JAKARTA, koranindopos.com – Sederet selebritas papan atas senior sampai milenial memeriahkan Clients Gathering yang diselenggarakan Brawijaya Hospital Depok. Mulai dari aktor senior Roy Marteen, Cici Tegal, Doni Damara, Diah Permata Sari, Dul Jaelani, sampai Nisa Sabyan. Acara yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/7/2022) tersebut memperkenalkan kepada publik tentang pelayanan kesehatan unggulan mereka.
Sejak berdiri pada 2018, Brawijaya Hospital Depok terus meningkatkan eksistensi. Bukan hanya diperkuat oleh dokter dan tim medis berpengalaman, tetapi mereka juga terus berupaya memutakhirkan fasilitas medis mumpuni dan lengkap.
Di antara layanan unggulan tersebut adalah Interventional Pain Management (IPM). Layanan tersebut ditangani oleh tim dokter ortopedi dan saraf seperti dr Ajiantoro Sp.Ot K spine, dan dr. Paramita Sp.Ot. Kemudian ada layanan Endoskopi oleh dr. Aru Ariadmo Sp.Pd, KGEH. Dan, ada layanan Fetomaternal oleh dr. Reza Tigor Manurung Sp.Og KFM.
Direktur Brawijaya Hospital Depok, drg. Hestiningsih MARS menerangkan, Brawijaya Hospital Depok sudah bisa melayani secara advance bagi penanganan stroke dan kecelakaan kerja (trauma center), serta sudah bisa melakukan CT Scan sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit tertentu. ”Tentunya didukung dengan kerja sama yang baik kami dengan perusahaan asuransi ketenagakerjaan, juga asuransi kesehatan swasta,” ungkap Hesti.
Hesti menerangkan, layanan IPM, saat ini bisa menjadi salah satu solusi bagi penanganan kasus pengapuran tulang belakang dan pengapuran pada lutut. Layanan yang sudah diterapkan di Brawijaya Hospital Depok ini, menjadi metode terapi yang banyak diminati oleh pasien yang mengalami gangguan orthopedi dan saraf kejepit.
Dan yang tak kalah penting layanan ibu dan anak. Itu merupakan layanan yang memiliki jumlah pasien terbanyak. Layanan tersebut menjadi layanan paling unggulan di Brawijaya Hospital Depok. Didukung oleh para dokter spesialis anak yang kredibel, layanan ibu dan anak Brawijaya Depok diharapkan dapat memenuhi program pemerintah dalam membangun kesehatan bagi ibu dan anak. ”Brawijaya Hospital Depok terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas,” tutur Hesti. (wyu/mmr)










