Koranindopos.com – JAKARTA – PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi melalui penguatan strategi bisnis sportainment yang semakin terintegrasi. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Gedung Bali United, Kedoya, Jakarta Barat.
Perusahaan yang menaungi Bali United FC itu kini tidak hanya fokus sebagai klub sepak bola profesional, tetapi juga berkembang menjadi ekosistem sportainment yang memadukan olahraga, hiburan, pariwisata, dan ekonomi kreatif dalam satu model bisnis berkelanjutan.
Salah satu aset utama yang menjadi sorotan adalah Bali United Training Center atau BUTC yang terus berkembang menjadi pusat sport tourism baru di Indonesia.
Fasilitas bertaraf internasional tersebut kini memiliki 12 lapangan latihan serta berbagai fasilitas modern yang mendukung kegiatan olahraga skala nasional maupun internasional.
Sepanjang 2025 hingga awal 2026, BUTC sukses menjadi tuan rumah sejumlah event besar seperti:
- Maybank Marathon
- OPPO Run
- Kemala Run 2026
Berbagai kegiatan tersebut menghadirkan puluhan ribu peserta dari berbagai negara dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor pariwisata Bali.
Kualitas fasilitas Bali United Training Center juga mulai mendapat pengakuan internasional. Klub asal Korea Selatan seperti Pohang Steelers dan Jeonbuk Hyundai Motors Reserves diketahui pernah menjalani pemusatan latihan di fasilitas tersebut.
Selain itu, kunjungan pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, semakin memperkuat citra BUTC sebagai salah satu pusat pelatihan sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Komitmen Bali United terhadap pengembangan sepak bola usia muda juga diwujudkan melalui penyelenggaraan International Youth Football Tournament Bali7s 2026.
Turnamen ini berkembang menjadi salah satu kompetisi sepak bola usia dini terbesar di Asia dengan partisipasi ratusan tim dari berbagai negara Asia hingga Eropa.
Kehadiran ribuan pemain muda dan wisatawan turut memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism internasional.
Memasuki tahun buku 2026, manajemen mulai mengarahkan fokus pada percepatan pertumbuhan bisnis dan peningkatan profit yang lebih optimal.
Strategi perusahaan kini tidak lagi hanya bertumpu pada performa tim sepak bola profesional, tetapi juga melalui diversifikasi bisnis yang lebih agresif dan terukur.
Beberapa fokus utama perusahaan antara lain:
- Pengembangan Bali7s menjadi benchmark turnamen internasional Asia
- Ekspansi Bali United Store ke berbagai wilayah strategis
- Pengembangan IPX (Intellectual Property Exchange) untuk memperkuat aset digital dan kreatif
- Peningkatan kerja sama sponsorship dengan brand nasional dan internasional
Direktur Utama Bali United, Yabes Tanuri, menilai tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memanen hasil dari fondasi bisnis yang telah dibangun beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, membaiknya kondisi ekonomi nasional dan meningkatnya kepercayaan investor menjadi peluang besar untuk memperkuat pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, Jemi Wiyono Prihadi, menegaskan bahwa optimalisasi aset fisik seperti Bali United Training Center dan penguatan inovasi digital akan menjadi fondasi utama perusahaan ke depan.
Dengan kombinasi fasilitas olahraga modern, pengembangan sport tourism, inovasi bisnis kreatif, serta kolaborasi strategis, Bali United kini tidak hanya mengejar prestasi di lapangan hijau, tetapi juga membangun masa depan industri sportainment Indonesia yang lebih modern dan bernilai ekonomi tinggi.(dhil)










