Koranindopos.com, JAKARTA-Heru Budi Hartono adalah sosok kapabel memimpin DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan akhir pekan kemarin. Sebagaimana telah diketahui publik, Heru yang menjabat Kepala Sekretariat Presiden, telah memenangi bursa pemilihan Penjabat (Pj) Gubernur DKI.
Anies menerangkan, berbagai pengalaman Heru, bisa menjadi bekal dalam memimpin Jakarta. ”Selamat kepada Pak Heru Budi yang mendapatkan amanat untuk menjadi Pj di DKI Jakarta. Kami percaya pengalaman yang beliau miliki akan menjadi bekal yang sangat baik dan kami percaya bahwa bapak presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan masyarakat Jakarta,” terang Anies kepada awak media.
Heru menumbangkan dua rivalnya, yakni Sekda DKI Marullah Matali dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar. Terpilihnya Heru merupakan keputusan dari Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (7/10).
Anies juga menyampaikan rasa hormatnya kepada semua proses pemilihan Pj tersebut. Terlebih yang terpilih merupakan sosok yang mengetahui soal Jakarta. ”Jadi, saya menaruh rasa hormat kepada proses yang berlangsung. Dan kita semua bersyukur bahwa yang akan bertugas adalah orang yang sudah mengetahui juga soal Jakarta,” tambahnya.
Dia juga menyatakan akan mendukung Heru untuk memimpin Jakarta ke depan. Dengan begitu, Heru bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan baik. ”Sebagai mantan gubernur, kami juga siap untuk mendukung. Pokoknya didukung tanpa syarat, dukung total, sehingga beliau bisa menjalankan tugas di Jakarta dengan sebaiknya-baiknya dan masyarakat Jakarta merasakan kemajuan terus menerus,” imbuhnya.
Terkait pekerjaan apa saja yang perlu dituntaskan oleh Heru, dia enggan merincikannya. Namun, dia menyebutkan bahwa semua pemimpin pemerintahan akan bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada. ”Ketentuan itu ada. Ada namanya RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), ada namanya rencana kerja pemerintah daerah, ada namanya KSD (kegiatan strategis daerah). Itu semua ketentuan dan itu semua tentu akan jadi pegangan,” imbuhnya.
Sementara itu, terpilihnya Heru, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menuturkan, tentu DPRD DKI menginginkan harmonisasi kerja yang efektif dengan Pj Gubernur DKI. ”Masih banyak pekerjaan yang perlu mendapatkan penanganan cepat. Setiap pemimpin pasti punya tantangan dan saya berharap tantangan -tantangan yang belum efektif tersentuh selama lima tahun dapat tertangani dalam waktu dua tahun ke depan. Utamanya, optimalisasi penuntasan masalah kemacetan dan penanganan banjir,” kata Pras.
Menurut Pras, dua persoalan tersebut perlu fokus untuk menanganinya. Apalagi, masalah banjir yang baru-baru ini menelan korban jiwa. ”Khususnya banjir, ini yang saya katakan harus fokus. Mulai dari program kerja sampai rencana kegiatan anggarannya. Sekarang sudah tidak boleh lagi program kerja khayalan. Semua harus terukur dan tuntas dengan pasti. Coba lihat peristiwa di MTSN 19 Pondok Labu Jakarta Selatan kemarin, apa tidak miris. Saya turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya, dan saya berharap penanganan banjir di Jakarta Selatan segera dilakukan agar tidak terulang lagi peristiwa memilukan seperti itu,” terangnya. (wyu/mmr)










