koranindopos.com – Jakarta. Masyarakat dikejutkan dengan penemuan jasad pria bernama Jefry Rarun (54) yang ditemukan dalam kondisi termutilasi di dalam freezer sebuah rumah di Villa Regency 2, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Jefry diketahui merupakan buron kasus penipuan sebelum akhirnya ditemukan tewas mengenaskan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (22/3/2025), rumah tempat kejadian perkara (TKP) yang beralamat di Blok AA3/24, RT 1 RW 5, Kelurahan Gelam Jaya, telah dipasangi garis polisi. Pihak kepolisian memasang dua garis polisi, satu di pintu masuk kendaraan roda empat dan satu lagi di gerbang sisi lainnya.
Gerbang utama rumah tersebut tampak lebih besar dengan cat hitam. Celah-celah gerbang ditutup menggunakan plastik fiber berwarna hitam sehingga bagian dalam rumah tidak bisa terlihat dari luar. Polisi terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan investigasi untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kasus mutilasi ini. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah freezer, menimbulkan dugaan bahwa pembunuhan ini telah direncanakan dengan matang.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti dari TKP dan sedang mendalami kemungkinan keterlibatan lebih dari satu pelaku.
“Kami masih dalam tahap penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Kami juga akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar area tersebut untuk mencari petunjuk lebih lanjut,” ujar Kombes Zain.
Jefry Rarun diketahui merupakan buronan kasus penipuan yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dugaan sementara, kasus ini kemungkinan berkaitan dengan latar belakangnya, namun polisi masih akan mendalami motif di balik pembunuhan sadis ini.
Penemuan jasad ini menggegerkan warga sekitar, yang tidak menyangka adanya kejadian mengerikan di lingkungan mereka. “Kami kaget sekali, tidak pernah ada hal seperti ini sebelumnya di sini,” ujar salah satu warga setempat.
Polisi saat ini telah melakukan olah TKP dan masih terus mengembangkan penyelidikan. Jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Kasus ini masih terus dikembangkan, dan polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.(dhil)










