Minggu, 28 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Teknologi

Aplikasi Kaspersky Who Calls Terbaru Melindungi Pengguna Indonesia Dari Spam Dan Penipuan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
19 Juni 2023
in Teknologi
A A
0
Kaspersky
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kaspersky mengumumkan peluncuran Kaspersky Who Calls di Indonesia, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna melawan spam dan penipuan seluler, di pasar Indonesia. Programnya akan membantu pemilik ponsel cerdas mendeteksi penelepon dari nomor tidak dikenal – bank, layanan pengiriman, atau entitas lain, apakah itu berasal dari sumber yang sah atau tidak.

Selama dua tahun terakhir, penipuan seluler berada di momentumnya dan menjadi salah satu jenis penipuan paling populer di Indonesia, dengan setengah (49,95 persen) pengguna menghadapi spam telepon dari Desember 2022 – Januari 2023. Selanjutnya, 7,4 persen menerima telepon dari nomor yang mereka anggap sebagai penipuan setidaknya sekali.

Kaspersky Who Calls menampilkan algoritme pembelajaran mesin yang membantu aplikasi mengidentifikasi spammer dan scammer potensial. Selain itu, pengguna dapat menambahkan sendiri nomor yang mencurigakan ke basis data spammer. Untuk mengidentifikasi panggilan tak dikenal, aplikasi diaktifkan tanpa memerlukan informasi sensitif seperti nomor telepon pengguna. Selain itu, untuk menggunakan Kaspersky Who Call, pengguna tidak perlu mendaftarkan nomor telepon, atau data sensitif lainnya.

“Indonesia terus menjadi negara yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam adopsi teknologi dan informasi yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna internet dan ponsel cerdas dalam beberapa tahun terakhir. Demikian pula, penipuan online melalui panggilan telepon spam terus menjadi taktik yang dipilih oleh penjahat dunia maya di negara ini, Adrian Hia memperingatkan, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

Artikel Terkait

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel

Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas

MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global

“Panggilan telepon menjadi alat komunikasi yang penting di dalam negeri karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat besar. Kami, di Kaspersky, memahami kebutuhan pengguna Indonesia untuk memerangi risiko besar dari panggilan penipuan dan spam seluler, oleh karena itu kami menghadirkan Kaspersky Who Calls di sini untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra terhadap panggilan tidak dikenal dan mungkin berbahaya. Dengan penawaran produk baru ini, kami berharap dapat membantu pengguna agar tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga, kolega dan orang tercinta secara aman,” tambahnya.

Kaspersky Who Calls tersedia dalam tiga versi: versi gratis, berlangganan bulanan, atau berlangganan tahunan dengan masa percobaan gratis selama seminggu. Fungsionalitas dasar aplikasi – deteksi panggilan penipuan dan spam – tersedia dalam versi gratis.

Versi berbayar memiliki lebih banyak fitur. Misalnya, memungkinkan untuk memblokir nomor yang tidak diinginkan berdasarkan kategori. Untuk pemilik perangkat iOS, detail nama dan kategori organisasi juga tersedia. Selain itu pengguna tidak akan melihat iklan di dalam aplikasi.

Untuk pengguna Indonesia, aplikasi ini dapat diunduh dari App Store dan Google Play dengan biaya berlangganan bulanan adalah sebesar Rp.35.000.

Informasi lebih lanjut tentang Kaspersky Who Calls tersedia melalui tautan berikut ini. (ris)

Topik: Kaspersky

TerkaitBerita

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel
Teknologi

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel

oleh Editor : Affandy
28 Juni 2026
Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas
Teknologi

Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas

oleh Editor : Affandy
27 Juni 2026
MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global
Teknologi

MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026
Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI MatePad Mini di Indonesia, Tablet Mini Premium dengan OLED PaperMatte Pertama
Teknologi

Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI MatePad Mini di Indonesia, Tablet Mini Premium dengan OLED PaperMatte Pertama

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

28 Juni 2026
ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

28 Juni 2026
Perjuangan Single Parent, Alasan Andi Agum Serius dan Lamar DJ Una

Perjuangan Single Parent, Alasan Andi Agum Serius dan Lamar DJ Una

28 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3611 shares
    Share 1444 Tweet 903
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    455 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya