koranindopos.com – Magelang. Retreat Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, menjadi momen istimewa bagi anggota kabinet untuk memperkuat kebersamaan dan semangat pengabdian. Dimulai sejak Jumat (25/10), para pejabat kabinet mengikuti berbagai aktivitas fisik, termasuk senam pagi dan latihan baris-berbaris, serta menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Retreat ini bertujuan mempererat kekompakan kabinet dan menguji ketahanan fisik serta mental para pejabat yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyelaraskan visi dan memperkuat solidaritas di antara anggota kabinet.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk merapikan barisan dan menyamakan visi. Gerakan fisik di sini melambangkan kebersamaan dalam pikiran dan hati nurani,” ujar Nasaruddin.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya disiplin yang dilatih selama retreat ini. Menurut Bahlil, disiplin adalah dasar bagi pejabat negara untuk siap menjalankan tugas kapan pun diperlukan.
“Sebagai pejabat negara, kita harus selalu siap dan berdisiplin. Berapa pun jam tidur yang kita dapatkan, panggilan tugas harus direspons tanpa menunda,” tegas Bahlil.
Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan bahwa retreat ini sangat efektif dalam menyamakan langkah kerja para anggota kabinet. Dito menyebutkan bahwa selain latihan fisik, kegiatan ini juga mencakup materi-materi substansial yang relevan dengan visi Presiden, yang menginginkan pemerintahan bergerak cepat dan tepat.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kekompakan kabinet merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan lima tahun ke depan. Ia menyebutkan bahwa retreat ini menunjukkan semangat kolaborasi demi melayani kepentingan bangsa.
“Kekompakan kabinet sangat terasa dalam kegiatan ini. Kami bekerja sama dengan penuh semangat untuk melayani bangsa,” ujar Prasetyo.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Anto Mukti Putranto mengatakan bahwa retreat ini juga bertujuan membangun karakter kuat untuk menjaga marwah Kabinet Merah Putih. “Ini adalah langkah awal untuk menjaga marwah kabinet yang akan bekerja demi kepentingan bangsa selama lima tahun ke depan,” jelas Anto.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Riset, Stella Christie, menyatakan bahwa retreat ini memberikan semangat besar dan inspirasi bagi seluruh anggota kabinet. Ia menekankan pentingnya kerja tim yang ditekankan oleh Presiden dalam arahannya.
“Arahan Presiden sangat jelas: seluruh anggota kabinet harus bekerja sebagai satu tim. Saya sangat terinspirasi dan bersemangat untuk menjalankan hal tersebut,” ujar Stella.
Retreat Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang ini menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo Subianto untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, dan dedikasi yang kuat dalam menjalankan amanah rakyat. Dengan semangat pengabdian yang tinggi, para menteri dan wakil menteri diharapkan semakin solid dan siap menghadapi berbagai tantangan demi kesejahteraan rakyat Indonesia. (hai/infopublik)










