Jumat, 18 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Infrastruktur

Tingkatkan Kemampuan Adaptasi Jajaran, Kemenperin Gelar Kelas Eksekutif FutureLeaders

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
12 Oktober 2022
in Infrastruktur
A A
0
Kemenperin
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta Sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk terus kompak dan bersatu dalam menghadapi situasi dunia yang penuh dengan ketidakpastian serta ekonomi global yang juga sulit diprediksi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya mengoptimalkan kemampuan jajarannya untuk dapat merespons kondisi yang sedang terjadi di dunia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan menyelenggarakan Kelas Eksekutif bagi para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon I), para Pejabat Administrator (Eselon III), dan para Pejabat Fungsional Ahli Madya.

”Sebagai bagian dari pemerintah, Kemenperin harus mampu merespons segala kondisi yang mungkin terjadi di masa depan. Kelas ini ditujukan kepada jajaran pimpinan Kemenperin yang wajib memiliki kemampuan dalam membaca data, menganalisis anomali, menginterpretasikan maksud, membuat kebijakan berbasis evidence, menyampaikan kepada pemangku kepentingan, melaksanakan tugas dengan cepat, dan mengevaluasi seluruh proses,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Kelas Eksekutif  Future Leaders: Collaboration And Engagement In The Era Of Industrial Revolution yang dilaksanakan secara hybrid dari Jakarta, Selasa (11/10).

Menperin menyampaikan, setiap kebijakan yang disusun harus berdasarkan data, dapat dibuktikan dengan fakta, dan diselesaikan secara menyeluruh. Peran jajaran Kemenperin sangat vital untuk mewujudkan visi Indonesia masuk dalam lima besar ekonomi dunia dengan indikator Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD7 triliun, pendapatan perkapita sebesar Rp320 juta/tahun, dan tingkat kemiskinan mendekati 0 (nol) pada 2045, atau 100 tahun sejak Indonesia merdeka. Menurutnya, target besar ini harus dikawal, diawasi, dan dikelola secara baik. Bukan hanya mampu membuat dan melaksanakan kebijakan, tetapi juga mampu membuat masyarakat menikmati pelayanan dan menikmati hasil pembangunan.

Kemenperin memiliki target besar yang telah ditetapkan bersama, meliputi implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 pada tujuh sektor industri prioritas, program substitusi impor hingga 35% pada 2022, dan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan potensi belanja barang dan modal dari pemerintah sekitar RP546,5 triliun. “Untuk itu, kita harus memiliki destination statement yang jelas dalam mencapai hal tersebut dan tidak bisa bekerja lagi menggunakan cara-cara seperti biasa,” tegas Agus.

Artikel Terkait

Penertiban 65 Bangunan Liar di Saluran Sasak Sekunder Cogreg, Pemkab Bogor Normalisasi Aliran Air untuk Cegah Banjir

Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin dan Preventif Ruas Jalan Tol 

Penanaman Padi PS 08 di Carita Didorong Jadi Model Penguatan Pangan Daerah

Langkah tersebut menuntut perubahan pola kerja serta organisasi yang lebih cekatan, kolaboratif, dan tanpa sekat. Juga ditambah pengambilan keputusan yang harus cepat serta meninggalkan pola kepemimpinan gaya lama. Kondisi tersebut mutlak diperlukan untuk menjalankan program dan kebijakan untuk pengembangan sektor industri yang membutuhkan interkoneksi rantai pasok melalui ekosistem yang terhubung secara digital sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Di sini, kolaborasi antarpihak dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama dengan memaksimalkan konsep pentahelix yang melibatkan banyak peran. Sehingga jajaran Kemenperin harus dapat mewujudkan ekosistem industri manufaktur berupa sinergi pentahelix yang terdiri atas Pemerintah (Pusat dan Daerah), Industri (Kecil, Menengah, Besar), Rantai Pasok/Nilai Industri, Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset, serta Komunitas/Asosiasi/Profesional,” jelas Menperin.

Dalam kesempatan ini, Profesor Rhenald Kasali, Ph.D yang merupakan akademisi, praktisi bisnis, sekaligus pendiri Rumah Perubahan hadir sebagai pembicara. Ia menyampaikan, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan jenjang karir yang panjang, sehingga perlu untuk terus beradaptasi agar bisa bertahan, tidak hanya bekerja sesuai kebiasaan.

Adanya disrupsi mengubah banyak hal dalam waktu cepat, sehingga reformasi birokrasi dibutuhkan untuk meningkatkan kecepatan kerja, meningkatkan produktivitas, serta orientasi terhadap outcome. Disrupsi mengakibatkan perubahan mendasar, termasuk dalam hal ketenagakerjaan. Sehingga, di masa ini tidak hanya dibutuhkan kemampuan managing, namun juga untuk melakukan orchestrating dengan memanfaatkan sumber daya dari berbagai sumber.

“Mengenai agility atau kelincahan yang disebutkan oleh Bapak Menteri, terdapat lima prinsip, yaitu speed over perfection, flexibility over planning, empowerment over hierarchy, learning over blaming, serta resource modularity,” jelasnya.

Lebih lanjut Prof. Rhenald Kasali, Ph.D menyarankan kepada para peserta kelas eksekutif untuk menggabungkan tiga hal yang perlu dimiliki yaitu, Bureucratic Smart yang berlandaskan pada role, procedures, regulation, dan hierarchy. Kemudian, Academic Smart yang berpedoman pada methods & structure, validity check, dan control variable. Terakhir, Street Smart yang bercirikan reality & speed untuk menghadapi segala tantangan dan permasalahan.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo dalam laporannya menyampaikan bahwa kelas eksekutif dilaksanakan untuk mengantisipasi dan membekali aparatur Kemenperin dalam menghadapi masa depan dan perubahan lingkungan yang semakin cepat. Selain itu juga untuk menghadapi permasalahan negara yang semakin kompleks dan tidak pasti, yang berciri VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, and Ambiguous). Kegiatan juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan Executive Partnership Programme (EPP), yaitu suatu program penugasan dengan menempatkan Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Ahli Madya Kemenperin dalam jangka waktu tertentu di perusahaan industri. Program ini bertujuan memberikan mutual benefit bagi pegawai maupun perusahaan yang menjadi lokus pelaksanaan EPP. (ris)

Topik: Kelas Eksekutif FutureLeadersKemenperin

TerkaitBerita

Penertiban 65 Bangunan Liar di Saluran Sasak Sekunder Cogreg, Pemkab Bogor Normalisasi Aliran Air untuk Cegah Banjir
Infrastruktur

Penertiban 65 Bangunan Liar di Saluran Sasak Sekunder Cogreg, Pemkab Bogor Normalisasi Aliran Air untuk Cegah Banjir

oleh Editor : Doe
14 Juli 2026
Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin dan Preventif Ruas Jalan Tol 
Infrastruktur

Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin dan Preventif Ruas Jalan Tol 

oleh Editor : Anggoro
18 Juni 2026
Penanaman Padi PS 08 di Carita Didorong Jadi Model Penguatan Pangan Daerah
Ekonomi

Penanaman Padi PS 08 di Carita Didorong Jadi Model Penguatan Pangan Daerah

oleh Editor : Akula
26 April 2026
Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026
Infrastruktur

Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

oleh Editor : Doe
2 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

J&T Express dan Kementerian UMKM Perluas Jawara Lokal ke Empat Wilayah

J&T Express dan Kementerian UMKM Perluas Jawara Lokal ke Empat Wilayah

18 September 2026
BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit, Likuiditas Dinilai Belum Signifikan

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit, Likuiditas Dinilai Belum Signifikan

18 September 2026
UNIQLO Hijab: Saat Kenyamanan Bertemu Ekspresi Diri

UNIQLO Hijab: Saat Kenyamanan Bertemu Ekspresi Diri

15 September 2026
BEI Buka Peluang IPO Setelah Demutualisasi, Tahap Awal Fokus Right Issue

BEI Buka Peluang IPO Setelah Demutualisasi, Tahap Awal Fokus Right Issue

18 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4606 shares
    Share 1842 Tweet 1152
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Lebih dari 5.000 Anak Yatim Bakal Nonton Bareng Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya