Sabtu, 18 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

Vaksinasi Booster Fokus Pada Kelompok Lansia

Editor : Hana oleh Editor : Hana
17 Desember 2022
in Megapolitan
0
Vaksinasi Booster

FOTO: IST CEGAH PENYEBARAN: Peserta vaksinasi booster untuk kategori lansia ditangani tenaga medis.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA. Menjelang akhir tahun, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mengimbau warga untuk segera vaksinasi. Terutama, lansia yang saat ini sudah diizinkan vaksin dosis keempat atau booster kedua.

Berdasar data Dinkes DKI, hingga 15 Desember 2022, baru 16 persen lansia yang mendapatkan booster kedua. ”Dinkes DKI mengimbau warga untuk vaksinasi lengkap menuju libur akhir tahun yang aman. Tidak terkecuali lansia yang sudah bisa booster kedua,” terang Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama.

Imbauan itu disampaikan Ngabila karena melihat data total vaksin di Jakarta. Yakni, dosis pertama sebanyak 12,69 juta orang (135,28 persen), dosis kedua 10,19 juta (116,31 persen), dosis ketiga 5,278 juta orang (71,37 persen), dan dosis keempat 145.039 orang (16,60 persen).

Secara khusus, untuk dosis keempat tersebut, perinciannya  sebanyak 75.390 orang (67,13 persen) dan non nakes atau lansia sebanyak 69.649 orang (16 persen). Menurut data, Ngabila menyampaikan bahwa 90 persen yang meninggal Covid-19 di Jakarta karena belum mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster). ”Dari 90 persen yang meninggal karena belum booster itu, sebanyak 65 persen lansia usia 60 tahun ke atas dan orang dengan komorbid. Ini data per 1 Juli 2022 sampai 11 Desember 2022,”jelasnya.

Artikel Terkait

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

Melihat data itu, dia menyebutkan bahwa vaksin booster dapat mencegah kematian dan longcovid, serta menambah jumlah antibodi dan meningkatkan imunitas. ”Vaksinasi terbukti sebagai cara paling efektif mencegah kematian Covid-19. Dari data DKI, sepanjang tahun 2022, semakin lengkap vaksinasi, tingkat perlindungan dan mencegah keparahan dan kematian semakin tinggi. Belum vaksin sama sekali meningkatkan risiko di rawat di rumah sakit tiga kali lipat,” terangnya.

Ngabila juga menyampaikan, berdasar data yang dimilikinya, vaksinasi dosis pertama melindungi kematian 1,5 kali. Sementara vaksinasi dosis kedua melindungi kematian dua kali, dan vaksinasi dosis ketiga melindungi kematian 4,5 kali ketimbang yang tidak vaksinasi.

”Makanya, DKI sampai saat ini DKI terus mendorong usia di atas 40 tahun atau lansia di atas 60 tahun vaksin karena dengan satu komorbid atau lebih memiliki peluang tinggi untuk meninggal karena Covid-19,” katanya.

Berdasarkan proporsi komorbid, pada orang yang meninggal dengan Covid-19 yaitu diabetes melitus 15  persen,  hipertensi 15 persen, gagal ginjal kronis 13 persen, TBC 11 persen, penyakit jantung 10  persen, kanker 9 persen, gangguan hati kronis dan stroke masing-masing 5 persen, serta PPOK dan HIV AIDS masing-masing 2 persen. ”Lalu, 9 persen tidak ada riwayat komorbid atau tidak diketahui sebelumnya dan 4 persen tidak ada data. Jumlah itu total proporsi 100 persen kasus kematian sepanjang tahun 2022 di Jakarta,” imbuhnya. (wyu/mmr)

Topik: Covid-19KesehatankoronaVaksinasi

TerkaitBerita

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional
Megapolitan

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Lab Indonesia 2026
Megapolitan

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

oleh Editor : Hanasa
16 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi
Megapolitan

Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi

oleh Editor : Affandy
15 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Gubernur DKI Pramono Anung Tekankan Transformasi dan Ekspansi BUMD Jakarta

Gubernur DKI Pramono Anung Tekankan Transformasi dan Ekspansi BUMD Jakarta

17 April 2026
Pemprov DKI Tekankan Konsolidasi Internal BUMD di Tengah Tekanan Global

Pemprov DKI Tekankan Konsolidasi Internal BUMD di Tengah Tekanan Global

17 April 2026
TEMBUS MANCANEGARA: Penyanyi muda spesialis lagu Mandarin, Icha Yang, tampil di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, dalam program Qing Chun Chuang·Ge. (Foto: Dok/Icha Yang)

Debut Icha Yang Penyanyi Mandarin Asal Jember Sampai Ke Tiongkok

17 April 2026
BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2802 shares
    Share 1121 Tweet 701
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    627 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Berasal Dari Asia

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya