Jumat, 30 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

UMKM Lokal Terancam Mati Suri karena Produsen dan UMKM China, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Editor : Akula oleh Editor : Akula
24 Agustus 2023
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
UMKM Lokal Terancam Mati Suri karena Produsen dan UMKM China, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Ilustrasi UMKM (Foto.istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com-Jakarta . Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM lokal terancam mati suri. Mereka sulit bersaing dengan UMKM dari China yang membuka usaha lewat marketplace di Indonesia.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki menyampaikan bahwa ada 21 juta UMKM lokal bergabung di marketplace. Namun sebagian barang yang dijual mereka adalah impor.

Daya saing produk UMKM lokal lemah. Terlebih produk dari China menjajakan barangnya dengan harga yang tidak masuk akal.

“Saya lihat sendiri harganya di salah satu platform enggak masuk akal. Ini namanya sudah ada predatory pricing. Itu karena memang pasar kita terlalu longgar, sehingga barang mereka bisa masuk ke sini dengan harga semurah-murahnya,” kata Menteri Teten.

Artikel Terkait

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

Resmikan Transaksi, Shell Resmi Alihkan Seluruh Jaringan SPBU di Indonesia ke SEFAS Group

IHSG Sesi I Terkoreksi Ke Level 5.032 di Tengah Aksi Beli Bersih Investor Asing

Menanggapi hal itu, pengacara atau Kuasa Hukum dari RWS Law Firm, Felix Kriszuki,SH menceritakan, cara jitu produsen China mendistribusikan barang-barangnya memang dengan banting harga.

Namun, menurutnya, kondisi ini sama saja dengan penjajahan ekonomi atau disebut invasi ekonomi. Jika terus berlarut, maka bukan mustahil UMKM lokal gulung tikar.

“Efeknya sangat mengerikan bagi rakyat dan negara Indonesia. Modus baru ini sangat invasif, bayangkan pedagang China tidak lagi menjual barang kepada pengusaha Indonesia, tetapi mereka menjual barang kepada konsumen Indonesia,” kata Felix di Jakarta.

Lebih lanjut, Felix menuturkan, produsen China menjual barang mereka dengan cara membuka toko online di marketplace dalam negeri.

Selain itu, kata Felix, mereka juga menyewa ruko dan gudang untuk penyimpanan barang di Indonesia.

“Bahkan ada dari mereka memakai KTP orang Indonesia untuk buka toko online di Indonesia dan lawan saingan usahanya adalah UMKM Indonesia. Jadi ini di sebut penjajahan,” tuturnya.

Felix menyebut, kondisi tersebut jelas sangat berdampak luas terutaman pada UMKM dalam negeri yang dipastikan gulung tikar.

“Jika UMKM kita gulung tikar, dan yang terjadi kemiskinan meningkat, perceraian meningkat, anak-anak terlantar, kriminalitas meningkat, dan dampak lainnya yang sungguh mengerikan,” sebutnya.

“Sementara mereka produsen China menikmati hal ini, mereka tidak bayar pajak karena hasil penjualan langsung di transfer ke China melalui agen pedagang valuta asing,” paparnya.

“Menurut saya kepolisian negara Republik Indonesia harus segera bertindak, menangkap dan memproses hukum para pengusaha asing ilegal di Indonesia sesuai dengan Undang-undang,” katanya menambahkan.

Di sisi lain, regulasi yang ada saat ini terlalu longgar dalam mengatur perdagangan elektronik.

Regulasi yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 50 Tahun 2020 Tentang Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam perdagangan melalui elektronik.

“Faktanya sudah terancam dan sudah banyak korbannya , dari penjual pakaian, sepatu dan banyak lainnya,” ucapnya.

Felix menambahkan, UMKM China saat ini semakin berani mengedarkan produknya di negara Indonesia, terutama Jabodetabek.

Lebih lanjut, Felix menyampaikan lembaga negara terkait seperti Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bekerja sama dengan kepolisian demi memberangus UMKM China. (WNA buka usaha di Indonesia tanpa ijin usaha dengan meminjam KTP dan akun Bank orang Indonesia)

“Barang bukti masih segar di gudang mereka. Mereka masih dengan berani dan terbuka. Polisi akan mudah dapat tersangka dan bukti jika bergerak dalam waktu dekat ini,” ungkap Felix.

“Mereka edarkan mesin mesinnya, media tempat mereka jualan, gudang barangnya
bukti barangnya, dan metode mereka itu terobos ke Indonesia,” ucapnya menambahkan.

Topik: UMKMUmkm lokal

TerkaitBerita

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak
Bisnis

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

oleh Editor : Anggoro
30 Oktober 2026
Resmikan Transaksi, Shell Resmi Alihkan Seluruh Jaringan SPBU di Indonesia ke SEFAS Group
Bisnis

Resmikan Transaksi, Shell Resmi Alihkan Seluruh Jaringan SPBU di Indonesia ke SEFAS Group

oleh Editor : Affandy
30 Oktober 2026
IHSG Sesi I Terkoreksi Ke Level 5.032 di Tengah Aksi Beli Bersih Investor Asing
Ekonomi

IHSG Sesi I Terkoreksi Ke Level 5.032 di Tengah Aksi Beli Bersih Investor Asing

oleh Editor : Affandy
30 Oktober 2026
16 Rumah Warga Rembang Direhabilitasi, Anggaran Capai Rp1,2 Miliar
Ekonomi

16 Rumah Warga Rembang Direhabilitasi, Anggaran Capai Rp1,2 Miliar

oleh Editor : Akula
30 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pasar Halal Indonesia Jadi Fokus Promosi Produk Pangan Korea Selatan

Pasar Halal Indonesia Jadi Fokus Promosi Produk Pangan Korea Selatan

30 Oktober 2026
Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

Di Balik Setiap Rupiah Ada Harapan Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

30 Oktober 2026
Tantang Kekuatan dan Daya Tahan, 1.000 Perempuan Ditargetkan Ikuti Hybrid Fitness Race

Tantang Kekuatan dan Daya Tahan, 1.000 Perempuan Ditargetkan Ikuti Hybrid Fitness Race

30 Oktober 2026
CL Organic Green & Healthy Expo 2026 Hadir di Mal Ciputra Jakarta: Usung Produk Selaras Alam dan Ruang Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

CL Organic Green & Healthy Expo 2026 Hadir di Mal Ciputra Jakarta: Usung Produk Selaras Alam dan Ruang Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

30 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5147 shares
    Share 2059 Tweet 1287
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1122 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BPOM Telusuri Polemik Beeru Stevia: Tarik Sampel dan Uji Lab Terkait Klaim Pemanis Nol Kalori

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya