Rabu, 16 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Dukung Kewirausahaan Sosial, ASEAN Foundation, TikTok, dan SAP  Menyelenggarakan Workshop Regional ASEAN SEDP 2.0

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
27 Oktober 2023
in Bisnis
A A
0
ASEAN Foundation

Pemenang-Workshop-Regional-untuk-Program-Pengembangan-Kewirausahaan-Sosial-ASEAN-yang-diadakan-oleh-ASEAN-Foundation-TikTok-dan-SA

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. ASEAN Foundation bersama TikTok dan SAP dengan bangga mengumumkan keberhasilan dari penyelenggaraan Workshop Regional untuk Program Pengembangan Kewirausahaan Sosial ASEAN  (ASEAN Social Enterprise Development Programme-ASEAN SEDP) 2.0 dengan tema “Memberdayakan Kewirausahaan Sosial untuk Mendorong Perubahan Bermakna di Kawasan ASEAN.” Acara tersebut berlangsung di Singapura pada 17 hingga 20 Oktober 2023, bersamaan dengan pertemuan Komite Koordinasi ASEAN untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (ASEAN Coordinating Committee On Micro, Small and Medium Enterprises- ACCMSME) yang ke-16.

ASEAN Foundation
Peserta-Workshop-Regional-untuk-Program-Pengembangan-Kewirausahaan-Sosial-ASEAN-dalam-sesi-networking.

Selama workshop berlangsung, terdapat tiga wirausaha sosial terbaik yang menerima dana hibah total sebesar US$30.000 untuk mewujudkan ide-ide bisnis sosial inovatif mereka dan memajukan tujuan pembangunan berkelanjutan di ASEAN. Pemenang dana hibah tersebut adalah Survival Skills dari Vietnam sebagai pemenang  pertama, Tulibot dari Indonesia sebagai pemenang kedua, disusul oleh Beebag dari Malaysia sebagai pemenang ketiga.

Selain itu, Workshop Regional ASEAN SEDP 2.0 juga menghadirkan rangkaian program yang dinamis, di antaranya sesi Demo Day dan Business Matchmaking, yang menghubungkan wirausaha sosial visioner dengan calon investor, termasuk venture capitalists dan angel investor. Selain itu, workshop ini juga memberikan peserta kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi dan inisiatif, serta membangun networking dengan delegasi ACCMSME dan para pembuat kebijakan ASEAN.

“Kami sangat berbahagia  dapat mengumumkan para pemenang hibah pada hari ini, dan kami berharap dapat menyaksikan pertumbuhan dan kontribusi mereka terhadap keberlanjutan di seluruh kawasan ASEAN. Workshop Regional ini menawarkan kesempatan yang sangat berharga bagi para wirausaha sosial untuk berinteraksi dengan calon investor potensial, berpartisipasi aktif dalam diskusi regional, dan membangun jejaring dengan pembuat kebijakan yang berpengaruh di ASEAN. Kami yakin bahwa semua wirausaha sosial dalam ASEAN SEDP 2.0 ini akan memanfaatkan pengetahuan yang mereka peroleh selama program untuk terus berkembang,” kata Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation .

Artikel Terkait

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

Berkat Keamanan Vault Berstandar Global, Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp10.000, Kini Jadi Rp2,592 Juta per Gram

ASEAN Foundation, bekerja sama dengan TikTok dan SAP, telah berhasil mengimplementasikan ASEAN SEDP 2.0 untuk memberdayakan wirausaha sosial di seluruh kawasan ASEAN. Program ini berfokus pada peningkatan produktivitas, teknologi, dan inovasi, peningkatan akses terhadap keuangan, peningkatan akses pasar dan internasionalisasi, serta pengembangan kewirausahaan dan pengembangan sumber daya manusia.

Setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan 145 pendaftar, terpilih 20 wirausaha sosial terkemuka dari sepuluh negara anggota ASEAN untuk berpartisipasi dalam program ini. Mereka adalah Big BWN Project (Brunei Darussalam); ADSA Cambodia (Kamboja); Komerce, PetaNetra, PT. Disabilitas Kerja Indonesia, dan Tulibot (Indonesia); Cofarm – Farm for Local (Laos); Beebag, Native Discovery, PichaEats (Malaysia); CC Educare Myanmar, Taungthutada, TTTD – Farmer’s Bridge (Myanmar); Recyglo Singapura (Singapura); Lukthamdai, Moreloop, dan PakDone (Thailand); Hinablon sa Cebu dan Mayani (Filipina); dan Survival Skills Vietnam dan Tohe Social Enterprise (Vietnam).

Wirausaha sosial terpilih telah mendapatkan manfaat dari 15 sesi pelatihan dan pendampingan virtual yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka. Pada salah satu sesi yang diadakan pada September 2023, berfokus pada Tiktok Trust and Safety TikTok, memberikan informasi  tentang upaya keamanan TikTok, community guidelines, dan langkah-langkah perlindungan pengguna. Hasnita Taslim, Pendiri PT Disabilitas Kerja, mengatakan, “Saya senang dapat belajar tentang TikTok Trust and Safety, melalui sesi pembelajaran ini saya memperoleh informasi bahwa TikTok memiliki strategi dan langkah-langkah untuk memastikan keamanan pengguna di platform ini. Sebagai pengguna TikTok, saya sangat yakin bahwa kami terlindungi dengan baik.” Adapun workshop lain yang diadakan oleh TikTok berfokus pada strategi pembuatan konten, di mana wirausaha sosial dibekali keterampilan dan teknik untuk menghubungkan, mengembangkan, dan menggerakkan audiens mereka dengan cara yang autentik.

“Kami bangga dapat bermitra dengan ASEAN Foundation untuk memberdayakan wirausaha sosial di seluruh Asia Tenggara guna memajukan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mendorong perubahan yang berarti dalam komunitas mereka. Kami percaya bahwa kemitraan kolektif, yang melibatkan pemerintah, organisasi nirlaba, dan mitra sektor swasta, dapat memungkinkan generasi wirausaha berikutnya untuk tumbuh dan berkembang,” kata Jerry Lewis Ong, Social Impact APAC, TikTok.

Seiring dengan berlanjutnya kolaborasi strategis antara ASEAN Foundation dan SAP, program ini bertujuan untuk memberdayakan wirausaha sosial yang dipimpin oleh kaum  muda di kawasan ASEAN. Hal ini dapat dicapai dengan pembekalan keterampilan untuk membangun angkatan kerja yang siap menghadapi masa depan dan mendorong mereka untuk menemukan solusi inovatif yang bermanfaat untuk ekonomi inklusif di seluruh kawasan. SAP juga mengadakan pelatihan bagi para wirausaha sosial terpilih dengan tema “Kolaborasi Kuat: Meningkatkan Dampak melalui Kemitraan” dan “SAP 4HANA untuk Usaha Kecil dan Menengah” dalam seminggu terakhir.

Lu Hongwei, Regional CSR Director, East Asia, Pacific & Greater China, SAP, mengatakan, “Kami berkomitmen untuk membina wirausaha sosial yang siap mendorong perubahan di tingkat regional dan global. Dengan pengetahuan yang diperoleh dari program kami dan dukungan berkelanjutan berupa mentorship , dan akses ke jaringan pemasok pada perusahaan kami, kami sangat yakin akan dampak besar yang akan mereka capai.”

Program ini menampilkan empat wirausaha sosial terkemuka di Indonesia yang menunjukkan semangat inovasi dan inklusivitas sekaligus memberikan dampak signifikan di dalam maupun luar komunitas mereka:

  1. Komerce: Platforminovatif ini memanfaatkan keterampilan e-commerce generasi muda pedesaan, memungkinkan mereka untuk bermitra dengan Usaha Kecil dan Menengah serta memperoleh penghasilan tanpa meninggalkan kampung halaman.
  2. PetaNetra: Mobile applicationyang berperan sebagai pendamping bagi penyandang tunanetra untuk bernavigasi secara mandiri di ruang publik dalam ruangan dengan menggunakan Augmented Reality.
  3. Disabilitas Kerja Indonesia: Organisasi ini menawarkan solusi ketenagakerjaan dan layanan rekrutmen tenaga kerja yang berfokus pada disabilitas, melayani dunia usaha dan lembaga pemerintah.
  4. Tulibot: Perusahaan kacamata pintar (smart glasses) yang didedikasikan untuk individu penyandang disabilitas pendengaran. Solusi speech-to-text dan kacamata pintar inovatif mereka menyediakan alat penting untuk komunikasi dan aksesibilitas.

Workshop Regional dihadiri oleh Pejabat Nominasi ACCMSME, Tham Jierong, Assistant CEO and Head, Venture Building, raiSE, Singapura; Joanne Tan, Asisten Chief Executive Officer, Capability Programs & Planning Group, Enterprise Singapore; M. Reza Guntara, Perencana Ahli, Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia. (ris)

Topik: ASEAN FoundationSAPTik Tok

TerkaitBerita

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan
Ekonomi

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

oleh Editor : Akula
16 September 2026
Berkat Keamanan Vault Berstandar Global, Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
Bisnis

Berkat Keamanan Vault Berstandar Global, Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

oleh Editor : Anggoro
15 September 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi Rp10.000, Kini Jadi Rp2,592 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp10.000, Kini Jadi Rp2,592 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 September 2026
Lencir
Bisnis

LENCIR Raih Brand Choice Award 2026, Perkuat Inovasi di Industri Wellness Indonesia

oleh Editor : Hana
14 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

Dukung Industri Kreatif dan UMKM Lokal, Sraya Nusa Buka Ruang Kolaborasi Perempuan

16 September 2026
Kejutan Manis Pulang Kerja, Yakup Hasibuan Semringah Jessica Mila Hamil Anak Kedua

Kejutan Manis Pulang Kerja, Yakup Hasibuan Semringah Jessica Mila Hamil Anak Kedua

16 September 2026
GHOSTHING Satukan Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem dalam Komedi Horor

GHOSTHING Satukan Baskara Mahendra dan Yasamin Jasem dalam Komedi Horor

16 September 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi HGB ATR/BPN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi HGB ATR/BPN

16 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4559 shares
    Share 1824 Tweet 1140
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Gudang Pabrik Stretchline di Tangerang Terbakar, Api Belum Padam Setelah 3 Jam

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya