Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
in Kesehatan
A A
0
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Foto: dok. mayapada

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Reaksi alergi pada anak tidak selalu hanya berupa bentol atau ruam pada kulit. Dalam kondisi tertentu, alergi dapat berkembang menjadi anafilaksis, yakni reaksi alergi berat yang dapat mengganggu pernapasan dan fungsi tubuh sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

Karena itu, orang tua perlu mengenali tanda-tanda alergi yang berpotensi membahayakan anak, terutama jika muncul setelah mengonsumsi makanan atau terpapar pemicu tertentu.

Konsultan Alergi, Asma dan Imunologi Anak Mayapada Hospital, dr. Harun Wijaya, Sp.A, mengingatkan orang tua agar tidak mengabaikan gejala alergi yang disertai gangguan pernapasan, pembengkakan, atau muntah berulang.

“Orang tua perlu waspada bila setelah anak terpapar makanan atau pemicu tertentu muncul gejala seperti ruam berupa bentol atau bengkak pada kulit, terutama jika disertai bengkak pada bibir atau lidah, batuk, napas berbunyi, kesulitan bernapas, atau muntah berulang. Perubahan kesadaran anak secara tiba-tiba juga perlu menjadi perhatian,” ujar dr. Harun dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Artikel Terkait

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

Gejala alergi pada anak dapat berbeda-beda, mulai dari reaksi ringan pada kulit hingga gangguan yang melibatkan beberapa bagian tubuh sekaligus. Dalam kondisi berat, reaksi dapat berkembang dengan cepat sehingga orang tua perlu segera mengambil tindakan.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Bentol atau ruam pada kulit, yang dapat muncul setelah anak terpapar pemicu alergi.
  • Pembengkakan bibir atau lidah, yang perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan gangguan jalan napas.
  • Batuk, napas berbunyi, atau kesulitan bernapas, yang dapat menandakan reaksi alergi serius.
  • Muntah berulang, terutama jika muncul bersama gejala alergi lainnya.
  • Perubahan kesadaran atau kondisi tubuh, seperti anak mendadak sangat lemas, sulit merespons, atau terlihat berbeda dari biasanya.

Anafilaksis merupakan kondisi darurat medis. Jika anak mengalami kesulitan bernapas, pembengkakan pada lidah atau tenggorokan, atau perubahan kesadaran setelah terpapar kemungkinan pemicu alergi, segera hubungi layanan darurat atau bawa anak ke instalasi gawat darurat. Jangan menunggu gejala membaik dengan sendirinya.

Mengenali alergi pada anak tidak selalu mudah, terutama ketika anak belum mampu menjelaskan keluhan yang dirasakannya. Perubahan perilaku dan kondisi fisik secara mendadak dapat menjadi petunjuk penting, khususnya jika disertai gejala lain.

Dokter Mayapada Hospital, dr. Nathanne Septhiandi, Sp.A, Subsp.ETIA (K), juga mengingatkan orang tua untuk memperhatikan perubahan kondisi anak yang terjadi secara tiba-tiba.

“Orang tua juga perlu memperhatikan perubahan kondisi anak yang terjadi secara tiba-tiba, seperti menjadi sangat lemas, sulit merespons, atau tampak berbeda dari biasanya, terutama jika disertai gejala alergi lainnya. Jika kondisi anak semakin memburuk, jangan menunggu gejala membaik sendiri,” kata dr. Nathanne.

Ia menekankan pentingnya membawa anak ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan kegawatdaruratan anak agar dapat memperoleh penanganan yang sesuai dengan kondisinya.

Setelah reaksi alergi ditangani dan kondisi anak stabil, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk membantu mengidentifikasi kemungkinan pemicunya. Pemicu alergi dapat berasal dari makanan maupun faktor lain, sehingga evaluasi perlu disesuaikan dengan riwayat dan gejala yang dialami anak.

Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi dokter untuk menyusun langkah pencegahan, termasuk menghindari pemicu yang terbukti menyebabkan reaksi alergi.

Selain itu, orang tua perlu memahami kemungkinan munculnya reaksi berulang dan mengetahui gejala yang memerlukan pertolongan medis segera. Dengan mengenali tanda bahaya sejak dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat ketika kondisi anak memburuk.

Untuk mendukung penanganan kondisi darurat pada anak, Mayapada Hospital menyediakan layanan Pediatric Emergency selama 24 jam dengan dukungan dokter spesialis anak. Layanan ini dilengkapi instalasi gawat darurat ramah anak dengan protokol internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI).

Mayapada Hospital juga menyediakan Pediatric Center untuk menangani berbagai kondisi kesehatan anak, termasuk infeksi, alergi, gangguan saluran cerna, ginjal dan jantung, masalah tumbuh kembang, serta kebutuhan anak dengan kondisi perkembangan tertentu.

Layanan Pediatric Center tersedia di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, yakni Lebak Bulus dan Kuningan, serta di Tangerang, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Jakarta Timur.

Masyarakat yang ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis anak dapat menghubungi Call Center 150770 atau WhatsApp 0817-17-150770. Informasi kesehatan dan layanan rumah sakit juga tersedia melalui fitur Health Articles & Tips pada aplikasi MyCare.

Orang tua perlu mengingat bahwa reaksi alergi berat dapat berkembang dengan cepat. Jika muncul tanda bahaya, utamakan pertolongan medis segera daripada menunggu gejala mereda atau mencoba memastikan sendiri penyebabnya.(dhil/dtk)

Topik: alergi

TerkaitBerita

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya
Kesehatan

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya
Kesehatan

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

oleh Editor : Akula
6 Oktober 2026
Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan
Kesehatan

Tak Harus Diet Ketat, Ini Cara Sederhana Menjaga Kolesterol dari Sarapan

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes
Kesehatan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

9 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Jumat 9 Oktober 2026 Tembus Rp 2,572 Juta per Gram

9 Oktober 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

IHSG Dibuka Melemah 0,49%, Nyaris Tinggalkan Level 6.000

9 Oktober 2026
Latte Lacquer Sambut Musim Fall Lewat “First Taste of Fall”, Hadirkan Tiga Kreasi Minuman Istimewa

Latte Lacquer Sambut Musim Fall Lewat “First Taste of Fall”, Hadirkan Tiga Kreasi Minuman Istimewa

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4940 shares
    Share 1976 Tweet 1235
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya