koranindopos.com – Jakarta. Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi yang banyak diminati karena menawarkan kesempatan kerja yang lebih jelas setelah lulus. Namun, karena keunggulan tersebut, persaingan masuk ke sekolah kedinasan cenderung ketat. Meski demikian, ada beberapa sekolah kedinasan yang memiliki tingkat persaingan lebih rendah dibandingkan lainnya.
Sekolah kedinasan berada di bawah naungan kementerian atau lembaga pemerintah. Lulusan sekolah kedinasan berpeluang besar untuk langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Selain itu, sekolah kedinasan umumnya menawarkan pendidikan gratis atau dengan biaya yang sangat terjangkau.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), berikut adalah daftar 10 sekolah kedinasan yang memiliki jumlah peminat lebih sedikit dalam seleksi 2023 dan 2024.
- Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua Barat – 60 pendaftar
- Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Papua Barat – 88 pendaftar
- Politeknik Imigrasi (Poltekim) Papua – 121 pendaftar
- Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Papua – 165 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong – 249 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong, Sulawesi Selatan – 409 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara – 416 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Aceh – 564 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura – 599 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten – 563 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya – 1.804 pendaftar
- Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltektrans-SDP), Palembang – 1.479 pendaftar
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali – 1.273 pendaftar
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar – 800 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya – 226 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang – 224 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan – 153 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar – 88 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura – 61 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong – 26 pendaftar
Sebagai perbandingan, sekolah kedinasan dengan tingkat persaingan tertinggi pada 2024 adalah Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dengan 38.355 pendaftar dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan 33.653 pendaftar.
- Peluang diterima lebih besar, karena jumlah pendaftar lebih sedikit dibandingkan dengan sekolah kedinasan favorit.
- Fasilitas pendidikan yang tetap berkualitas, meskipun memiliki peminat lebih sedikit, sekolah kedinasan ini tetap menyediakan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan standar kementerian atau lembaga terkait.
- Prospek karier yang jelas, lulusan sekolah kedinasan tetap memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di bawah kementerian atau lembaga pemerintah terkait.
Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan, pemilihan institusi yang memiliki persaingan lebih rendah bisa menjadi strategi yang baik. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk diterima di sekolah kedinasan impian pun semakin terbuka.(dhil)










