koranindopos.com – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional yang dikelola Perum Bulog saat ini mencapai lebih dari 3 juta ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia dan melampaui rekor cadangan beras pada era swasembada pangan di masa pemerintahan Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Presiden Prabowo menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut karena sebelumnya cadangan beras tertinggi yang pernah dimiliki Indonesia hanya mencapai sekitar 2 juta ton.
“Saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia, pernah di pemerintahan Presiden Soeharto,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya, Selasa (6/1/2026).
Menurut Prabowo, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor pangan. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan suatu bangsa.
“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka kalau tidak bisa menjamin makanan untuk rakyatnya,” tegasnya.
Presiden Prabowo juga menargetkan Kabinet Merah Putih, khususnya jajaran menteri di bidang pangan, untuk mewujudkan swasembada pangan dalam waktu empat tahun. Bahkan, ia optimistis target tersebut bisa tercapai lebih cepat, yakni pada tahun pertama kepemimpinannya.
Dalam konteks global, Prabowo menyoroti situasi geopolitik dunia yang tidak stabil. Ia mengingatkan bahwa sejumlah negara yang selama ini menjadi sumber impor beras Indonesia, seperti Thailand, Kamboja, dan Vietnam, tengah menghadapi konflik.
“Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana, sumber impor beras kita tadinya adalah Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Sekarang Thailand sama Kamboja perang,” ungkapnya.
Selain beras, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk mendorong swasembada pangan secara menyeluruh, mencakup komoditas karbohidrat lain seperti jagung dan singkong, serta sumber protein guna memperkuat ketahanan pangan nasional. (hai)










