Koranindopos.com – JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melaksanakan uji coba dinamis rangkaian kereta rel listrik (KRL) produksi dalam negeri rangkaian kedelapan di lintas Bogor–Jakarta Kota.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa seluruh tahapan pengujian sarana baru dilakukan secara cermat demi menjaga faktor keselamatan, keandalan operasional, dan kenyamanan perjalanan pengguna transportasi massal tersebut.
“Setiap hari, jutaan masyarakat mengandalkan layanan KAI Group untuk beraktivitas. Tanggung jawab kami adalah memastikan perjalanan mereka berlangsung aman, nyaman, dan semakin baik. Karena itu, setiap proses penyiapan sarana dilakukan dengan cermat,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).
Bobby menjelaskan bahwa KAI memproyeksikan pengadaan sebanyak 23 trainset (rangkaian) baru yang ditargetkan rampung secara menyeluruh dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak delapan rangkaian bersifat mendesak untuk segera dioperasikan guna mendukung mobilitas harian publik.
Seluruh proses manufaktur pengadaan ini dipercayakan penuh kepada produsen dalam negeri, PT INKA. Pihak INKA memiliki fleksibilitas untuk memproduksi KRL secara mandiri maupun menggandeng mitra luar negeri, dengan syarat wajib melibatkan industri lokal.
“Kami memberikan kepercayaan penuh kepada INKA untuk memproses pengadaan 23 trainset ini. INKA memiliki fleksibilitas untuk menentukan skema produksi, baik manufaktur mandiri maupun bermitra dengan pihak internasional, dengan ketentuan wajib bekerja sama dan melibatkan industri dalam negeri,” jelas Bobby.
Tingginya volume pengguna Commuter Line Jabodetabek menjadi pendorong utama percepatan peremajaan armada. Sepanjang periode Januari hingga Oktober 2026, layanan Commuter Line Jabodetabek tercatat melayani 303.792.024 pelanggan, atau rata-rata mencapai 999.316 pelanggan per hari.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba dinamis rangkaian KRL kedelapan produksi INKA dilakukan khusus di luar jam sibuk (off-peak hours) guna menguji aspek teknis tanpa mengganggu perjalanan rutin penglaju.
Sebelumnya, tujuh rangkaian KRL produksi INKA telah menyelesaikan pemeriksaan menyeluruh dan resmi kembali beroperasi melayani masyarakat sejak Oktober 2026.
“Proses pengujian terus kami kawal bersama KAI Commuter dan INKA. Setiap tahapan menjadi bagian penting dalam memastikan sarana siap melayani masyarakat dengan aman dan andal,” tutup Anne.









