Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Otomotif

Desain Dihujat Dunia, Ferrari Luce Tampil Lebih Garang Berkat Sentuhan Venuum

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Juni 2026
in Otomotif
A A
0
Desain Dihujat Dunia, Ferrari Luce Tampil Lebih Garang Berkat Sentuhan Venuum

Foto: ferrari luce

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Peluncuran Ferrari Luce, mobil listrik pertama dari pabrikan asal Maranello, Italia, menjadi salah satu peristiwa paling kontroversial di industri otomotif tahun 2026. Alih-alih menuai pujian, desain mobil listrik seharga sekitar 640.000 dolar AS tersebut justru mendapat kritik tajam dari para penggemar Ferrari dan pecinta otomotif di seluruh dunia.

Banyak pihak menilai desain Ferrari Luce terlalu jauh meninggalkan karakter khas Ferrari yang selama ini identik dengan siluet agresif dan garis-garis tajam. Sebagian bahkan membandingkan tampilannya dengan mobil listrik massal dan menyebutnya kurang mencerminkan identitas mobil sport asal Italia tersebut.

Di tengah kontroversi tersebut, rumah modifikasi Venuum yang berbasis di Dubai menghadirkan interpretasi baru yang membuat Ferrari Luce tampil lebih agresif dan sporty. Meski masih berupa render digital, rancangan tersebut langsung menarik perhatian para penggemar otomotif.

Venuum melakukan sejumlah perubahan pada bagian eksterior. Di bagian depan, mobil dibekali splitter besar berbahan serat karbon, fender yang dibuat lebih lebar, serta side skirt yang semakin mempertegas kesan performa tinggi. Sentuhan karbon juga hadir pada bagian saluran udara samping yang menambah aura sporty khas mobil balap.

Artikel Terkait

5 Kawasaki Ninja Paling Ikonik Sepanjang Sejarah, dari ZX-7R hingga Ninja H2

Suzuki New XL7 Hybrid Jadi Pilihan SUV Keluarga Hemat, Biaya Servis hingga Pajak Ramah di Kantong

Honda Resmi Buka Pemesanan Super-ONE di Indonesia, Harga Mulai Rp438 Juta

Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian belakang. Venuum memasang spoiler berukuran besar dan diffuser agresif yang membuat proporsi Ferrari Luce terlihat lebih rendah dan lebih dinamis. Keseluruhan paket tersebut dirancang untuk memberikan identitas yang lebih dekat dengan karakter Ferrari yang selama ini dikenal oleh para penggemarnya.

Dalam pernyataannya, Venuum menyebut desain tersebut sebagai visi yang lebih berani dan radikal. Rumah modifikasi itu juga membuka peluang agar paket modifikasi tersebut dapat diproduksi apabila mendapat respons positif dari pasar.

Meski menuai banyak kritik, Ferrari Luce tetap mendapatkan minat dari konsumen. CEO Ferrari Benedetto Vigna mengungkapkan bahwa perusahaan telah menerima sejumlah pesanan dari pelanggan lama maupun pembeli baru, meskipun desain dan harga mobil tersebut masih menjadi bahan perdebatan di kalangan pecinta otomotif.

Perdebatan mengenai Ferrari Luce juga memunculkan berbagai interpretasi dari desainer independen dan komunitas otomotif. Sebagian menilai mobil tersebut tidak buruk, namun dianggap “kurang Ferrari”, sementara yang lain berpendapat bahwa desain futuristis tersebut merupakan langkah berani menuju era elektrifikasi.

Dengan sentuhan Venuum, Ferrari Luce menunjukkan bahwa desain yang kontroversial sekalipun masih dapat berevolusi menjadi lebih agresif dan emosional. Meski belum dipastikan akan masuk tahap produksi, konsep modifikasi ini setidaknya memberikan gambaran bagaimana mobil listrik pertama Ferrari dapat tampil lebih garang dan lebih dekat dengan ekspektasi para penggemar setia Kuda Jingkrak.(dhil)

Topik: ferrari luce

TerkaitBerita

5 Kawasaki Ninja Paling Ikonik Sepanjang Sejarah, dari ZX-7R hingga Ninja H2
Otomotif

5 Kawasaki Ninja Paling Ikonik Sepanjang Sejarah, dari ZX-7R hingga Ninja H2

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026
Suzuki New XL7 Hybrid Jadi Pilihan SUV Keluarga Hemat, Biaya Servis hingga Pajak Ramah di Kantong
Otomotif

Suzuki New XL7 Hybrid Jadi Pilihan SUV Keluarga Hemat, Biaya Servis hingga Pajak Ramah di Kantong

oleh Editor : Affandy
7 Agustus 2026
Honda Resmi Buka Pemesanan Super-ONE di Indonesia, Harga Mulai Rp438 Juta
Otomotif

Honda Resmi Buka Pemesanan Super-ONE di Indonesia, Harga Mulai Rp438 Juta

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026
Honda ICON e:, EM1 e:, atau CUV e:? Ini Perbedaan Harga dan Spesifikasi Motor Listrik Honda di Indonesia
Otomotif

Honda ICON e:, EM1 e:, atau CUV e:? Ini Perbedaan Harga dan Spesifikasi Motor Listrik Honda di Indonesia

oleh Editor : Affandy
5 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

9 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4258 shares
    Share 1703 Tweet 1065
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya