 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 September 2026
in Kesehatan
A A
0
500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Sekitar 500 santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ratusan santri tersebut mengalami sejumlah keluhan dan kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Setidaknya terdapat delapan rumah sakit yang menjadi lokasi rujukan para santri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026). Saat itu, para santri menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel.

Keluhan mulai dirasakan para santri setelah waktu Maghrib. Sejumlah santri mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga lemas.

Artikel Terkait

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

Kemenkes Respons Usulan IDI soal Standar Pendapatan Minimum Dokter hingga Rp 110 Juta

Merdeka Stunting 2026, POGI dan Pegadaian Dorong Pencegahan Dimulai Sejak Kehamilan

Karena jumlah santri yang mengalami keluhan cukup banyak, mereka kemudian dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya keluhan tersebut masih dalam proses penelusuran. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah kondisi yang dialami para santri berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi atau terdapat faktor lain.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.

SPPG Kalitengah selama ini melayani program MBG dengan kapasitas sekitar 2.800 porsi makanan per hari.

Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, mengatakan keputusan penghentian sementara operasional SPPG telah dikeluarkan oleh BGN.

“Sementara ini karena memang sementara disuspen, dari BGN sudah surat turun di-suspend sementara,” kata Teguh saat ditemui di RSUD Notopuro Sidoarjo, Rabu (2/9/2026).

BGN saat ini melakukan evaluasi dan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui sumber dugaan keracunan yang dialami para santri.

Teguh mengatakan penghentian operasional SPPG tersebut dilakukan sampai hasil evaluasi dan pemeriksaan laboratorium keluar. Durasi penghentian sementara belum ditentukan.

“Sampai hasil evaluasi ya, evaluasi dan hasil lab keluar. Jadi sementara kami sedang laporan ke pusat, pusat akan menimbang apakah di-suspend-nya suspend sementara atau suspen permanen,” jelasnya.

Dengan demikian, keputusan mengenai keberlanjutan operasional SPPG Kalitengah masih menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi dari BGN.

BGN masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber masalah dalam insiden tersebut. Pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui penyebab munculnya gejala yang dialami para santri.

Di sisi lain, para santri yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit rujukan.

Kasus ini menjadi perhatian karena SPPG Kalitengah memiliki cakupan pelayanan yang cukup besar, yakni sekitar 2.800 porsi MBG setiap hari. Evaluasi terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan akan dilakukan untuk memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi BGN dalam menentukan langkah selanjutnya terhadap operasional SPPG Kalitengah, termasuk kemungkinan melanjutkan atau memperpanjang penghentian layanan.(dhil/dtk)

Topik: keracunanMBGSantrisidoarjo

TerkaitBerita

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker
Kesehatan

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

oleh Editor : Affandy
1 September 2026
Kemenkes Respons Usulan IDI soal Standar Pendapatan Minimum Dokter hingga Rp 110 Juta
Kesehatan

Kemenkes Respons Usulan IDI soal Standar Pendapatan Minimum Dokter hingga Rp 110 Juta

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026
Merdeka Stunting 2026, POGI dan Pegadaian Dorong Pencegahan Dimulai Sejak Kehamilan
Kesehatan

Merdeka Stunting 2026, POGI dan Pegadaian Dorong Pencegahan Dimulai Sejak Kehamilan

oleh Editor : Affandy
29 Agustus 2026
3,4 Juta Warga Terdampak Asap Karhutla, Kasus ISPA Melonjak di Sejumlah Wilayah
Kesehatan

3,4 Juta Warga Terdampak Asap Karhutla, Kasus ISPA Melonjak di Sejumlah Wilayah

oleh Editor : Affandy
26 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

2 September 2026
Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter Mulai 2 September 2026

Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter Mulai 2 September 2026

2 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40.000, Jadi Rp2,624 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40.000, Jadi Rp2,624 Juta per Gram

2 September 2026
Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

2 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Update Harga HP Samsung Akhir Agustus 2026, Galaxy Z dan S Series Punya Selisih Harga Menarik

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Selangkah Lagi Enzo Fernandez Ke Manchester City

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya