Koranindopos.com, SENGGIGI, LOMBOK – Pariwisata Senggigi kembali menunjukkan geliat positif melalui penyelenggaraan Festival Senggigi 2026 “The Soul of Lombok”. Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga bulan tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni, budaya, hiburan, dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir barat Lombok.
Program yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat ini diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Salah satu agenda utama festival adalah pertunjukan seni dan budaya yang digelar setiap akhir pekan di Amphitheater Pasar Seni Senggigi. Pemerintah daerah melaporkan adanya peningkatan partisipasi pengunjung dalam kegiatan tersebut, termasuk wisatawan mancanegara yang menginap di sejumlah hotel di kawasan Senggigi.
Budaya Jadi Penggerak Pariwisata
Festival Senggigi 2026 menempatkan budaya Lombok sebagai salah satu daya tarik utama dalam pengalaman wisata. Beragam pertunjukan dan kegiatan memperkenalkan tradisi serta komunitas dari berbagai wilayah di Lombok Barat kepada wisatawan.
Dengan rangkaian acara yang berlangsung selama beberapa bulan, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di Senggigi. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk memperpanjang masa tinggal sekaligus mengeksplorasi destinasi lain di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya.
Penguatan aktivitas wisata sepanjang tahun juga dinilai penting untuk memperkokoh posisi Senggigi sebagai salah satu destinasi utama di Lombok.
Pasar Seni Senggigi Disiapkan untuk Direvitalisasi
Momentum festival juga beriringan dengan rencana revitalisasi kawasan Pasar Seni Senggigi, yang selama ini menjadi salah satu ruang publik sekaligus kawasan wisata penting di pusat Senggigi.
Investasi yang direncanakan diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang publik dan menciptakan kawasan yang lebih menarik bagi wisatawan, pelaku UMKM, komunitas seni, serta masyarakat setempat.
Jika berjalan beriringan, festival dan revitalisasi Pasar Seni Senggigi dapat menjadi katalis bagi pengembangan kembali kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Kehadiran investasi baru juga memperkuat optimisme pelaku industri terhadap prospek pariwisata Senggigi dalam beberapa tahun mendatang.
Senggigi Punya Posisi Strategis
Selain menawarkan wisata pantai, Senggigi memiliki posisi strategis sebagai basis untuk menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Lombok.
Wisatawan dapat menikmati pantai, restoran, spa, serta panorama matahari terbenam di Senggigi sekaligus melakukan perjalanan menuju kawasan Gili, Lombok Utara, air terjun, desa tradisional, dan berbagai destinasi wisata lainnya.
Di kawasan utara Senggigi, Pantai Mangsit juga menawarkan suasana yang relatif lebih tenang dengan akses yang tetap dekat dengan restoran, aktivitas wisata, dan berbagai atraksi budaya.
Kombinasi tersebut membuka peluang bagi Senggigi untuk memperkuat citranya bukan hanya sebagai destinasi wisata pantai, tetapi juga sebagai lokasi strategis bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati pengalaman Lombok secara lebih luas.
Industri Pariwisata Dorong Kolaborasi
Pelaku industri pariwisata melihat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta sebagai faktor penting untuk menjaga momentum kebangkitan Senggigi.
General Manager Qunci Villas Resort, Vittorio Negri, mengatakan wisatawan kini semakin mencari pengalaman yang lebih luas dibandingkan sekadar menikmati fasilitas hotel.
“Wisatawan saat ini semakin mencari pengalaman yang lebih dari sekadar hotel yang indah. Mereka ingin mengenal budaya, kuliner, masyarakat, dan karakter destinasi yang mereka kunjungi,” ujar Vittorio Negri.
Menurutnya, program “The Soul of Lombok” dapat memberikan alasan tambahan bagi wisatawan untuk menjelajahi kawasan Senggigi sekaligus memperpanjang masa tinggal mereka.
Bagi industri pariwisata, menjaga aktivitas wisata di luar periode puncak menjadi semakin penting di tengah persaingan antardestinasi wisata di Lombok maupun berbagai daerah lainnya di Indonesia.
“Peluangnya bukan sekadar membawa Senggigi kembali seperti sebelumnya. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan kepada generasi wisatawan baru apa yang sejak dulu membuat kawasan Lombok ini begitu istimewa,” tambah Negri.
Optimisme terhadap Masa Depan Senggigi
Festival Senggigi 2026 menjadi salah satu momentum bagi pemerintah daerah dan pelaku industri untuk menghidupkan kembali aktivitas pariwisata di kawasan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata internasional pertama di Lombok tersebut.
Perpaduan agenda seni dan budaya, peningkatan kunjungan wisatawan, rencana revitalisasi Pasar Seni, serta keterlibatan pelaku usaha menjadi modal penting untuk memperkuat ekosistem pariwisata Senggigi.
Jika momentum tersebut dapat dipertahankan melalui program yang konsisten dan kolaborasi lintas sektor, Senggigi berpeluang kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Lombok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Tentang Qunci Villas Resort
Qunci Villas Resort merupakan boutique resort di tepi Pantai Mangsit, Senggigi, Lombok. Resort ini memiliki 78 kamar dan vila, tiga infinity pool di tepi pantai, Qamboja Spa, serta empat pilihan tempat makan dengan konsep berbeda.
Qunci Villas memadukan hospitality kontemporer dengan suasana santai, panorama pesisir, dan karakter budaya Lombok bagian barat. (ana)




