JAKARTA, koranindopos.com – Gubernur DKI Anies Baswedan mengklaim, ajang balap mobil listrik Formula E atau Jakarta E-Prix merupakan yang terbaik selama delapan tahun sejarah Formula E. Hal itu disampaikannya di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (24/6/2022).
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, ketua pelaksana Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni menegaskan bahwa penggunaan sirkuit bernilai Rp 100 miliar itu sesuai aturan homologasi Federation Internationale de I’Automobile (FIA). Artinya, tidak sembarang kendaraan balap yang bisa menggunakan sirkuit itu. Apalagi sepeda motor. Pernyataan itu seolah merespons keinginan Polda Metro Jaya yang sebelumnya ingin meminjam sirkuit tersebut untuk ajang street race atau balap jalanan.
Melanjutkan pernyataan Anies, orang nomor satu di Jakarta itu mengungkapkan, bahwa predikat terbaik itu disampaikan langsung oleh co-founder Formula E Alberto Longo. ”Ini (terbaik) disampaikan Alberto Longo. Dia menyebut kalau dilihat dari exposure. Kedua, treknya dan penyelenggaraannya merupakan salah satu trek yang para pembalapnya menyampaikan rasa hormat atas hasil yang kita miliki. Bisa dibilang tidak ada keluhan. Lalu, exposure media yang sangat tinggi, baik domestik dan internasional. Itu salah satu yang mereka sampaikan,’’ paparnya.
Anies juga mengakui bahwa ajang tersebut berdampak besar bagi Jakarta dan Indonesia. ”Dunia internasional pun menyadari dan melihat langsung bahwa kami, bangsa Indonesia, bisa sanggup menyelenggarakan event global setara, bahkan terbaik, di antara Formula E yang pernah ada,’’ katanya.
Saat ditanya soal hasil audit ajang itu, Anies menyatakan akan menyampaikannya setelah ada hasilnya. Namun, dia membanggakan hasil studi yang dilakukan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yang menyebutkan bahwa dampak ekonomi total selama satu tahun dari Jakarta E-Prix sebesar Rp 2,6 triliun.
”Ini angka yang cukup tinggi dan ikut meningkatkan pertumbuhan PDRB di Jakarta sebesar 0,1 persen. Studi mereka juga menunjukkan bahwa 45 persen pengunjung Jakarta E-Prix adalah milenial. Artinya, E-Prix adalah moda yang sangat efektif untuk mengenalkan mindset baru yang kami dorong ke generasi mendatang. Terutama terkait dengan kegiatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,’’ ujarnya.
Selain hasil studi terkait dampak ekonomi yang dilakukan Indef, Anies menyoroti kepuasan pengunjung terhadap Formula E, yakni 92 persen. ”Angka yang sangat baik menunjukkan bahwa kerja keras-perencanaan menjadi kunci. Dan, hasil ini membuat kita merasa bersyukur dan yakin insya Allah menjadi bekal yang baik untuk penyelenggaraan di waktu-waktu yang akan datang,’’ tambahnya.
Di lokasi yang sama, ketua pelaksana Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni juga menyampaikan beberapa indikator Jakarta E-Prix menjadi yang terbaik dalam sejarah Formula E. ”Pertama, sirkuit. Kedua, penyelenggaraan yang cukup banyak penontonnya. Dan, di dunia, pertama kali dalam delapan tahun berjalan, Formula E ini yang pertama penonton terbanyak. Baik dari penonton streaming maupun secara langsung. Dan, pembalapnya mengatakan, sirkuit ini yang terbaik selama penyelenggaraan Formula E selama delapan tahun. Dia tidak komplain masalah aspalnya,’’ ujarnya.
Sahroni menyampaikan bahwa sirkuit Formula E akan dimanfaatkan ke depannya. Namun, sirkuit itu hanya dimanfaatkan untuk roda empat, bukan roda dua. ”Kami ingin memberikan kesempatan kepada roda dua. Tapi, ini ada regulasi dari homologasi FIA. Ada grade namanya. Di grade tiga, namanya sirkuit itu untuk roda empat,’’ papar Sahroni.
Dapatkan Tiket Gratis di Malam Puncak
PEMPROV DKI Jakarta telah mengumumkan akses gratis untuk setiap warga yang ingin menonton malam puncak HUT ke-495 DKI Jakarta bertempat di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu (25/6/2022).
Masyarakat hanya diminta membuka aplikasi JakLingko untuk mendapat tiket gratis menonton malam puncak di JIS. Para pengunjung hanya memilih menu bayar dan beli atau BaBe.
Cari gambar JIS di aplikasi JakLingko dan pilih untuk memesan tiket tersebut. Pilih zona tempat yang diinginkan di JIS. Satu akun JakLingko hanya dapat memesan empat akses gratis.
”Tidak pakai tiket,” kata Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) DKI Jakarta Andriansyah kepada awak media. (wyu/mmr)










