Selasa, 29 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Gandeng Desktop IP, PT Maju Maritim Indonesia Launching Maritim Digital Infrastructure

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
30 September 2024
in Bisnis
A A
0
Gandeng Desktop IP, PT Maju Maritim Indonesia Launching Maritim Digital Infrastructure
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Serang – PT Maju Maritim Indonesia (MMI) bekerja sama dengan Desktop IP melaunching Maritim Digital Infrastructure (MDI) di Serang, Banten, Senin (30/09).

Acara sendiri dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Dalam sambutannya, Moeldoko menyambut baik hadirnya MDI. Menurutnya ini merupakan hasil karya anak bangsa yang lama menetap di Indonesia yakni Pidi melalui desktop Ip miliknya yang bekerja sama dengan MMI.

“Dengan adanya MDI, potensi kelautan dan kemaritiman bisa dikelola dengan baik,” ucap Moeldoko.

Sekedar informasi panjang laut Indonesia 108 ribu kilometer dengan luas 64 meter persegi dan mempunyai permukaan yang indah yang dibawahnya sumber mineral yang luar biasa. “Untuk itu kalau potensi-potensi ini tidak dikelola dengan sungguh-sungguh kita akan ketinggalan. Terlebih di tahun 2022 ppajak dari potensi kelaut kita sebesar 15 persen, penghasilan dari PDB baru 10,07 juta. Ini harus lebih ditingkatkan lagi,” tukas Moeldoko.

Artikel Terkait

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

Salah satunya melalui MDI, lanjut Moeldoko, karena sejalan dengan pilar ke-5 Indonesia menuju poros maritim dunia yakni mendorong infrastruktur dan konektivitas maritim melalui tol laut dan industri perkapalan berbasis digital.

Menutup sambutannya, Moeldoko meminta agar kolaborasi ini berjalan dengan baik.” Karena ini sesuatu yang baru dan diharapkan bisa merubah dari sesuatu yang biasa menjadi luar biasa,” tutur Moeldoko.

Mochammad Abdurachman N (Dhany) Direktur Maju Maritim Indonesia (MMI) mengatakan, MDI merupakan salah satu bentuk dukungan MMI dalam mendukung industri 4.0 di Indonesia.

“Hadirnya MDI ini menjadikan MMI sebagai perusahaan galangan kapal yang mengandalkan teknologi untuk memperkuat daya saing di level nasional dan internasional,” kata Dhany.

Dhany juga mengatakan bahwa teknlologi ini dapat mengatasi tantangan yang terjadi di industri galangan kapal.

“Adapun tantangan yang dimaksud Dhany menjelaskan bahwa pelaku industri dihadapkan dengan berbagai kendala seperti risiko gangguan saat integrasi teknologi, belum meratanya infrastruktur digital, nilai investasi tinggi, serta kurangnya pengembangan skill membuat pemanfaatan potensi digitalisasi industri ini belum maksimal.

Sementara itu, galangan kapal dinilai sebagai salah satu penyokong industri maritim mengingat perannya yang menyeluruh di industri ini, dimulai dari pembuatan kapal, perbaikan, hingga pemeliharaan kapal. Peran ini juga menjadikan industri galangan kapal sebagai salah satu roda pendorong terwujudnya konsep Tol Laut yang dicetuskan oleh Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo. “Oleh karena itu, upaya meningkatkan transformasi digital di industri galangan kapal perlu dilakukan untuk memaksimalkan potensi geografis nasional salah satunya melalui MDI,” kata Dhany.

Phidi Soepangkat Ceo & Founder desktopIP mengatakan MDI lahir berkat wejangan dari ayahnya. “Ayah pernah berkata bantulah dan bangun bangsamu dimanapun berada. Selama saya bekerja diluar negeri yang berhubungan dengan teknologi saya selalu teringat pesan tersebut. Dan dengan pesan tersebut saya ingin Indonesia memiliki produk teknologinya sendiri. Kemudian saya pulang dan membangun desktopIP,” ujar Phidi.

Phidi dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa “Perkapalan merupakan pusat dari industri maritim dalam hal konstruksi kapal dan inovasi. Dapat dikatakan bahwa titik awal dari industri maritim adalah pembangunan kapal. Sama halnya dengan digital transformasi, pondasi dari industri 4.0 adalah Cloud Computing”.

Sebagai pionir infrastruktur cloud nasional yang secara konsisten mendorong digitalisasi di Indonesia, DesktopIP bersinergi dengan MMI menghadirkan Maritime Digital Infrastructure (MDI) demi menjawab tantangan industri maritim.

Peluncuran platform karya anak bangsa ini juga diklaim menandai babak baru bagi industri maritim tanah air. MDI diharapkan dapat membantu industri galangan kapal mencapai efisiensi dan efektivitas, menciptakan keamanan data, serta membantu para pelaku industri untuk mengadopsi teknologi terkini dengan nilai investasi yang lebih terjangkau.

“MDI merupakan infrastruktur digital buatan anak bangsa yang dikembangkan dari teknologi yang memperoleh skor TKDN mencapai lebih dari 80%. Platform ini juga memungkinkan perusahaan mengubah mekanisme Capital Expense (Capex) menjadi Operating Expense (Opex) sehingga dapat menjawab tantangan investasi,” ungkap Phidi.

Phidi menjelaskan bahwa platform MDI akan terus dikembangkan untuk mendorong digitalisasi, tidak hanya di industri galangan kapal, melainkan sektor maritim secara menyeluruh. Dalam pengembangannya, DesktopIP sedang melakukan R&D yang komprehensif agar kedepannya MDI dapat dioperasikan di wilayah yang minim kapasitas internet sehingga dapat mengatasi tantangan yang kerap kali dihadapi para pelaku industri.

Menurut Phidi, kehadiran platform MDI menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu secara mandiri menciptakan teknologi mutakhir.

“Melalui peluncuran MDI, kami juga berhasil mematahkan stigma global yang skeptis akan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi terkini,” tutup Phidi. (Hrs)

Topik: Desktop IPKepala Staf KepresidenanlaunchingMaritim Digital InfrastructureMoeldokoPT Maju Maritim Indonesia

TerkaitBerita

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor
Ekonomi

Volume Transaksi Melonjak di JFX dan KBI, DIDIMAX Tekankan Pentingnya Edukasi Risiko bagi Investor

oleh Editor : Akula
29 September 2026
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026
Bisnis

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

oleh Editor : Anggoro
29 September 2026
Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa
Bisnis

Dolar AS Tembus Rp18.000 Lagi pada Pembukaan Perdagangan Selasa

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas
Bisnis

IFG dan Jamkrindo Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya