Senin, 29 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

BPP AKU Soroti Permasalahan Stunting, Gelar Rakernas Bantu BKKBN Percepatan Penurunan Stunting

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
9 September 2022
in Nasional
A A
0
BPP AKU Soroti Permasalahan Stunting, Gelar Rakernas Bantu BKKBN Percepatan Penurunan Stunting
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA — Badan Pengurus Pusat Perkumpulan Andalan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Kelompok Akseptor atau UPPKA (BPP AKU) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 8-10 September 2022 di Gedung BKKBN Pusat secara hybrid.

Ketua Harian BPP AKU Erinaldi Alisman mengatakan, Rakernas yang dihadiri 100 peserta secara luring tersebut akan membahas mengenai isu stunting guna membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencapai target 14% pada 2024 mendatang.

“Yang akan di bahas di Rakernas yaitu tentang stunting dengan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) dan dengan kecamatan Makasar Jakarta Timur sebagai kasusnya,” kata Erinaldi.

Erinaldi menjelaskan, pihaknya akan membuat topik khusus mengenai stunting dengan menggelar diskusi panel yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Deputi KSPK Nopian Andusti, Koordinator Bapak Asuh Anak Stunting Dwi Listyawardani dan Camat Makasar Kamal Alatas.

Artikel Terkait

Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban

Adapun alasan mengundang Camat Makasar lantaran wilayah tersebut memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi.

“Jangan sampai terjadi sudah perhatian kemana-mana sementara di lingkungan BKKBN Pusat sendiri stuntingnya tinggi dan semoga nanti dapat tanggapan bagus dari Pak Kepala BKKBN. Mungkin lebih agak memperhatikan di Kecamatan Makassar,” ujarnya.

Erinaldi menuturkan, seluruh narasumber akan memberikan edukasi kepada kelompok akseptor KB tersebut mengenai pencegahan stunting, salah satunya melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Selain itu, sambung dia, Rakernas juga akan diisi gelar dagang untuk mendukung usaha kelompok akseptor KB. Dimana ada 60 stand dagang yang disediakan. 20 diantaranya diperuntukan gratis bagi kelompok akseptor KB dan 40 lainnya bisa digunakan untuk pihak swasta.

“Jadi sebagian pamerannya di luar di lapangan upacara BKKBN Pusat, sebagian lagi pamerannya kelompok UPPKA di dalam Gedung,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Ahmad Taufik menyambut baik gelaran Rakernas yang diselenggarakan oleh BPP AKU. BKKBN sendiri, kata Taufik, mendukung penuh Rakernas tersebut.

“BKKBN tentunya selalu mendukung seluruh kegiatan mitra kita. Termasuk yang saat ini BPP AKU menggelar Rakernas di Auditorium BKKBN,” kata Taufik.

Kendati demikian, Taufik meminta kepada BPP AKU untuk membuat aksi nyata usai penyelenggaraan Rakernas tersebut. Aksi nyata yang dimaksud adalah terus melakukan keberpihakan kepada kelompok UPPKA. Sebab, selama ini Taufik melihat kerjasama BKKBN dengan BPP AKU hanya sebatas acara seremonial saja, belum pada tahapan program kerja yang konkrit.

“Kalau hanya kerjasama sebentar hanya secara seremonial saja tidak mendongkrak program bahwa apasi yang sudah dilakukan AKU ini. Hasil Rakernas harus jelas programnya, ada hasil nyata untuk UPPKA,” ujarnya. (why/rls)

Topik: akseptor KBBKKBNStunting

TerkaitBerita

Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng
Nasional

Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

oleh Editor : Doe
29 Juni 2026
Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni
Nasional

Kementerian Haji dan Umrah Buka Seleksi 282 Jabatan Administrator dan Pengawas, Pendaftaran Dimulai 29 Juni

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban
Nasional

Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban

oleh Editor : Affandy
29 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
Nasional

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

oleh Editor : Anggoro
28 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Balik Fariz RM

29 Juni 2026
Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

Misteri Kematian ART di Cileungsi, Kuasa Hukum Ungkap Sederet Kejanggalan Rekonstruksi

29 Juni 2026
Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

Tiba di Jakarta, Menteri Mukhtarudin Sambut Supiat Korban TPPO Kamboja, Besok Dipulangkan ke Barito Selatan Kalteng

29 Juni 2026
Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

Toyota Veloz Hybrid Diprediksi Ramaikan Pasar Low MPV, Usung Teknologi Hybrid dan Kabin Lebih Modern

29 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3628 shares
    Share 1451 Tweet 907
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya