Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

DPR Soroti Dampak Karhutla di Kalimantan, Flora dan Satwa Endemik RI Terancam

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 September 2026
in Nasional
A A
0
DPR Soroti Dampak Karhutla di Kalimantan, Flora dan Satwa Endemik RI Terancam

Foto: dok. bpbd berau

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi, khususnya di Pulau Kalimantan. Menurutnya, bencana ekologis tersebut tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, tetapi juga mengancam keberlangsungan flora dan fauna endemik Indonesia.

“Karhutla tidak hanya menimbulkan kabut asap dan mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga mengancam keberlangsungan berbagai flora dan satwa endemik yang menjadi kekayaan alam Indonesia,” kata Rajiv dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Rajiv menegaskan Kalimantan merupakan salah satu wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati penting di dunia. Pulau tersebut menjadi habitat bagi berbagai spesies langka dan endemik Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah burung rangkong, bekantan, orangutan, pohon ulin, hingga berbagai spesies anggrek yang keberadaannya dapat semakin terancam apabila kebakaran hutan terus terjadi.

Artikel Terkait

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

Rajiv mengatakan dampak karhutla terhadap satwa tidak hanya berupa kematian secara langsung akibat kobaran api. Satwa yang berhasil menyelamatkan diri juga menghadapi ancaman lain setelah kehilangan habitat dan sumber makanan.

“Bayangkan, Pulau Kalimantan memiliki banyak flora dan fauna langka, ketika hutan terbakar, maka yang hilang bukan hanya pepohonan, melainkan juga sumber makanan, air dan akhirnya habitat hilang sehingga satwa endemik dan kekayaan genetik kita berpotensi musnah,” ujarnya.

Menurut dia, kerusakan hutan membuat satwa yang selamat terpaksa berpindah ke wilayah lain untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

Kondisi tersebut dapat mendorong satwa masuk ke kawasan perkebunan, hutan sekunder, bahkan permukiman penduduk. Pergerakan satwa ke wilayah manusia kemudian berpotensi meningkatkan risiko konflik antara satwa liar dan masyarakat.

“Kita harus mengantisipasi dan melakukan mitigasi keberadaan satwa yang selamat dan keluar menuju kawasan perkebunan, hutan sekunder, atau permukiman, karena risiko konflik antara satwa dan manusia semakin meningkat,” kata politikus Partai NasDem tersebut.

Rajiv menilai upaya pemulihan kawasan yang terdampak karhutla tidak cukup hanya dilakukan dengan menanam kembali pohon.

Menurutnya, hutan memiliki fungsi ekologis yang kompleks dan membutuhkan waktu panjang untuk kembali menjalankan fungsi tersebut. Karena itu, penanganan karhutla perlu diarahkan pada upaya pencegahan dan mitigasi yang lebih permanen.

Ia meminta pemerintah mengubah pendekatan penanganan karhutla agar tidak hanya bersifat reaktif setelah kebakaran terjadi.

Pencegahan, kata Rajiv, harus dilakukan berdasarkan pemetaan risiko dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pemegang konsesi, masyarakat hingga masyarakat adat.

Rajiv mendorong pemerintah membangun sistem komando terpadu yang mampu menghubungkan seluruh pihak dalam penanganan karhutla.

“Pemerintah perlu membangun sistem komando terpadu yang menghubungkan seluruh stakeholders. Setiap titik panas harus segera diverifikasi di lapangan, ditelusuri sumbernya, dan ditangani sebelum berubah menjadi kebakaran besar,” tuturnya.

Menurut Rajiv, keberadaan titik panas (hotspot) harus menjadi bagian penting dalam sistem peringatan dini. Deteksi yang dilakukan lebih cepat dapat memungkinkan penanganan sebelum api meluas dan menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Pendekatan tersebut juga dinilai dapat membantu mengurangi dampak terhadap masyarakat, lingkungan, serta habitat satwa liar.

Selain memperkuat pencegahan kebakaran, Rajiv meminta aspek perlindungan satwa dimasukkan ke dalam setiap rencana penanganan karhutla.

Menurutnya, kawasan habitat penting yang berada di luar kawasan konservasi juga membutuhkan perlindungan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan koridor ekologis, penetapan areal preservasi, serta kerja sama dengan pemegang konsesi dan masyarakat sekitar.

Langkah tersebut diperlukan agar satwa yang terdampak kebakaran memiliki ruang untuk bertahan dan berpindah tanpa harus masuk ke wilayah permukiman.

Dengan pendekatan yang lebih terpadu, penanganan karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman api dan pengendalian kabut asap, tetapi juga menjaga ekosistem serta keanekaragaman hayati Indonesia.

Bagi Kalimantan, perlindungan terhadap hutan berarti menjaga habitat berbagai satwa dan flora langka yang menjadi bagian penting dari kekayaan alam Indonesia. Karena itu, pencegahan karhutla dinilai menjadi langkah yang jauh lebih penting dibandingkan hanya melakukan pemulihan setelah kerusakan terjadi.

Topik: DPRflora dan satwaKARHUTLA

TerkaitBerita

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap
Nasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com
Nasional

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027
Nasional

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5028 shares
    Share 2011 Tweet 1257
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya