Koranindopos.com – JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penurunannya pada perdagangan paruh pertama, Jumat (30/10/2026). Meskipun investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy), laju indeks saham acuan domestik tetap tertahan di zona merah dan berada di kisaran level 5.000-an.
Berdasarkan data RTI Business hingga penutupan sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG terkoreksi 1,29 persen atau melemah ke level 5.032,43. Indeks bahkan sempat terperosok hingga menyentuh posisi terendahnya di level 4.979,34 pada awal perdagangan pagi.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang sesi pertama mencatatkan:
-
Volume Perdagangan: 25,45 miliar saham
-
Nilai Transaksi: Rp 5,99 triliun
-
Frekuensi Transaksi: 718.592 kali
-
Kapitalisasi Pasar: Rp 8.847,40 triliun
Pergerakan harga saham masih didominasi tren penurunan, di mana sebanyak 591 saham melemah, 113 saham menguat, dan 82 saham bergerak stagnan.
Di tengah tekanan pelemahan IHSG, aktivitas pemodal asing justru mencatatkan akumulasi beli. Data dari Stockbit mencatat total transaksi beli investor asing (foreign buy) mencapai Rp 2,49 triliun, sedangkan transaksi jual (foreign sell) berada di angka Rp 2,23 triliun.
Dengan demikian, pasar modal Indonesia membukukan nilai beli bersih asing (net foreign buy) sebesar Rp 253,09 miliar sepanjang sesi I.
Saham PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi penampung akumulasi beli bersih asing terbesar pada paruh pertama perdagangan hari ini. Sebaliknya, saham perbankan BUMN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas oleh investor asing.
Saham dengan Beli Bersih Asing Terbesar (Top Net Foreign Buy):
-
PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 70,10 miliar
-
PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 50,04 miliar
-
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 28,24 miliar
Saham dengan Jual Bersih Asing Terbesar (Top Net Foreign Sell):
-
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 114,88 miliar
-
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN): Rp 32,66 miliar
-
PT Indosat Tbk (ISAT): Rp 27,31 miliar










