koranindopos.com – Jakarta. Winger asal Brasil, Raphinha, tengah menikmati puncak performa terbaiknya bersama Barcelona di musim 2024/2025. Setelah sempat mengalami masa sulit di bawah asuhan Xavi Hernandez, Raphinha kini menjelma jadi pemain kunci di era pelatih anyar Hansi Flick, bahkan digadang-gadang sebagai kandidat utama peraih Ballon d’Or.
Dalam sebuah wawancara, Raphinha mengungkapkan bahwa dirinya pernah merasa terpuruk saat ditangani Xavi. Ia mengaku kesulitan mendapatkan ritme permainan dan kepercayaan penuh dari pelatih asal Spanyol itu.
“Ada saat-saat ketika saya ragu dengan diri sendiri. Saya merasa bukan bagian penting dari tim. Itu masa yang sulit,” ujar Raphinha.
Di musim lalu, performanya tergolong inkonsisten, dan ia kerap dibayangi oleh persaingan ketat di lini depan Barcelona. Beberapa pihak bahkan sempat meragukan masa depannya di Camp Nou.
Segalanya berubah ketika Hansi Flick mengambil alih kursi pelatih. Pelatih asal Jerman tersebut memberikan kepercayaan penuh kepada Raphinha dan menempatkannya dalam sistem yang mendukung potensi eksplosifnya.
Hasilnya, Raphinha mencetak 31 gol dan 25 assist di semua kompetisi musim ini—sebuah catatan yang luar biasa untuk pemain sayap.
Flick memuji etos kerja dan visi Raphinha dalam permainan. “Dia adalah pemain yang haus akan kemenangan dan terus berkembang. Saya tidak terkejut dengan statistiknya. Ia layak menjadi salah satu yang terbaik di dunia,” ujar Flick.
Performa luar biasa Raphinha turut mengantarkan Barcelona dalam perburuan treble winners musim ini—La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Jika misi itu berhasil, nama Raphinha hampir pasti masuk dalam daftar pendek Ballon d’Or 2025.
Dengan kontribusi gol dan assist yang mendekati rekor Lionel Messi di masa emasnya, banyak yang mulai menyebut Raphinha sebagai penerus dominasi Brasil di panggung Ballon d’Or, menyusul nama-nama legendaris seperti Rivaldo, Ronaldinho, dan Kaka.
Meski sorotan kini mengarah padanya, Raphinha tetap merendah. “Saya hanya ingin membawa Barcelona menang sebanyak mungkin. Soal penghargaan pribadi, itu bonus. Yang utama adalah trofi untuk tim dan fans,” tutupnya.(dhil)










