Kamis, 30 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Babak Baru Toko Kelontong Online di Era Pandemi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
19 Januari 2022
in Ekonomi
A A
0
Babak Baru Toko Kelontong Online di Era Pandemi
Share on FacebookShare on Twitter
1532021520p - Babak Baru Toko Kelontong Online di Era Pandemi

JAKARTA, koranindopos.com – Bisnis warung dan toko kelontong sempat mengalami musim paceklik kala perusahaan minimarket waralaba secara agresif meluaskan jaringan hingga ke pelosok daerah. Namun, pandemi Covid-19 di Indonesia memicu dimulainya babak baru bisnis toko kelontong, dari offline ke online.

Pandemi Covid-19 di Indonesia pertama kali tercatat pada tanggal 2 Maret 2020. Hampir dua tahun setelah kasus pertama terdeteksi, pandemi ini ternyata mengubah cara orang beraktivitas, termasuk dalam belanja produk bahan makanan harian.

Bisnis toko kelontong mampu menempatkan diri dengan baik di platform online ketika orang-orang dihadapkan pada keterbatasan mobilitas akibat pandemi. Dengan eksistensi digital yang menembus batas ruang dan jarak, belanja dari toko kelontong kembali menjadi tren bagi khalayak banyak.

Contoh sederhana saja, rata-rata pencarian kata kunci produk-produk toko kelontong di Bukalapak selama pandemi meningkat hingga 337% berbanding fase sebelum pandemi. Tetapi, adakah ukuran yang lebih nyata untuk memvalidasi tren belanja sembako online dari toko kelontong?

Artikel Terkait

Astra Property Perkuat Pertumbuhan Lewat Tiga Pilar Terintegrasi

Pentingnya Program JKP Bagi Korban PHK

LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Dengan meneliti lapak yang berjualan di halaman kategori “Food” dan subkategori “Makanan”, “Minuman”, “Cemilan Snack”, “Dairy Product”, “Bumbu”, dan “Makanan Jadi” di Bukalapak, BukaReview merangkum sejumlah temuan yang bisa digunakan untuk memahami perilaku pasar terhadap toko kelontong online.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Rataan nilai belanja di toko kelontong online selama pandemi meningkat 24% dibandingkan dengan periode belanja sebelum pandemi.
  • “Makanan Jadi” dan “Bumbu Dapur” merupakan dua di antara empat kategori produk kebutuhan dasar yang mengalami peningkatan transaksi selama pemberlakuan PPKM Darurat.
  • Total jumlah transaksi produk bernutrisi juga naik selama PPKM Darurat, seperti produk olahan susu, buah-buahan, dan madu.

Hasil lengkap riset belanja di toko kelontong online yang dilakukan oleh BukaReview beserta infografis pendukungnya dapat dibaca pada artikel ini.

Toko kelontong online adalah solusi yang ideal dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah pandemi yang belum usai.

Merujuk jumlah rataan nilai belanja dan total transaksi yang terus meningkat, konsumen juga terindikasi mulai menikmati kemudahan belanja bahan makanan dan minuman secara online.

“Pilihan produk yang bervariasi dan berkualitas baik, harga yang kompetitif, serta layanan pengantaran yang cepat–pesanan bahkan bisa diantar pada hari yang sama, menjadi faktor pendukung belanja kebutuhan dasar secara online. Lebih praktis bagi pembeli sekaligus mengurangi potensi kerumunan,” ujar Erry Febrian (Senior Content Manager, BukaReview).

Metodologi Penelitian

Riset tentang pertumbuhan toko kelontong online menggunakan data search impression, rataan nilai belanja, dan total transaksi di halaman subkategori “Makanan”, “Minuman”, “Cemilan Snack”, “Dairy Product”, “Bumbu”, dan “Makanan Jadi” di platform Bukalapak.

Data yang digunakan untuk riset merupakan data aktivitas belanja pada periode pandemi dan pra-pandemi di Indonesia. Kami juga menggunakan periode PPKM Darurat dan pra-PPKM Darurat sebagai rentang periode riset.

Rentang periode pandemi yang menjadi sampel adalah antara tanggal 2 Maret 2020 dan 31 Agustus 2021. Rentang periode pra-pandemi yang menjadi sampel adalah antara tanggal 1 September 2018 dan 1 Maret 2020.

Rentang periode PPKM Darurat yang menjadi sampel adalah antara tanggal 3 Juli 2021 dan 23 Agustus 2021. Rentang periode pra-PPKM Darurat yang menjadi sampel adalah antara tanggal 4 Mei 2021 dan 2 Juli 2021.

BukaReview adalah platform inspirasi gaya hidup dari Bukalapak yang menyajikan beragam jenis konten, dari review produk, rekomendasi, tips dan trik, hingga informasi aktual bagi para pembelanja online. Kunjungi BukaReview di alamat http://review.bukalapak.com. (mgm)

Topik: Era PandemiPT Bukalapak.comToko Kelontong Online

TerkaitBerita

Astra Property Perkuat Pertumbuhan Lewat Tiga Pilar Terintegrasi
Properti

Astra Property Perkuat Pertumbuhan Lewat Tiga Pilar Terintegrasi

oleh Editor : Doe
30 April 2026
Pentingnya Program JKP Bagi Korban PHK
Ekonomi

Pentingnya Program JKP Bagi Korban PHK

oleh Editor : Anggoro
29 April 2026
LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Bisnis

LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

oleh Editor : Anggoro
29 April 2026
INDUSTRI KESEHATAN: Dirjen Farmalkes-Kemenkes RI Dr. Dra. L. Rizka Andalusia menandatangani peresmian operasional Kantor dan Fasilitas Produksi PT Dua Rimba Medtech Indonesia di Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Rabu (29/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Bisnis

Dorong Industri Kesehatan Lepas Dari Ketergantungan Impor

oleh Editor : Memoarto
29 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Astra Property Perkuat Pertumbuhan Lewat Tiga Pilar Terintegrasi

Astra Property Perkuat Pertumbuhan Lewat Tiga Pilar Terintegrasi

30 April 2026
Ady Rilis “Merbabu”, Lagu Terinspirasi Keindahan Alam dan Perjalanan Pribadi

Ady Rilis “Merbabu”, Lagu Terinspirasi Keindahan Alam dan Perjalanan Pribadi

30 April 2026
Mesin Cuci Haier

Haier L+, Mesin Cuci “One & Done” yang Cuci-Kering 59 Menit dalam Satu Sentuhan

29 April 2026
KUALITAS PMI: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (kiri) berdialog dengan para PMI yang akan diberangkatkan ke negara penempatan beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Humas KemenP2MI)

Peran Verifikator Krusial Dalam Seleksi Calon Pekerja Migran

29 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2929 shares
    Share 1172 Tweet 732
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya