koranindopos.com – Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan untuk menggelar debat capres-cawapres Pemilu 2024 di provinsi-provinsi di luar Jakarta. Sebelumnya, debat capres-cawapres selalu diadakan di Jakarta.
Mochammad Afifuddin, Anggota KPU RI, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mendiskusikan kemungkinan penyelenggaraan debat di luar Jakarta dengan tim-tim perwakilan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Hal ini bertujuan untuk menghindari keberatan dari salah satu tim capres-cawapres terkait tempat pelaksanaan debat.
“Kami sedang mempertimbangkan hal ini. Namun, kami harus berkoordinasi dengan masing-masing calon terlebih dahulu. Kami akan mengusulkan agar salah satu kota di luar Jakarta dapat menjadi tempat pelaksanaan debat, dan kami akan memastikan bahwa tidak ada pihak yang keberatan,” ungkap Afifuddin.
Afifuddin juga menegaskan bahwa proses debat capres-cawapres harus berlangsung secara terbuka dan adil. Salah satu indikatornya adalah pemilihan moderator yang profesional dan tidak memihak, yang akan memastikan jalannya debat yang fair.
“Moderator debat akan dipilih dari kalangan profesional dan akademisi yang memiliki integritas tinggi, jujur, dan tidak memihak pada salah satu pasangan calon,” jelasnya.
Selain itu, KPU berencana untuk menyelenggarakan debat sebanyak lima kali selama periode kampanye. Jumlah ini sesuai dengan Peraturan KPU mengenai kampanye dan mirip dengan jumlah debat pada Pemilu 2019. Debat-debat ini akan disiarkan langsung secara nasional oleh lembaga penyiaran publik.
Keputusan untuk menggelar debat di provinsi-provinsi di luar Jakarta diharapkan dapat memberikan peluang lebih banyak bagi masyarakat di daerah untuk melihat dan memahami visi serta program kerja para calon presiden dan wakil presiden. Ini juga dapat menjadi langkah untuk memperluas partisipasi pemilih dalam proses demokrasi Indonesia yang lebih inklusif. (hai)










