Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Editor : Doe oleh Editor : Doe
9 Oktober 2026
in Kesehatan
A A
0
Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang
Share on FacebookShare on Twitter

 

Koranondopos.com. JAKARTA –  Fenomena stunting masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia yang perlu menjadi perhatian bersama karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan dan kualitas hidupnya dalam jangka panjang. Kondisi ini membuat upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan keluarga, masyarakat, dan layanan kesehatan primer. Melalui program Estafet Peduli Bumi, Asuransi Astra turut mendukung upaya tersebut dengan melakukan penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Aksi Cegah Stunting (ACTING) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Koto Baru, Kota Padang, melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader serta pembentukan Sahabat ACTING dengan bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) pada Jumat (2/10).

Penguatan layanan kesehatan primer diperlukan untuk mendukung upaya kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika masyarakat mengalami sakit, tetapi juga pada edukasi, deteksi dini, dan pencegahan sejak awal. Hal ini menjadi semakin penting dalam upaya pencegahan stunting yang tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek yang saling berkaitan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, hingga pemahaman keluarga mengenai perilaku hidup sehat. Dengan layanan primer yang lebih terintegrasi dan keterlibatan masyarakat yang lebih kuat, berbagai upaya tersebut dapat dilakukan secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

ILP merupakan pendekatan pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan layanan berdasarkan siklus hidup, mulai dari ibu dan anak, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Pendekatan ini mendorong layanan kesehatan untuk tidak hanya menangani kondisi ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi, deteksi dini, pemantauan, serta pengelolaan faktor risiko kesehatan. Sejalan dengan hal tersebut, ACTING menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting melalui penguatan edukasi mengenai kesehatan dan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peningkatan keterlibatan keluarga dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Asuransi Astra berkolaborasi dengan IAKMI untuk mendukung penguatan pendekatan kesehatan masyarakat melalui pendampingan dan pengembangan kapasitas yang relevan dengan kebutuhan layanan primer.

Artikel Terkait

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Sebagai bagian dari penguatan ILP dan ACTING di Puskesmas Pembantu Koto Baru, Asuransi Astra mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader dalam memberikan layanan berdasarkan siklus hidup, edukasi kesehatan dan gizi bagi masyarakat, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta penguatan upaya deteksi dini dan pencegahan stunting. Tidak hanya memperkuat peran tenaga kesehatan dan kader, Asuransi Astra juga membentuk Sahabat ACTING, yaitu kelompok remaja yang menjadi bagian dari upaya melibatkan generasi muda dalam edukasi dan pencegahan stunting. Para Sahabat ACTING mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan, gizi, pencegahan stunting, serta pentingnya perilaku hidup sehat yang selanjutnya dapat diteruskan kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Keterlibatan remaja ini diharapkan dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk turut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif di lingkungan terdekatnya.

Melalui penguatan fasilitas dan kapasitas layanan serta keterlibatan tenaga kesehatan, kader, remaja, keluarga, dan masyarakat, Asuransi Astra berharap inisiatif ini dapat mendukung terciptanya layanan kesehatan primer yang lebih dekat, terintegrasi, dan berkelanjutan di Pustu Koto Baru. Kolaborasi berbagai pihak juga diharapkan dapat mendorong keberlanjutan upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kesadaran keluarga terhadap kesehatan dan pencegahan stunting.

SVP Governance, Risk Management, Compliance and Corporate Secretary Asuransi Astra, Djoko Nugroho Anindito, menuturkan bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan ketenangan bagi keluarga dan masyarakat.

“Menciptakan peace of mind berarti tidak hanya hadir ketika risiko terjadi, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya mengurangi risiko sejak dini. Dalam konteks kesehatan, menjaga kesehatan bukan hanya soal mendapatkan pertolongan ketika sakit, tetapi juga bagaimana kita bisa mencegah risiko kesehatan sebelum terjadi. Karena itu, kami melihat layanan kesehatan primer dan peran masyarakat sebagai dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Layanan yang baik perlu didukung oleh masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk ikut menjaga kesehatan diri dan keluarganya. Melalui Estafet Peduli Bumi, kami ingin mengambil bagian dalam proses tersebut. Karena pada akhirnya, peace of mind bukan hanya tentang rasa tenang ketika menghadapi risiko, tetapi juga rasa aman karena kita sudah melakukan langkah-langkah untuk mencegahnya,” ujar Djoko. (*)

 

TerkaitBerita

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya
Kesehatan

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya
Kesehatan

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya
Kesehatan

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

oleh Editor : Akula
6 Oktober 2026
Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan
Kesehatan

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

9 Oktober 2026
Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

9 Oktober 2026
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

9 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4942 shares
    Share 1977 Tweet 1236
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya