Minggu, 11 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Danantara Siapkan Rp17,89 Triliun untuk Antisipasi Tekanan Pasar Saham Indonesia

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Oktober 2026
in Ekonomi
A A
0
Danantara Siapkan Rp17,89 Triliun untuk Antisipasi Tekanan Pasar Saham Indonesia

Foto: dok. detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyiapkan dana hingga US$1 miliar atau sekitar Rp17,89 triliun untuk berinvestasi di pasar modal domestik hingga akhir 2026. Langkah ini menjadi salah satu opsi Danantara untuk memanfaatkan peluang investasi ketika pasar saham Indonesia mengalami tekanan.

Meski demikian, Danantara menegaskan bahwa keputusan pembelian saham akan dilakukan secara selektif dan hati-hati. Pertimbangan tersebut terutama berlaku untuk investasi pada saham-saham yang bergerak di sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Mengutip Reuters, Sabtu (10/10/2026), kesiapan Danantara untuk masuk ke pasar saham ketika terjadi tekanan dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi investor. Pasalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko kembali melemah apabila Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia pada bulan depan.

Saat ini, Danantara telah mengalokasikan sekitar US$3 miliar atau setara Rp53,67 triliun untuk investasi pada saham dan obligasi, baik di dalam maupun luar negeri.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026

Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

Kepala Investasi Publik Danantara Investment Management, Rani Piputri, mengatakan pihaknya membuka kemungkinan untuk melakukan pembelian saham ketika pasar mengalami tekanan akibat sentimen eksternal yang dinilai bersifat sementara.

“Jika terjadi krisis di pasar, dan kami merasa bahwa itu hanya berdasarkan sentimen eksternal yang bersifat sementara… maka kami mungkin akan turun tangan,” ujar Rani, dikutip dari Reuters, Sabtu (10/10/2026).

Rani menjelaskan, Danantara mulai mengalokasikan dana untuk investasi di pasar modal domestik sejak akhir tahun lalu. Investasi tersebut tetap berjalan ketika IHSG tertekan akibat aksi jual setelah MSCI memberikan peringatan pada Januari yang membuka kemungkinan penurunan status Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar perbatasan (frontier market).

Danantara juga tidak menutup kemungkinan kembali membeli saham jika MSCI benar-benar menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia pada November 2026. Namun, keputusan tersebut tidak akan diambil secara terburu-buru karena membutuhkan proses evaluasi dan uji tuntas.

“Kami mungkin akan turun tangan. Mungkin saja… tetapi ada banyak uji tuntas yang harus kami lakukan,” tutur Rani.

Ia menegaskan, tujuan utama investasi Danantara bukan semata-mata untuk menopang pergerakan pasar saham, melainkan mencari aset yang dinilai memiliki fundamental dan valuasi menarik.

“Kami membeli (awal tahun ini) karena kami melihat nilai. Tujuannya bukan untuk menstabilkan pasar. Sangat bagus ketika orang tidak menyukai sesuatu dan kami melihat nilai di dalamnya, karena dengan begitu Anda mendapatkannya dengan harga yang bagus. Kemudian ketika mereka menyukainya, kami dapat menjualnya kepada mereka,” jelasnya.

Selain mengamati peluang investasi di pasar saham secara umum, Danantara juga mencermati perkembangan sektor kecerdasan buatan. Rani menilai eksposur portofolio terhadap sektor AI perlu dikelola secara bijaksana, terutama karena Danantara menilai perlu berhati-hati memasuki sektor tersebut.

“Kami tidak berpikir (AI) adalah gelembung dan kami tidak berpikir itu akan meledak, tetapi kami hanya ingin berhati-hati memasuki bidang ini karena kami agak terlambat,” kata Rani.

Menurut dia, kekhawatiran mengenai potensi gelembung investasi AI juga dapat menjadi pengingat bagi pelaku pasar agar tidak mengabaikan risiko ketika melakukan investasi.

“Anda sudah mulai mendengar orang-orang membicarakan (gelembung) yang bagus, karena itu menjaga pasar tetap terkendali. Jika semua orang berpikir AI adalah investasi yang baik, maka kita punya masalah,” tambahnya.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Danantara tidak hanya mempertimbangkan potensi pertumbuhan sektor teknologi, tetapi juga memperhatikan risiko valuasi dan momentum pasar sebelum menempatkan modal.

Danantara memiliki mandat untuk mengelola aset negara dengan nilai sekitar US$900 miliar yang tersebar di lebih dari 1.000 perusahaan. Lembaga ini juga memiliki kewenangan memanfaatkan dividen untuk mengoptimalkan hasil investasi.

Adapun komposisi portofolio yang dikelola Danantara terdiri dari 65% saham, 30% instrumen pendapatan tetap, dan 5% dana lindung nilai atau hedge fund. Sekitar seperempat dari keseluruhan portofolio tersebut ditempatkan di Indonesia.

Managing Director Global Relations & Communications BPI Danantara, Pahala Mansury, mengatakan dana investasi tersebut ditargetkan menghasilkan imbal hasil 200–300 basis poin di atas biaya modal.

Sebagai pembanding, biaya modal Danantara tercermin dari penerbitan obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat dengan tenor lima tahun pada Juni 2026, yang menawarkan imbal hasil sebesar 5,35%.

Dengan target tersebut, Danantara berupaya memastikan investasi yang dilakukan tidak hanya memberikan keuntungan, tetapi juga menghasilkan imbal hasil yang melampaui biaya pendanaan.

Di sisi lain, rencana penyetoran dividen sebesar Rp120 triliun kepada pemerintah pada tahun ini masih menjadi pembahasan. Dana tersebut sebelumnya disebut oleh Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, akan disetorkan Danantara kepada pemerintah.

Pahala Mansury mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengenai pengelolaan dan penggunaan dividen tersebut.

“Kami sedang berdiskusi dengan Menteri Keuangan (yang baru) Suahasil. Sejauh ini indikasi yang kami dapatkan adalah kami masih dapat mengelola dividen, tetapi tentu saja kami masih akan menunggu keputusan akhir,” jelas Pahala.

Keputusan akhir mengenai dividen tersebut akan menjadi salah satu faktor yang menentukan ruang pengelolaan dana Danantara ke depan.

Di tengah potensi tekanan pasar akibat keputusan MSCI dan ketidakpastian sentimen global, Danantara menyatakan tetap membuka peluang investasi di pasar domestik. Namun, setiap keputusan akan mempertimbangkan valuasi, prospek aset, serta hasil uji tuntas agar investasi dapat memberikan imbal hasil sesuai target.(dhil/dtk)

Topik: Danantarapasar saham indomesia

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026

oleh Editor : Affandy
11 Oktober 2026
Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional
Ekonomi

Kemenekraf Genjot Bisnis Fesyen Lokal, Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026
Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun
Ekonomi

Bank Jakarta Bidik Ekspansi Global, Modal Dasar Diusulkan Naik Jadi Rp26 Triliun

oleh Editor : Akula
10 Oktober 2026
9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo
Ekonomi

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

oleh Editor : Affandy
10 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Tembus Rp2,592 Juta per Gram pada 10 Oktober 2026

11 Oktober 2026
JADI WALI KOTA: Hitler Mussolini Simeon Flores meraih 229 dari 663 suara dalam pemilihan wali kota Queropalca, Peru, dan akan menjabat mulai 1 Januari. (Foto: AFP/ERNESTO BENAVIDES)

Pria Bernama Hitler Menang Pemilihan Wali Kota di Peru

11 Oktober 2026
PELUAG KECIL: Reaksi Vinicius Junior dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 pada Kamis (16/4/2026). (Foto: (c) AP Photo/Matthias Schrader)

Real Madrid Menang Tipis, Vinicius Junior Diganjar Kartu Merah

11 Oktober 2026
Gudang Distributor Minyak Goreng dan Sembako di Pulogadung Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

Gudang Distributor Minyak Goreng dan Sembako di Pulogadung Terbakar, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

11 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4972 shares
    Share 1989 Tweet 1243
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jorge Jesus Enggan Menambah Besar Polemik Dengan Cristiano Ronaldo

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya