Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Perkuat Kapasitas Koperasi, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
31 Oktober 2026
in Bisnis
A A
0
Perkuat Kapasitas Koperasi, LPDB Koperasi Lakukan Monitoring Program Inkubasi 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, BANDUNG – Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 yang dijalankan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi bersama Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIBI) IKOPIN mulai menunjukkan perkembangan positif.

Melalui pendampingan terstruktur, sejumlah koperasi peserta program mengalami kemajuan dalam penguatan kelembagaan, pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu fokus peninjauan dan evaluasi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, ke PIBI IKOPIN dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ganjarsabar bersama dengan (Kementerian PPN/Bappenas).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan sekaligus mengevaluasi progres Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 yang merupakan bentuk kemitraan LPDB Koperasi dengan PIBI IKOPIN.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Anjlok ke Rp 2.526.000 per Gram, Harga Buyback Anjlok Tajam Rp 65.000

Diskusi Future Of Work IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti Mempersiapkan Generasi Profesional Adaptif dan Kompetitif Dalam Transformasi Dunia Kerja

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

Dalam kesempatan tersebut, Deva menegaskan bahwa program inkubasi tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan secara administratif. Lebih dari itu, program harus mampu menghasilkan perubahan nyata pada kapasitas dan kemandirian koperasi, sehingga ke depan dapat tumbuh secara berkelanjutan serta memiliki kesiapan untuk mengakses pembiayaan.

Menurut Deva, salah satu hal penting dalam pelaksanaan inkubasi adalah memastikan pendampingan disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing koperasi. Setiap daerah memiliki peluang usaha yang berbeda, sehingga pengembangan koperasi perlu bertumpu pada potensi ekonomi lokal, bukan sekadar mengikuti pola usaha yang seragam.

“Program inkubasi ini harus mampu menangkap potensi lokal dari masing-masing koperasi. Kita ingin koperasi tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi benar-benar berkembang, memiliki usaha yang berjalan, tata kelola yang baik, dan pada akhirnya siap mengakses pembiayaan LPDB Koperasi untuk memperbesar skala usahanya,” ujar Deva.

Ia menambahkan, proses inkubasi juga harus diikuti dengan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, perkembangan koperasi dapat diketahui secara terukur dan berbagai tantangan yang muncul selama pendampingan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam pelaksanaannya, Program Inkubasi Bisnis Koperasi Tahun 2026 melalui kemitraan dengan PIBI IKOPIN melibatkan 16 koperasi tenant yang berada di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang. Jumlah tersebut terdiri atas 14 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan dua koperasi reguler.

Para tenant mendapatkan pendampingan pada tiga kelompok bidang usaha, yakni perdagangan dan sembako sebanyak 12 koperasi, pertanian dan agribisnis sebanyak tiga koperasi, serta peternakan sebanyak satu koperasi.

Program yang dimulai pada Mei 2026 ini mencakup penguatan kelembagaan dan legalitas, tata kelola usaha, pengelolaan keuangan, digitalisasi, serta fasilitasi akses pembiayaan dan kemitraan. Pendampingan dilakukan melalui coaching, mentoring, asistensi, monitoring, dan evaluasi sesuai kebutuhan masing-masing koperasi.

Hasil monitoring per 18 Oktober 2026 menunjukkan rata-rata capaian Objective and Key Results (OKR) atau indikator kinerja utama 16 koperasi meningkat dari 78,94 persen pada 18 September 2026 menjadi 84,81 persen. Artinya, terdapat peningkatan sebesar 5,88 poin persentase dalam kurun waktu satu bulan.

Dari total 16 koperasi, delapan koperasi telah mencapai OKR minimal 90 persen, dua koperasi berada pada rentang 85–89 persen, empat koperasi mencapai 70–84 persen, sementara dua koperasi lainnya masih berada di bawah 70 persen. Secara keseluruhan, sembilan koperasi mengalami peningkatan capaian dan tujuh koperasi berada pada posisi tetap.

Salah satu contoh perkembangan tersebut terlihat pada KDMP Ganjarsabar. Ketua KDMP Ganjarsabar, Purnama, menyampaikan bahwa pendampingan PIBI IKOPIN memberikan perubahan terhadap pengelolaan administrasi dan tata kelola koperasi yang sebelumnya belum tertata dengan baik.

“Setelah mendapatkan inkubasi dari PIBI IKOPIN, administrasi koperasi kami sekarang jauh lebih rapi. Kami juga sudah menggunakan aplikasi untuk membantu pengelolaan komoditas dan pencatatan keuangan, mulai dari arus kas, jurnal, neraca, hingga perhitungan hasil usaha. Ini sangat membantu kami dalam mengelola koperasi,” ungkap Purnama.

Tidak hanya dari sisi administrasi dan keuangan, pendampingan juga membantu KDMP Ganjarsabar dalam penguatan manajemen serta membangun hubungan usaha dengan distributor. Ke depan, koperasi tersebut berharap dapat mengembangkan skala usahanya melalui dukungan akses pembiayaan dari LPDB Koperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur Koperasi dan UMKM Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Kementerian PPN/Bappenas) Mahatmi Parwitasari Saronto, mengapresiasi kolaborasi LPDB Koperasi dan PIBI IKOPIN dalam memperkuat kapasitas koperasi melalui pendampingan langsung di lapangan.

Menurutnya, pengembangan koperasi perlu diarahkan agar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi daerah dan memperkuat aktivitas produksi. Koperasi diharapkan tidak hanya berperan sebagai distributor atau penyalur barang, tetapi juga mampu mengembangkan kegiatan usaha produktif yang mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Kami mendorong agar koperasi dapat mengembangkan usaha berdasarkan potensi yang ada di daerahnya. Tidak hanya menjadi distributor atau penyalur, tetapi juga bagaimana koperasi bisa bergerak di sektor produksi sehingga memberikan nilai tambah dan mendorong berkembangnya ekonomi lokal,” jelas Mahatmi.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap hasil intervensi program, termasuk melihat dampaknya terhadap perkembangan usaha dan peningkatan omzet koperasi. Hasil pendampingan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk penyempurnaan program ke depan.

Direktur PIBI IKOPIN, Deddy Supriyadi, menjelaskan bahwa pengembangan koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan membutuhkan proses pendampingan yang menyeluruh. Penguatan koperasi tidak cukup hanya melalui pemenuhan dokumen kelembagaan, tetapi juga harus menyentuh aspek sumber daya manusia, tata kelola, manajemen usaha, serta kemampuan menangkap peluang pasar.

“Keberhasilan inkubasi bukan hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi sejauh mana koperasi mengalami peningkatan, menjadi lebih baik, lebih sehat, dan mampu memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat. Karena itu, pendampingan harus berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing koperasi,” ujar Deddy.

Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN), Prof. Yudi Azis, turut menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara LPDB Koperasi, perguruan tinggi, dan pemerintah menjadi ruang penting untuk memperkuat koperasi melalui pendekatan berbasis data dan kondisi nyata di lapangan. Hasil evaluasi juga diharapkan dapat menghasilkan pembelajaran serta rekomendasi bagi pengembangan koperasi secara lebih luas.

Melalui kemitraan ini, LPDB Koperasi berharap program inkubasi dapat menjadi salah satu instrumen penguatan kapasitas koperasi sebelum memasuki tahap pengembangan usaha dan akses pembiayaan. Koperasi yang memiliki kelembagaan lebih tertata, pencatatan keuangan yang akuntabel, serta model bisnis yang jelas diharapkan memiliki fondasi lebih kuat untuk tumbuh dan berkembang.

LPDB Koperasi sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi terus mendorong penguatan ekosistem koperasi melalui penyaluran dana bergulir, baik konvensional maupun syariah, yang didukung dengan peningkatan kapasitas dan kesiapan usaha koperasi.

Dengan demikian, keberhasilan inkubasi tidak berhenti pada selesainya masa pendampingan, melainkan menjadi titik awal bagi koperasi untuk tumbuh lebih mandiri, memperluas kegiatan usaha, meningkatkan manfaat ekonomi bagi anggota, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di daerah. (riz)

Topik: Dana BergulirKoperasiLPDB Koperasiprogram inkubasi

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Anjlok ke Rp 2.526.000 per Gram, Harga Buyback Anjlok Tajam Rp 65.000
Bisnis

Harga Emas Antam Anjlok ke Rp 2.526.000 per Gram, Harga Buyback Anjlok Tajam Rp 65.000

oleh Editor : Affandy
31 Oktober 2026
Diskusi Future Of Work IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti Mempersiapkan Generasi Profesional Adaptif dan Kompetitif Dalam Transformasi Dunia Kerja
Ekonomi

Diskusi Future Of Work IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti Mempersiapkan Generasi Profesional Adaptif dan Kompetitif Dalam Transformasi Dunia Kerja

oleh Editor : Akula
31 Oktober 2026
Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak
Bisnis

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

oleh Editor : Anggoro
30 Oktober 2026
Resmikan Transaksi, Shell Resmi Alihkan Seluruh Jaringan SPBU di Indonesia ke SEFAS Group
Bisnis

Resmikan Transaksi, Shell Resmi Alihkan Seluruh Jaringan SPBU di Indonesia ke SEFAS Group

oleh Editor : Affandy
30 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

WARGA CUEK: Momentum seorang perempuan berkaos putih asyik bermain gawai saat berjalan berlawanan arah dengan Presiden Prabowo Subianto dan pengawalnya saat kunjungan kerja ke Stasiun Kereta Cepat Whooosh, Padaralang, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (30/10/2026). (Foto: Tangkapan layar TikTok Deliknewscom)

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Anjlok Signifikan

31 Oktober 2026
Apple Resmi Rilis Pembaruan iOS 17.2: Bawa Fitur Baru Siri AI dan Tambal Ratusan Celah Keamanan

Apple Resmi Rilis Pembaruan iOS 17.2: Bawa Fitur Baru Siri AI dan Tambal Ratusan Celah Keamanan

31 Oktober 2026
Volkswagen Luncurkan Mobil Listrik Paling Canggih Eksklusif di Tiongkok, Pasar Barat Kian Tertinggal

Volkswagen Luncurkan Mobil Listrik Paling Canggih Eksklusif di Tiongkok, Pasar Barat Kian Tertinggal

31 Oktober 2026
Isu Pembalut Dikenakan Pajak Ramai di Medsos, DJP dan Kadin Buka Suara

Isu Pembalut Dikenakan Pajak Ramai di Medsos, DJP dan Kadin Buka Suara

31 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5161 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Menko Polkam Dorong Pemulihan Papua Barat Daya Lewat Dialog dan Kerja Sama Lintas Lembaga

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya