
JAKARTA, koranindopos.com – Presiden Joko Widodo mengimbau agar semua pihak tetap waspada di saat Indonesia mengalami tren kenaikan varian Omicron Covid-19. Meksi begitu, dia menghimbau agar kewaspadaan tidak melahirkan reaksi berlebihan. Masyarakat cukup menjalankan protokol kesehatan Covid-19 seperti yang berulang kali disosialisasikan. Di antaranya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian. Termasuk penerapan bekerja dari rumah atau work from home.
Menurut Presiden, kewaspadaan dan kehati-hatian dalam mencegah penularan Covid-19 jangan sampai menimbulkan ketakutan dan kepanikan. Terlebih, ketakutan dan kepanikan yang berlebihan menurut beberapa ahli kesehatan bisa menyebabkan kekebalan tubuh manusia menurun. “Kita semua harus mewaspadai tren ini. Namun tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan jangan menimbulkan kepanikan,” tegas Presiden dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Kota Bogor, seperti dikutip dari website resmi Menpan RB, Rabu (19/1).
Dari berbagai studi, lanjut Presiden, termasuk laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa varian Omicron lebih mudah menular. Namun gejalanya lebih ringan dibandingkan varian Covid-19 lainnya. Selain itu, Presiden menyebut bahwa pasien yang terinfeksi varian ini umumnya pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit. Meski begitu, dia mengingatkan agar warga tidak menganggap remeh, apalagi mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. “Tapi sekali lagi, kita harus waspada. Jangan jemawa dan jangan gegabah,” pesan mantan Gubernur DKI dan Wali Kota Solo itu.
Presiden Jokowi juga mengimbau agar seluruh masyarakat mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian jika tidak memiliki keperluan yang mendesak. Termasuk penerapan bekerja dari rumah atau work from home jika memungkinkan. “Untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, work from home, lakukanlah kerja dari rumah, dan saya juga meminta untuk tidak bepergian ke luar negeri, jika tidak ada urusan penting dan mendesak,” tegas Presiden. Dia juga mengingatkan semua pihak untuk terus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin, dan mendorong seluruh rakyat untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19.(hai)










