Selasa, 27 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

BPK Temukan Kelebihan Bayar Gaji Pegawai DKI Rp 4,17 M

Editor : Hana oleh Editor : Hana
2 Juni 2022
in Megapolitan
A A
0
BPK Temukan Kelebihan Bayar Gaji Pegawai DKI Rp 4,17 M

KEUANGAN DAERAH: Aktivitas para pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat.   (WAHYU/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Pemprov DKI kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2021. Meski demikian, BPK menyebutkan menemukan beberapa permasalahan yang harus mendapat perhatian Pemprov DKI. Dengan begitu, permasalahan tersebut tidak terulang kembali.

Kepala Perwakilan BPK DKI Jakarta Dede Sukarjo menuturkan, permasalah pertama, BPK menekankan pentingnya peningkatan monitoring dan pengendalian atas pengelolaan rekening kas pada organisasi perangkat daerah dan Bank DKI. ”Sehingga, tidak terjadi permasalahan adanya penggunaan rekening kas dan rekening penampungan atau escrow yang tidak memiliki dasar hukum dan tanpa melalui persetujuan Badan Pengelola Keuangan Daerah  (BPKD) sebagai BUD (Bendahara Umum Daerah),” ujarnya.

Sehubungan dengan permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan agar sisa dana yang ada pada rekening escrow segera dipindahbukukan ke rekening kas daerah sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Selain itu, masalah kedua yang ditemukan ada pada sisi pendapatan.  Dede menyebutkan bahwa BPK menemukan kelemahan proses pendataan, penetapan, dan pemungutan pajak daerah yang mengakibatkan kekurangan pendapatan pajak daerah. Di antaranya, terdapat 303 Wajib Pajak BPHTB yang telah selesai melakukan balik nama sertifikat kepemilikan tanah atau bangunan namun BPHTB-nya kurang ditetapkan sebesar Rp 141, 63 miliar. ”Hal tersebut terjadi karena pengesahan atau validasi bukti pembayaran BPHTB dilakukan sebelum proses verifikasi dan validasi perhitungan ketetapan BPHTB,” katanya.

Artikel Terkait

Kepsek SMPN di Tangsel Klaim Sudah Telusuri Dugaan Perundungan 14 Siswi Sebelum Viral

Diduga Kaget dan Panik, Pengemudi Mobil Listrik BYD Penabrak Ojol dan Empat Kendaraan di Blok M Ditetapkan Jadi Tersangka

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk Trailer di Depan GT Koja Barat, Kabin Ringsek dan Satu Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

Sementara untuk sisi belanja, BPK juga menemukan beberapa permasalahan. ”Untuk sisi belanja, ditemukan kelebihan pembayaran gaji, tunjangan kinerja daerah, dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar Rp 4,17 miliar. Lalu kekurangan pemungutan dan penyetoran BPJS Kesehatan dan ketenagakerjaan sebesar 13,53 miliar, serta kelebihan pembayaran belanja barang dan jasa sebesar Rp 3,13 miliar dan kelebihan pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak sebesar Rp 3,52 miliar,’ jelasnya.

Lebih lanjut, dalam pengelolaan aset, dia juga menyebutkan BPK menemukan permasalahan kekurangan pemenuhan kewajiban Koefisien Lantai Bangunan (KLB) sebesar Rp 2,17 miliar, pencatatan aset ganda atau aset tetap belum ditetapkan statusnya serta adanya 3.110 bidang tanah yang belum bersertifikat serta pemanfaatan aset tetap oleh pihak ketiga tidak didukung dengan perjanjian kerjasama. Selain itu, dia juga menyampaikan beberapa permasalahan lain sebagai bahan perbaikan DKI di masa yang akan datang.

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, WTP yang diraih DKI dalam lima tahun berturut-turut merupakan kerja bersama. Dia juga menyampaikan akan menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh BPK. ”Dengan pendampingan yang dikerjakan bersama, BPK amat memacu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” katanya. 

Dia menyebutkan ada lima poin perbaikan dalam rangka peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan DKI. Di antaranya, Pembenahan sistem perencanaan dan penganggaran daerah melalui implementasi Sistem Informasi Smart Planning and Budgeting; Pengembangan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai tindak lanjut implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;Pembenahan penatausahaan aset daerah, dengan melakukan penyempurnaan pengembangan Sistem Informasi Aset Daerah dan percepatan penyelesaian permasalahan aset melalui Majelis Penetapan Status Barang Milik Daerah; Peningkatan dan Penguatan Sistem Pengendalian Internal Pelaksanaan APBD melalui pengawasan melekat Kepala SKPD dan pengawasan oleh Inspektorat; serta Melakukan percepatan tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.

”Pemprov DKI Jakarta menyadari sepenuhnya bahwa perbaikan pengelolaan keuangan senantiasa memerlukan penyempurnaan dari waktu ke waktu. Karena itu, bimbingan, saran, dan masukan dari BPK RI, khususnya BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta terus diharapkan, agar WTP ini akan menjadi budaya, sehingga berdampak pada akuntabilitas pengelolaan keuangan yang juga terus ditingkatkan,” katanya. (wyu/mmr)

 

Topik: aniesASNbpkJAKARTAPemprov DKIPNS

TerkaitBerita

Kepsek SMPN di Tangsel Klaim Sudah Telusuri Dugaan Perundungan 14 Siswi Sebelum Viral
Megapolitan

Kepsek SMPN di Tangsel Klaim Sudah Telusuri Dugaan Perundungan 14 Siswi Sebelum Viral

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
Diduga Kaget dan Panik, Pengemudi Mobil Listrik BYD Penabrak Ojol dan Empat Kendaraan di Blok M Ditetapkan Jadi Tersangka
Megapolitan

Diduga Kaget dan Panik, Pengemudi Mobil Listrik BYD Penabrak Ojol dan Empat Kendaraan di Blok M Ditetapkan Jadi Tersangka

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026
Kecelakaan Beruntun Tiga Truk Trailer di Depan GT Koja Barat, Kabin Ringsek dan Satu Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit
Megapolitan

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk Trailer di Depan GT Koja Barat, Kabin Ringsek dan Satu Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Proyek Pesawat Kargo Fiktif Rp 4,9 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Ditetapkan Jadi Tersangka
Megapolitan

Proyek Pesawat Kargo Fiktif Rp 4,9 Miliar, Eks Dirut Angkasa Pura Kargo Ditetapkan Jadi Tersangka

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERFORMA TURUN: Pelatih Manchester United Michael Carrick bertepuk tangan setelah timnya menang dalam pertandingan Liga Champions kontra Sabah FK pada Jumat (11/9/2026). (Foto: (c) AP Photo/Dave Thompson)

Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

27 Oktober 2026
Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

26 Oktober 2026
Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

26 Oktober 2026
Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

26 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5087 shares
    Share 2035 Tweet 1272
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya