Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Menkes Beberkan Tiga Strategi Pemerintah Kendalikan Kanker Darah di Indonesia

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
24 November 2024
in Kesehatan, Nasional
A A
0
menteri kesehtan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kanker darah atau yang dikenal dengan istilah medis leukemia, limfoma, dan mieloma, merupakan salah satu jenis kanker yang kini semakin mendapat perhatian di Indonesia. Hal ini disebabkan jumlah kasus yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), lebih dari 400 ribu orang di dunia menderita kanker darah dan lebih dari 10.000 orang, terutama anak-anak, di Indonesia menderita penyakit ini. Fenomena ini menjadi tantangan besar di sektor kesehatan yang membutuhkan penanganan komprehensif.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Pemerintah Indonesia telah menerapkan transformasi kesehatan 6 pilar, yang salah satunya memfokuskan perhatian pada penanganan kanker.

“Kanker ini harus segera diatasi, karenanya kami punya satu fokus dan satu strategi, jadi kita bisa meletakkan semua usaha dan uang pada strategi ini, yakni mendeteksi kanker sejak dini,” kata Menkes, Sabtu (23/11).

Artikel Terkait

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar

Menurut Menkes, deteksi dini merupakan salah satu langkah krusial dalam menangani kanker, karena dapat mengurangi angka kematian, mengurangi biaya pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Untuk mendukung strategi tersebut, pemerintah terus meningkatkan fasilitas layanan kesehatan dengan mendistribusikan alat skrining kanker darah ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Hingga saat ini, pemerintah telah mendistribusikan alat hematoanalyzer dan blood chemical analyzer ke lebih dari 10.000 puskesmas di Indonesia. Pemenuhan alat kesehatan (alkes) tersebut ditargetkan rampung pada 2027.

“Alat ini bisa digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap. Jadi, bila ada anomali yang berpotensi menjadi kanker darah bisa kita identifikasi lebih dini,” kata Menkes.

Di tingkat wilayah perkotaan dan rumah sakit, pemerintah telah mengirimkan alat tes PCR yang digunakan untuk tes molekuler biologi, yang tidak tersedia di puskesmas.

Di tingkat provinsi, pemerintah berencana membangun laboratorium kesehatan masyarakat di 514 kabupaten/kota di 34 provinsi. Laboratorium kesehatan masyarakat ini dilengkapi dengan mesin PCR dan mesin X-ray generasi terbaru.

“Kenapa mesin ini dibutuhkan untuk deteksi kanker, karena kita tidak hanya ingin memeriksa darah dan protein dalam darah, tetapi di masa depan kita juga ingin memiliki teknologi test terbaru seperti sel tumor dan DNA,” ucap Menkes.

Meski pemerintah telah mengimplementasikan berbagai langkah strategis telah diambil, sejumlah tantangan masih harus diatasi, seperti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengobatan kanker darah. Banyak kasus kanker darah baru terdiagnosis pada stadium lanjut.

Selain itu, kendala lainnya, yakni keterbatasan fasilitas di beberapa daerah dan tingginya biaya pengobatan kanker darah, yang masih menjadi beban bagi sebagian masyarakat.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melengkapi semua rumah sakit dengan alat diagnostik yang memadai.

Pemerintah telah mendistribusikan alat diagnostik canggih seperti digital pathology dan flow cytometry ke rumah sakit di 514 kabupaten/kota, SPECT-CT ke rumah sakit di 34 provinsi, serta PET CT Scan ke 16 rumah sakit vertikal Kemenkes.

“Itulah inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kemampuan sektor kesehatan dalam melakukan skrining dan diagnostik kanker khususnya kanker darah,” terang Menkes.

Dalam hal pengobatan kanker, Menkes mengatakan, pemerintah mendorong semua rumah sakit untuk menerapkan pendekatan multidisiplin dalam menangani kanker.

Dari sisi infrastruktur, mulai tahun depan, pemerintah juga akan mendistribusikan cytotoxic drug safety cabinet untuk kemoterapi ke 514 kabupaten/kota, serta radiotherapy dan linear accelerator (LINAC) ke 34 provinsi.

Tak hanya itu, Menkes mendorong semua rumah sakit untuk mengadopsi metode pengobatan kanker yang lebih maju (advance) guna mempercepat kesembuhan pasien.

Melalui strategi ini, Menkes berambisi dapat menurunkan angka kematian akibat kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien di Indonesia.

Harapannya, dengan deteksi dini yang lebih masif, alat deteksi yang lebih baik, serta pengobatan yang lebih advance, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih siap dalam menghadapi tantangan kanker, baik saat ini maupun di masa depan. (ris)

Topik: kanker darahMenteri Kesehatan

TerkaitBerita

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
Kesehatan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

oleh Editor : Akula
29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo
Kesehatan

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar
Peristiwa

Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Bareskrim Ungkap Clandestine Lab Etomidate di Apartemen Jakut, 7 Orang Diamankan
Nasional

Bareskrim Ungkap Clandestine Lab Etomidate di Apartemen Jakut, 7 Orang Diamankan

oleh Editor : Affandy
29 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026
172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

172 Peserta PPDS FK Unair Mengalami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi Makanan di RSUD Dr Soetomo

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4793 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya