Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Otomotif

BYD Percepat Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Pabrik Subang Masuki Tahap Akhir Pembangunan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
30 Juli 2026
in Otomotif
A A
0
BYD Percepat Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Pabrik Subang Masuki Tahap Akhir Pembangunan

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – PT BYD Motor Indonesia semakin mempertegas komitmennya untuk mengembangkan industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan asal Tiongkok tersebut telah memulai impor komponen sebagai bagian dari persiapan operasional pabrik mobil listrik yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Langkah ini menjadi penanda bahwa fasilitas manufaktur BYD telah memasuki fase akhir pembangunan. Selain mendatangkan komponen produksi, perusahaan juga mulai menjalankan uji coba proses manufaktur guna memastikan seluruh sistem berjalan sesuai standar sebelum produksi massal dimulai.

Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp11,2 triliun itu dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu unit kendaraan listrik per tahun. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

Presiden PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengungkapkan bahwa perusahaan telah memperoleh sertifikasi penting dari pemerintah sejak akhir 2025. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu persyaratan utama agar kendaraan yang diproduksi di Indonesia memenuhi standar kualitas global yang diterapkan BYD.

Artikel Terkait

AION UT Raih Rating 5-Bintang Euro NCAP 2026, Buktikan Standar Keselamatan Global

Scomadi Bawa 4 Skuter Premium ke GIIAS Bandung 2026, Ada Edisi Khusus Racing

Geely Jadi Official Partner Jakarta Vertical Run 2026, Bawa Mobil Listrik untuk Dukung Atlet Dunia

Menurutnya, setelah sertifikasi diperoleh, perusahaan langsung memasuki tahap pengujian dan penyelarasan proses produksi pada kuartal pertama 2026. Tahapan ini mencakup berbagai pengujian teknis untuk memastikan seluruh lini produksi mampu menghasilkan kendaraan dengan kualitas yang konsisten.

Selain menyiapkan fasilitas produksi, BYD juga melakukan perekrutan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Sekitar 3.000 pekerja diproyeksikan akan mengisi berbagai divisi produksi, mulai dari proses stamping, painting, hingga perakitan kendaraan.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa proses persiapan manufaktur membutuhkan waktu karena setiap tahapan harus melalui pengujian secara menyeluruh. Menurutnya, kualitas kendaraan menjadi prioritas utama sebelum produk dipasarkan kepada konsumen.

Ia menegaskan bahwa seluruh kendaraan yang diproduksi di pabrik Subang harus memenuhi standar kualitas BYD secara penuh, sehingga proses validasi dan penyempurnaan produksi tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

Meski sebelumnya perusahaan menargetkan produksi dimulai pada kuartal pertama 2026, hingga kini jadwal resmi dimulainya produksi massal masih belum diumumkan. Namun demikian, manajemen memastikan proses persiapan terus berjalan sesuai rencana.

Eagle Zhao menyampaikan bahwa BYD ingin secepat mungkin menghadirkan kendaraan listrik berlabel “Made in Indonesia”. Ia meminta masyarakat untuk bersabar sembari menunggu pengumuman resmi mengenai dimulainya produksi massal di pabrik Subang.

Dengan beroperasinya pabrik tersebut nantinya, BYD tidak hanya memperluas investasi di Indonesia, tetapi juga berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperkuat rantai pasok industri otomotif nasional, serta mendukung percepatan transisi menuju ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.(dhil/suaraflores)

Topik: BYDMobil Listrik

TerkaitBerita

AION UT Raih Rating 5-Bintang Euro NCAP 2026, Buktikan Standar Keselamatan Global
Otomotif

AION UT Raih Rating 5-Bintang Euro NCAP 2026, Buktikan Standar Keselamatan Global

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Scomadi Bawa 4 Skuter Premium ke GIIAS Bandung 2026, Ada Edisi Khusus Racing
Otomotif

Scomadi Bawa 4 Skuter Premium ke GIIAS Bandung 2026, Ada Edisi Khusus Racing

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Geely Jadi Official Partner Jakarta Vertical Run 2026, Bawa Mobil Listrik untuk Dukung Atlet Dunia
Otomotif

Geely Jadi Official Partner Jakarta Vertical Run 2026, Bawa Mobil Listrik untuk Dukung Atlet Dunia

oleh Editor : Affandy
8 September 2026
IMOS 2026 Kembali Hadir dan Menjadi Surganya Anak Motor
Otomotif

IMOS 2026 Kembali Hadir dan Menjadi Surganya Anak Motor

oleh Editor : Anggoro
8 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

10 September 2026
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Selat Hormuz

10 September 2026
Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

10 September 2026
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Dibuka, Mahasiswa D4/S1 Bisa Dapat Bantuan hingga Rp7 Juta per Semester

Beasiswa Cendekia Baznas 2026 Dibuka, Mahasiswa D4/S1 Bisa Dapat Bantuan hingga Rp7 Juta per Semester

10 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4460 shares
    Share 1784 Tweet 1115
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya