Koranindopos.com, Jakarta – PT Didimax Berjangka kembali membuktikan dedikasinya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi donor darah. Kegiatan yang berlokasi di Kelurahan Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini diselenggarakan sebagai respons nyata perusahaan terhadap kebutuhan layanan kesehatan dasar serta stok darah yang fluktuatif di wilayah tersebut. Program ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan dirancang untuk memberikan dampak langsung yang terukur bagi ratusan warga setempat.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil sinergi multipihak yang melibatkan PT Didimax Berjangka, PMI Kota Bandung, UPTD Puskesmas Garuda, Kecamatan Andir, Kelurahan Garuda, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Garuda. Kolaborasi strategis antara sektor swasta, instansi pemerintah, dan organisasi kemanusiaan ini bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat tanpa hambatan birokrasi maupun biaya.
Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi hari ketika lokasi kegiatan mulai dibuka untuk umum. Sebanyak 280 peserta dari berbagai rentang usia memanfaatkan kesempatan langka ini untuk melakukan medical check-up tanpa dipungut biaya sepeserpun. Partisipasi massal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya memantau kondisi tubuh secara berkala, sekaligus menjadi indikator bahwa layanan kesehatan preventif masih sangat dibutuhkan di tingkat kelurahan.
Selain layanan medis praktis, agenda ini juga menyisipkan sesi edukasi mengenai urgensi deteksi dini penyakit degeneratif dan infeksius. Tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Garuda memberikan pemahaman bahwa pemeriksaan rutin bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang untuk mencegah komplikasi serius di masa depan. Pendekatan edukatif ini diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat dari kuratif menjadi preventif dalam menjaga kualitas hidup mereka sehari-hari.
Fokus utama kegiatan kali ini adalah aksi donor darah yang dipimpin langsung oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bandung. Hasilnya cukup membanggakan dengan terkumpulnya 115 kantong darah yang siap didistribusikan ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang mengalami kekurangan stok. Kontribusi sukarela dari warga Kelurahan Garuda ini menjadi bukti solidaritas sosial yang kuat, di mana setiap tetes darah yang didonorkan berpotensi menyelamatkan nyawa orang lain yang sedang berjuang melawan penyakit.
Namun, standar keamanan transfusi darah tetap menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar meskipun antusiasme pendonor sangat tinggi. Berdasarkan hasil skrining kesehatan awal, PMI Kota Bandung terpaksa menolak 14 calon pendonor karena belum memenuhi persyaratan medis yang ditetapkan.
Program kesehatan ini merupakan manifestasi dari agenda CSR Didimax yang dijalankan secara konsisten dan terencana, bukan aktivitas insidental semata. Di luar sektor kesehatan, perusahaan juga aktif mendorong inisiatif di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai pilar kontribusi terhadap pembangunan sosial berkelanjutan. Komitmen jangka panjang ini mencerminkan filosofi perusahaan bahwa keberlangsungan bisnis harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan lingkungan sekitarnya.
Komisaris Utama Didimax, Yadi Supriyadi, menegaskan bahwa perusahaan ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah aset fundamental yang menentukan produktivitas dan kemajuan suatu komunitas secara keseluruhan. Melalui intervensi langsung seperti donor darah dan cek kesehatan gratis, Didimax berupaya menanamkan nilai gotong royong dan empati sosial di tengah masyarakat urban yang semakin individualistis.
“Kesehatan adalah fondasi utama bagi kemajuan masyarakat. Melalui kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini, Didimax ingin menghadirkan manfaat yang nyata sekaligus mengajak masyarakat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan saling peduli. Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat akan menghasilkan dampak sosial yang lebih besar. Terima kasih kepada PMI Kota Bandung, UPTD Puskesmas Garuda, Kecamatan Andir, Kelurahan Garuda, LPM Kelurahan Garuda, serta seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari kegiatan ini,” ujar Komisaris Utama Didimax, Yadi Supriyadi melalui keterangan resminya.
Keberhasilan penyelenggaraan acara ini mendapat apresiasi resmi dari PMI Kota Bandung yang mengakui kontribusi signifikan PT Didimax Berjangka. Melalui surat tertanggal 3 Juli 2026, pihak PMI menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen perusahaan atas peran aktifnya dalam membantu menambah persediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pengakuan institusional ini menjadi validasi bahwa kemitraan antara korporasi dan lembaga kemanusiaan mampu menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih tangguh dan responsif terhadap krisis kesehatan. (BRG/Hend)









