koranindopos.com, JAKARTA – PT AIA Financial kembali meluncurkan program AIA Healthiest Schools sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu jutaan keluarga di Indonesia hidup Lebih Sehat, Lebih Lama, Lebih Baik. Tahun ini, AIA melanjutkan program yang sudah memasuki tahun ketiganya di Indonesia dengan membawa sejumlah inovasi dan kesempatan baru bagi sekolah-sekolah di tingkat SD dan SMP.
AIA Healthiest Schools menyediakan materi pembelajaran yang dapat diunduh secara gratis oleh para guru. Materi ini dirancang untuk memperkaya proses pembelajaran di kelas dengan empat pilar utama yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu: Makan Sehat, Gaya Hidup Aktif, Kesehatan Mental, dan Sehat & Lestari. Dengan materi yang mudah diakses ini, AIA berharap dapat memfasilitasi pendidikan yang lebih holistik dan menyeluruh tentang pentingnya gaya hidup sehat bagi para siswa sejak dini.
Tak hanya itu, AIA Healthiest Schools juga menghadirkan kompetisi proyek sekolah sehat yang menawarkan total hadiah hingga US$100,000. Hadiah ini akan diberikan kepada SD dan SMP terpilih dalam bentuk fasilitas dan sarana pendidikan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung penerapan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Menurut Kathryn Parapak, Chief Marketing Officer AIA, program ini diharapkan dapat menjadi pemicu perubahan positif di banyak sekolah di Indonesia. “Kami mendorong sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh Indonesia untuk mendaftarkan sekolahnya pada kompetisi proyek sekolah sehat AIA Healthiest Schools. Kami berharap, program ini dapat menjadi pemantik inspirasi untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih sehat,” ungkapnya.
Prestasi Indonesia di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2025
Keberhasilan Indonesia dalam kompetisi AIA Healthiest Schools pada tahun sebelumnya membuktikan dampak positif dari program ini. Pada tingkat regional, Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang, mengalahkan 776 sekolah lainnya dari delapan negara tempat AIA beroperasi. Salah satu sekolah yang berprestasi adalah UPTD SDN Papela, yang berhasil meraih kemenangan dengan proyek Ecolitera atau “Sampah Bercerita”. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Sri Sidin, Guru UPTD SDN Papela, mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut memberikan dorongan besar bagi sekolah untuk terus mengembangkan program-program kesehatan. “Hadiah yang kami terima menjadi motivasi besar untuk terus memperkuat program kesehatan di sekolah,” ujarnya.
Keberhasilan serupa juga dialami oleh SMPN 43 Bandung, yang memenangkan kategori Kesehatan Mental berkat proyek aplikasi pelaporan perundungan bernama Bejakeun (Laporkan). Asep Ramdani, perwakilan guru SMPN 43 Bandung, menyatakan, “AIA Healthiest Schools sangat membantu kami mendorong budaya sekolah yang lebih peduli pada kesejahteraan mental siswa. Program dan dukungan yang kami terima membuat kami semakin percaya diri untuk terus mengembangkan inisiatif kesehatan mental di lingkungan sekolah.”
Pembukaan Pendaftaran AIA Healthiest Schools 2026
Program AIA Healthiest Schools untuk tahun 2026 telah resmi dibuka dan pendaftaran kompetisi proyek sekolah sehat kini dapat dilakukan hingga 10 Maret 2026 melalui tautan aia.id/ahs. Lia Merdekawaty, Head of Corporate Communication AIA, menyambut antusiasme yang semakin besar dari sekolah-sekolah di Indonesia. “Kami sangat bersemangat memasuki periode AIA Healthiest Schools di tahun 2026 dan melihat antusiasme sekolah yang semakin besar pada program ini,” ungkapnya.
AIA Healthiest Schools 2026 menjadi bukti nyata dari komitmen AIA dalam mendukung sekolah-sekolah di Indonesia untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Program ini juga bertujuan untuk mendorong generasi penerus bangsa untuk hidup Lebih Sehat, Lebih Lama, Lebih Baik melalui penerapan gaya hidup sehat yang dimulai sejak dini. (rls/sh)










