Jumat, 6 November 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Industri Manufaktur RI Tumbuh 5,88 Persen, Lampaui Laju Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
6 November 2026
in Ekonomi
A A
0
Industri Manufaktur RI Tumbuh 5,88 Persen, Lampaui Laju Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Foto: dok.detik.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA — Sektor industri pengolahan nonmigas Indonesia mencatatkan kinerja gemilang pada triwulan III-2026. Berdasarkan data resmi, sektor manufaktur nasional tumbuh sebesar 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat di angka 5,58 persen.

Capaian impresif ini melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan yang berada di kisaran 5,47 persen pada periode yang sama. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan ketahanan serta daya saing sektor industri di tengah dinamika global.

“Ini momentum baik yang mencerminkan perbaikan iklim industri secara berkelanjutan. Terutama terjadi di bulan Oktober, semua indikator membaik. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat struktur industri nasional dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian,” ujar Sarmuji, Jumat (6/11/2026).

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, pertumbuhan manufaktur pada triwulan III-2026 tidak hanya bergantung pada satu sektor tunggal, melainkan didorong oleh ekspansi merata di berbagai subsektor strategis:

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Lanjutkan Tren Kenaikan ke Rp 2.565.000 per Gram, Buyback Menyusul Naik

Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan

  • Industri Furnitur: Melesat 12,68 persen, berbalik arah secara positif dari kontraksi minus 4,34 persen pada periode tahun sebelumnya.

  • Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki: Tumbuh kuat sebesar 9,75 persen.

  • Industri Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisional: Mencatatkan pertumbuhan stabil di angka 8,10 persen.

  • Industri Tekstil dan Pakaian Jadi: Tumbuh positif sebesar 6,22 persen.

  • Industri Alat Angkutan: Berkembang sebesar 6,14 persen.

Secara nominal, industri pengolahan menyumbang porsi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan kontribusi mencapai 19,22 persen atas dasar harga berlaku.

Kinerja positif sektor manufaktur turut dikonfirmasi oleh pergerakan indikator utama penunjang aktivitas pabrik di tanah air:

  1. PMI Manufaktur: Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia yang dirilis S&P Global melonjak ke level 54,0 pada Oktober 2026 (naik dari 52,4 pada September), menjadi level tertinggi sejak Maret 2024 dan menandakan fase ekspansi yang semakin ekspansif.

  2. Indeks Kepercayaan Industri (IKI): IKI Kemenperin naik 1,84 poin ke level 53,77 pada Oktober 2026. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan indeks pesanan baru (new orders) yang mencapai 56,08 serta peningkatan indeks produksi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga iklim usaha dan regulasi yang kondusif agar momentum penguatan sektor manufaktur ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.(Dhil/dtk)

Topik: ekonomi nasionalmanufaktur ri

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Lanjutkan Tren Kenaikan ke Rp 2.565.000 per Gram, Buyback Menyusul Naik
Bisnis

Harga Emas Antam Lanjutkan Tren Kenaikan ke Rp 2.565.000 per Gram, Buyback Menyusul Naik

oleh Editor : Affandy
6 November 2026
Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan
Ekonomi

Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan

oleh Editor : Akula
5 November 2026
Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan
Bisnis

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp 2.557.000 per Gram, Buyback Disesuaikan

oleh Editor : Affandy
5 November 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi

oleh Editor : Affandy
5 November 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Mengenal Rhabdomyolysis: Kondisi Medis Serius Pemicu Meninggalnya Pelari Maraton 24 Tahun

Mengenal Rhabdomyolysis: Kondisi Medis Serius Pemicu Meninggalnya Pelari Maraton 24 Tahun

6 November 2026
Harga Emas Antam Lanjutkan Tren Kenaikan ke Rp 2.565.000 per Gram, Buyback Menyusul Naik

Harga Emas Antam Lanjutkan Tren Kenaikan ke Rp 2.565.000 per Gram, Buyback Menyusul Naik

6 November 2026
Pemerintah Berencana Buka Seleksi CPNS November 2026: Gantikan Pegawai Pensiun dan Dukung Program Prioritas

Pemerintah Berencana Buka Seleksi CPNS November 2026: Gantikan Pegawai Pensiun dan Dukung Program Prioritas

6 November 2026
Dua Naskah Kuno Indonesia Masuk Register Ingatan Dunia UNESCO Asia Pasifik

Dua Naskah Kuno Indonesia Masuk Register Ingatan Dunia UNESCO Asia Pasifik

6 November 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5251 shares
    Share 2100 Tweet 1313
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Gandeng 3 Kementerian, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Jaringan B2B Global

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Saham RANS Entertainmen Anjlok ke Rp 96 per Saham, Melorot Jauh dari Harga IPO

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya