Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Dunia Pendidikan RI Hadapi Tantangan Berat, MPR Desak Kolaborasi Semesta Lewat Gerakan PSPB

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
8 Juli 2026
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Sekolah Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS – JAKARTA , Sektor pendidikan nasional saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan krusial, mulai dari isu infrastruktur hingga capaian akademik siswa yang belum memuaskan. Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, melainkan butuh gotong royong dari seluruh elemen bangsa.

Pernyataan ini menyusul langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang resmi meluncurkan Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) pada Senin (6/7). Gerakan ini diinisiasi untuk menghidupkan kembali semangat kolaborasi dalam memajukan kualitas dan karakter anak bangsa.

“Peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif semua elemen bangsa,” ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7).

Peluncuran gerakan PSPB ini dilatarbelakangi oleh sejumlah data krusial yang menunjukkan adanya urgensi perbaikan sistemik pada sektor pendidikan Indonesia:

Artikel Terkait

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

  • Anak Putus Sekolah: Masih ada sekitar 2,92 juta anak Indonesia yang tidak mengecap bangku sekolah.

  • Krisis Infrastruktur: Lebih dari 200 ribu gedung sekolah saat ini berada dalam kondisi rusak.

  • Rapor Merah Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026: Diikuti oleh lebih dari 8,7 juta murid SD dan SMP, hasilnya menunjukkan kemampuan literasi dan numerasi yang masih perlu digenjot.

Rata-Rata Capaian TKA 2026

Jenjang Pendidikan Rata-Rata Literasi Rata-Rata Numerasi
Sekolah Dasar (SD) 60,00 43,41
Sekolah Menengah Pertama (SMP) 60,83 40,34

Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, menekankan bahwa data TKA yang rinci tersebut harus dijadikan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Sebagai Anggota Komisi X DPR RI dan Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, Rerie mendorong agar Gerakan PSPB memprioritaskan dukungan pada tiga isu krusial:

  1. Pelatihan guru secara berkala.

  2. Penyediaan konten dan infrastruktur digital yang merata.

  3. Revitalisasi bangunan sekolah yang rusak.

Gerakan PSPB diharapkan mampu menjadi wadah inklusif yang menyatukan guru, kepala sekolah, pemerintah daerah, mitra pembangunan, dunia usaha, hingga lembaga filantropi. Dengan kolaborasi yang terarah, kontribusi dari masyarakat diharapkan bisa lebih tepat sasaran, khususnya dalam mengembangkan bakat dan karakter siswa.

“Kita semua, mulai dari pemerintah pusat, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua, harus siap mengubah pola pengajaran dan pendampingan untuk membangun kompetensi dan karakter siswa yang lebih baik,” tegas Rerie.

Melalui semangat gotong royong ini, Indonesia diharapkan dapat melangkah lebih cepat dalam menghadirkan pendidikan bermutu yang merata, sekaligus mencetak generasi emas yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing global. (hai)

Topik: Lestari MoerdijatMPR

TerkaitBerita

PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

oleh Editor : Memoarto
9 Agustus 2026
IPO
Nasional

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

oleh Editor : Hairul
8 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Pendidikan

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

oleh Editor : Memoarto
8 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kertas Diduga Dokumen Berhamburan dari Lantai Atas
Peristiwa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kertas Diduga Dokumen Berhamburan dari Lantai Atas

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

9 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4257 shares
    Share 1703 Tweet 1064
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya