Koranindopos.com, Jakarta – Industri sinema tanah air bersiap menyambut kehadiran film 5cm Revolusi Hati yang membawa penyegaran dari segi jajaran pemeran maupun pengembangan narasi. Proyek film ini menghadirkan kolaborasi antara talenta-talenta muda dengan jajaran aktor senior Indonesia.
Pengumuman rincian proyek film tersebut dilaksanakan di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Minggu (1/11/2026). Acara tersebut merinci jajaran karakter utama yang diisi oleh barisan aktor muda berpengalaman.
Di antara pemeran utama, Ali Fikri ditetapkan memerankan tokoh Asep, Ronggo Verkammer sebagai Riko, dan Roman King mengisi peran Zafran. Sementara jajaran pemeran wanita diisi oleh Rachel Asyila sebagai Azizah, Olivia Morrison sebagai Astri, serta Khaimila Wamny sebagai Anggi.
Struktur cerita juga diperkuat oleh kehadiran aktor muda Bima Sena yang memerankan tokoh Ari Wibowo. Selain fokus pada dinamika anak muda, alur cerita juga mempertemukan aktor senior Cut Keke yang menjabat peran sebagai Bunda Azizah serta Diana Pungky yang memerankan ibu dari tokoh Astri.
Kembali beraktingnya Diana Pungky dalam proyek ini dipicu oleh minat pribadinya terhadap rekam jejak waralaba 5cm.
“Saya menunggu cerita yang bikin kangen syuting lagi. Dan kebetulan 5cm, saya senang dengan ceritanya dan kebetulan zaman dulu 5cm memang favorit film aku,” ucap Diana Pungky di kawasan Sudirman Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026).
Antusiasme tersebut langsung membuat sang aktris menerima penawaran peran tanpa ragu saat naskah diberikan.
“Jadi enggak ada kata milih-milih lagi, langsung oke,” kata Diana.
Dalam konstelasi penokohan, karakter ibu yang dimainkan Diana memiliki porsi narasi penting terkait pola asuh anak di era modern. Tokoh ini ditunjukkan memiliki sifat protektif terhadap putri tunggalnya.
“Aku jadi mamanya Astri yang sangat sayang sama anaknya karena anaknya cuma satu-satunya, dan sangat posesif sebenarnya,” bebernya.
Hubungan antara tokoh ibu dan Astri (Olivia Morrison) digambarkan tetap harmonis meskipun diwarnai kecenderungan orang tua yang terlalu memanjakan anak.
“Tapi anaknya juga pintar, tanpa disuruh belajar dia juga sudah nilainya bagus. Tapi apa ya, sangat memanjakan anaklah,” tutur Diana.
Proses produksi yang melibatkan gabungan lintas generasi ini menciptakan energi positif di lokasi pengambilan gambar. Diana Pungky menyampaikan respons positifnya terhadap lingkungan kerja bersama para aktor muda tersebut.
“Senang, senang banget. Serasa jadi umurnya muda lagi,” ujar Diana Pungky sambil tertawa.
Penayangan film 5cm Revolusi Hati diharapkan dapat menjadi opsi tontonan utama publik pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan rilis resmi, film ini akan diputar di layar lebar Indonesia mulai 24 Desember 2026. (BRG,/Kul)










