Kamis, 3 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

DPR Soroti Dampak Karhutla di Kalimantan, Flora dan Satwa Endemik RI Terancam

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
3 September 2026
in Nasional
A A
0
DPR Soroti Dampak Karhutla di Kalimantan, Flora dan Satwa Endemik RI Terancam

Foto: dok. bpbd berau

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi, khususnya di Pulau Kalimantan. Menurutnya, bencana ekologis tersebut tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, tetapi juga mengancam keberlangsungan flora dan fauna endemik Indonesia.

“Karhutla tidak hanya menimbulkan kabut asap dan mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga mengancam keberlangsungan berbagai flora dan satwa endemik yang menjadi kekayaan alam Indonesia,” kata Rajiv dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Rajiv menegaskan Kalimantan merupakan salah satu wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati penting di dunia. Pulau tersebut menjadi habitat bagi berbagai spesies langka dan endemik Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah burung rangkong, bekantan, orangutan, pohon ulin, hingga berbagai spesies anggrek yang keberadaannya dapat semakin terancam apabila kebakaran hutan terus terjadi.

Artikel Terkait

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Kemenag Soroti Keamanan dan Kualitas Pangan

Tercatat 334 Penerima Manfaat MBG di Sumbar Keracunan

Rajiv mengatakan dampak karhutla terhadap satwa tidak hanya berupa kematian secara langsung akibat kobaran api. Satwa yang berhasil menyelamatkan diri juga menghadapi ancaman lain setelah kehilangan habitat dan sumber makanan.

“Bayangkan, Pulau Kalimantan memiliki banyak flora dan fauna langka, ketika hutan terbakar, maka yang hilang bukan hanya pepohonan, melainkan juga sumber makanan, air dan akhirnya habitat hilang sehingga satwa endemik dan kekayaan genetik kita berpotensi musnah,” ujarnya.

Menurut dia, kerusakan hutan membuat satwa yang selamat terpaksa berpindah ke wilayah lain untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

Kondisi tersebut dapat mendorong satwa masuk ke kawasan perkebunan, hutan sekunder, bahkan permukiman penduduk. Pergerakan satwa ke wilayah manusia kemudian berpotensi meningkatkan risiko konflik antara satwa liar dan masyarakat.

“Kita harus mengantisipasi dan melakukan mitigasi keberadaan satwa yang selamat dan keluar menuju kawasan perkebunan, hutan sekunder, atau permukiman, karena risiko konflik antara satwa dan manusia semakin meningkat,” kata politikus Partai NasDem tersebut.

Rajiv menilai upaya pemulihan kawasan yang terdampak karhutla tidak cukup hanya dilakukan dengan menanam kembali pohon.

Menurutnya, hutan memiliki fungsi ekologis yang kompleks dan membutuhkan waktu panjang untuk kembali menjalankan fungsi tersebut. Karena itu, penanganan karhutla perlu diarahkan pada upaya pencegahan dan mitigasi yang lebih permanen.

Ia meminta pemerintah mengubah pendekatan penanganan karhutla agar tidak hanya bersifat reaktif setelah kebakaran terjadi.

Pencegahan, kata Rajiv, harus dilakukan berdasarkan pemetaan risiko dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pemegang konsesi, masyarakat hingga masyarakat adat.

Rajiv mendorong pemerintah membangun sistem komando terpadu yang mampu menghubungkan seluruh pihak dalam penanganan karhutla.

“Pemerintah perlu membangun sistem komando terpadu yang menghubungkan seluruh stakeholders. Setiap titik panas harus segera diverifikasi di lapangan, ditelusuri sumbernya, dan ditangani sebelum berubah menjadi kebakaran besar,” tuturnya.

Menurut Rajiv, keberadaan titik panas (hotspot) harus menjadi bagian penting dalam sistem peringatan dini. Deteksi yang dilakukan lebih cepat dapat memungkinkan penanganan sebelum api meluas dan menyebabkan kerusakan yang lebih besar.

Pendekatan tersebut juga dinilai dapat membantu mengurangi dampak terhadap masyarakat, lingkungan, serta habitat satwa liar.

Selain memperkuat pencegahan kebakaran, Rajiv meminta aspek perlindungan satwa dimasukkan ke dalam setiap rencana penanganan karhutla.

Menurutnya, kawasan habitat penting yang berada di luar kawasan konservasi juga membutuhkan perlindungan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pembangunan koridor ekologis, penetapan areal preservasi, serta kerja sama dengan pemegang konsesi dan masyarakat sekitar.

Langkah tersebut diperlukan agar satwa yang terdampak kebakaran memiliki ruang untuk bertahan dan berpindah tanpa harus masuk ke wilayah permukiman.

Dengan pendekatan yang lebih terpadu, penanganan karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman api dan pengendalian kabut asap, tetapi juga menjaga ekosistem serta keanekaragaman hayati Indonesia.

Bagi Kalimantan, perlindungan terhadap hutan berarti menjaga habitat berbagai satwa dan flora langka yang menjadi bagian penting dari kekayaan alam Indonesia. Karena itu, pencegahan karhutla dinilai menjadi langkah yang jauh lebih penting dibandingkan hanya melakukan pemulihan setelah kerusakan terjadi.

Topik: DPRflora dan satwaKARHUTLA

TerkaitBerita

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri
Peristiwa

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

oleh Editor : Affandy
3 September 2026
Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Kemenag Soroti Keamanan dan Kualitas Pangan
Nasional

Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Kemenag Soroti Keamanan dan Kualitas Pangan

oleh Editor : Affandy
3 September 2026
PROGRAM MBG: Sejumlah orang tua menunggu anaknya yang menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Nasional

Tercatat 334 Penerima Manfaat MBG di Sumbar Keracunan

oleh Editor : Memoarto
3 September 2026
Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027
Nasional

Perpusnas Ajukan Tambahan Anggaran Rp307 Miliar untuk Program Literasi 2027

oleh Editor : Akula
2 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PROGRAM MBG: Sejumlah orang tua menunggu anaknya yang menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Tercatat 334 Penerima Manfaat MBG di Sumbar Keracunan

3 September 2026
DUKUNGAN PENUH: Presiden Rusia Vladimir Putin menerima Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Putin menyatakan dukungan penuh terhadap Iran. (Foto Ilustrasi: via REUTERS/Dmitri Lovetsky)

Abaikan Ancaman AS, Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Jelajah Supersonik

3 September 2026
HABIS-HABISAN: Pertandingan PSG vs Manchester United. (Foto Ilustrasi: (c) Manchester United)

Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

3 September 2026
Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

3 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Berhadapan Dengan Brighton, Jadi Pekan Horor Bagi Chelsea

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4419 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • Update Harga HP Samsung Akhir Agustus 2026, Galaxy Z dan S Series Punya Selisih Harga Menarik

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya