koranindopos.com – Jakarta. Acara Siemens Smart Infra-ConneX menyatukan lebih dari 200 pemangku kepentingan utama dari sektor publik dan swasta. Para pembicara dari pemerintah, badan usaha milik negara, lembaga pembiayaan internasional dan kredit ekspor, serta pakar teknologi Siemens hadir dalam acara ini. Mereka membahas infrastruktur berkelanjutan di Indonesia dan bagaimana teknologi pintar dapat membantu mencapai target net-zero. Siemens Hub Industry menampilkan solusi teknologi pintar untuk mendukung transformasi enam sektor industri kritikal, yaitu energi, transportasi, smart urban, data center, pertambangan, dan manufaktur.
“Teknologi merupakan pengungkit dan digitalisasi adalah kunci yang memungkinkan transisi menuju infrastruktur pintar. Infrastruktur pintar adalah infrastruktur yang efisien dan berkelanjutan,” ungkap Dr. Lamine Jendoubi, Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia. Kami memungkinkan pelanggan melakukan transformasi untuk menjadi lebih efisien, tangguh, dan pintar untuk membantu mereka mengubah kehidupan sehari-hari bagi 270 juta orang di Indonesia.”
Untuk mempercepat transformasi digital dan penciptaan nilai bagi pelanggan dari semua ukuran di industri, gedung, jaringan listrik, dan transportasi, Siemens telah menciptakan platform bisnis digital baru yang disebut Siemens Xcelerator pada Juni 2022. Portofolio perangkat lunak yang dikurasi ini terdiri dari perangkat keras yang mendukung IoT serta layanan digital berbasis interoperabilitas, fleksibilitas, keterbukaan, dan as-a-service. Siemens Xcelerator juga menyertakan pasar online (marketplace) yang terus berkembang untuk memfasilitasi interaksi dan transaksi antara pelanggan, mitra, dan pengembang.
“Indonesia kini bersiap untuk mempersiapkan proyek-proyek strategis yang melibatkan pengembangan energi baru dan teknologi pintar untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau bahkan lebih awal. Saat kami bergerak maju untuk mempromosikan pembangunan hijau dan masa depan yang cerdas, kami ingin mengundang Siemens, sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka untuk berpartisipasi dalam sektor-sektor tersebut,” ungkap Rahmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.
Kemitraan dengan 2 universitas
Siemens berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadirannya di Indonesia sebagai mitra teknologi dengan membangun kapasitas manufaktur dan sumber daya manusia lokal, serta memperkuat kerja sama dengan mitra lokal. “Pendidikan adalah hal penting bagi Siemens. Meningkatkan keterampilan dan kualitas teknis merupakan prasyarat untuk menerapkan infrastruktur yang berkelanjutan. Hari ini, Siemens akan memulai inisiatif kolaborasi dengan fakultas teknik dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk meningkatkan kesiapan insinyur Indonesia di masa depan,” ujar Dr. Lamine Jendoubi. Kedepannya, kerjasama ini akan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Tentang:
Siemens AG (Berlin dan Munich) adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada industri, infrastruktur, transportasi, dan kesehatan. Mulai dari pabrik yang lebih hemat sumber daya, rantai pasokan yang tangguh, dan bangunan serta jaringan yang lebih cerdas, hingga transportasi yang lebih bersih dan nyaman serta perawatan kesehatan yang canggih, perusahaan menciptakan teknologi dengan tujuan menambah nilai nyata bagi pelanggan. Dengan menggabungkan dunia nyata dan digital, Siemens memberdayakan pelanggannya untuk mengubah industri dan pasar mereka, membantu mereka mengubah kehidupan sehari-hari bagi miliaran orang. Siemens juga memiliki saham mayoritas di perusahaan publik Siemens Healthineers, penyedia teknologi medis terkemuka di dunia yang membentuk masa depan kesehatan. Selain itu, Siemens juga memegang saham minoritas di Siemens Energy, pemimpin global dalam transmisi dan pembangkitan tenaga listrik.Pada tahun fiskal 2022, yang berakhir pada 30 September 2022, Grup Siemens menghasilkan pendapatan sebesar €72,0 miliar dan laba bersih sebesar €4,4 miliar. Pada 30 September 2022, perusahaan memiliki sekitar 311.000 karyawan di seluruh dunia. Informasi lebih lanjut tersedia di Internet di www.siemens.com.
PT Siemens Indonesia (Jakarta) adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada transformasi di bidang industri, infrastruktur, dan energi. Selama lebih dari 165 tahun, Siemens telah menghadirkan teknologi yang membantu berbagai industri di Indonesia menjadi lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan dua fasilitas produksi dan lebih dari 800 karyawan, kami memungkinkan pelanggan Indonesia untuk bertransformasi dan membantu mereka mengubah kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik bagi jutaan orang di Indonesia. Informasi lebih lanjut tersedia di Internet di www.siemens.co.id (why)










