Kamis, 1 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

BPP AKU Soroti Permasalahan Stunting, Gelar Rakernas Bantu BKKBN Percepatan Penurunan Stunting

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
9 September 2022
in Nasional
A A
0
BPP AKU Soroti Permasalahan Stunting, Gelar Rakernas Bantu BKKBN Percepatan Penurunan Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA — Badan Pengurus Pusat Perkumpulan Andalan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Kelompok Akseptor atau UPPKA (BPP AKU) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 8-10 September 2022 di Gedung BKKBN Pusat secara hybrid.

Ketua Harian BPP AKU Erinaldi Alisman mengatakan, Rakernas yang dihadiri 100 peserta secara luring tersebut akan membahas mengenai isu stunting guna membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencapai target 14% pada 2024 mendatang.

“Yang akan di bahas di Rakernas yaitu tentang stunting dengan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) dan dengan kecamatan Makasar Jakarta Timur sebagai kasusnya,” kata Erinaldi.

Erinaldi menjelaskan, pihaknya akan membuat topik khusus mengenai stunting dengan menggelar diskusi panel yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Deputi KSPK Nopian Andusti, Koordinator Bapak Asuh Anak Stunting Dwi Listyawardani dan Camat Makasar Kamal Alatas.

Artikel Terkait

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

Adapun alasan mengundang Camat Makasar lantaran wilayah tersebut memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi.

“Jangan sampai terjadi sudah perhatian kemana-mana sementara di lingkungan BKKBN Pusat sendiri stuntingnya tinggi dan semoga nanti dapat tanggapan bagus dari Pak Kepala BKKBN. Mungkin lebih agak memperhatikan di Kecamatan Makassar,” ujarnya.

Erinaldi menuturkan, seluruh narasumber akan memberikan edukasi kepada kelompok akseptor KB tersebut mengenai pencegahan stunting, salah satunya melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Selain itu, sambung dia, Rakernas juga akan diisi gelar dagang untuk mendukung usaha kelompok akseptor KB. Dimana ada 60 stand dagang yang disediakan. 20 diantaranya diperuntukan gratis bagi kelompok akseptor KB dan 40 lainnya bisa digunakan untuk pihak swasta.

“Jadi sebagian pamerannya di luar di lapangan upacara BKKBN Pusat, sebagian lagi pamerannya kelompok UPPKA di dalam Gedung,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Ahmad Taufik menyambut baik gelaran Rakernas yang diselenggarakan oleh BPP AKU. BKKBN sendiri, kata Taufik, mendukung penuh Rakernas tersebut.

“BKKBN tentunya selalu mendukung seluruh kegiatan mitra kita. Termasuk yang saat ini BPP AKU menggelar Rakernas di Auditorium BKKBN,” kata Taufik.

Kendati demikian, Taufik meminta kepada BPP AKU untuk membuat aksi nyata usai penyelenggaraan Rakernas tersebut. Aksi nyata yang dimaksud adalah terus melakukan keberpihakan kepada kelompok UPPKA. Sebab, selama ini Taufik melihat kerjasama BKKBN dengan BPP AKU hanya sebatas acara seremonial saja, belum pada tahapan program kerja yang konkrit.

“Kalau hanya kerjasama sebentar hanya secara seremonial saja tidak mendongkrak program bahwa apasi yang sudah dilakukan AKU ini. Hasil Rakernas harus jelas programnya, ada hasil nyata untuk UPPKA,” ujarnya. (why/rls)

Topik: akseptor KBBKKBNStunting

TerkaitBerita

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo
Nasional

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

oleh Editor : Akula
30 September 2026
Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi
Nasional

Pustakawan Dituntut Makin Adaptif, IPI Siapkan Penguatan Kompetensi

oleh Editor : Akula
30 September 2026
KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet
Nasional

KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Tebet

oleh Editor : Affandy
30 September 2026
Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan
Nasional

Kejagung Terima 172 Perkara Karhutla hingga September 2026, 6 Kasus Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan

oleh Editor : Affandy
30 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

Rudyono Darsono Sampaikan Harapan Pembenahan Hukum kepada Presiden Prabowo

30 September 2026
Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

Informed Consent Jadi Bagian Penting dalam Perkara Pelayanan Medis di RSUP Fatmawati

30 September 2026
StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

StarGather Buka Gerai Pertama di MOI, Tawarkan Karaoke sebagai Ruang Berkumpul

30 September 2026
6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

6 Bulan Pascaoperasi, Nita Thalia Ungkap Perubahan Wajahnya

30 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4811 shares
    Share 1924 Tweet 1203
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya