Kamis, 16 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Gelora Mahasiswa di Bundaran HI, Suarakan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
13 Juni 2026
in Megapolitan
A A
0
Gelora Mahasiswa di Bundaran HI, Suarakan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

Foto: antara.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Ribuan mahasiswa kembali turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), menjadi salah satu gelombang demonstrasi terbesar yang digelar mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir.

Massa aksi yang mayoritas berasal dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia (UI), memusatkan demonstrasi di salah satu titik strategis ibu kota dengan harapan tuntutan mereka dapat didengar oleh pemerintah maupun masyarakat luas.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi nasional, kesejahteraan masyarakat, hingga isu militerisme di ranah sipil.

Massa aksi memulai perjalanan dari Kampus Universitas Indonesia dengan memanfaatkan transportasi umum. Namun, perjalanan menuju pusat kota tidak berjalan mulus karena kendaraan yang mereka tumpangi sempat dihentikan di sejumlah titik, seperti kawasan Semanggi, depan Gedung DPR RI, dan Jalan Gerbang Pemuda.

Artikel Terkait

Ketua RT Ungkap Terduga Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pernah Lakukan Aksi Serupa di Lingkungannya

Pembongkaran JPO Tendean Rampung, Jalan Kapten Tendean Arah Blok M Kembali Dibuka

PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para demonstran. Mereka memilih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil merapatkan barisan menuju Bundaran HI.

Setibanya di lokasi aksi, massa mahasiswa berhadapan dengan tiga lapis barikade gabungan aparat TNI dan Polri yang berjaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

Meski sempat terjadi beberapa kali adu argumen antara mahasiswa dan aparat keamanan, situasi secara umum tetap terkendali. Para demonstran akhirnya menyampaikan aspirasi dengan duduk berhadapan di depan barikade aparat.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yalathof Imawan, menjelaskan bahwa aksi tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang dinilai belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang memadai menjadi salah satu alasan utama mahasiswa turun ke jalan.

“Lapangan kerja makin menyempit, harga sudah naik semua, dan juga pajak masih diterapkan kepada rakyat menengah ke bawah, termasuk rakyat kecil. Oleh karena itu, kita ingin menuntut pemerintah eksekutif dan juga legislatif,” ujar Yalathof sebelum keberangkatan massa aksi dari Kampus UI.

Mahasiswa juga menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan berbagai kebutuhan pokok yang dianggap semakin membebani masyarakat.

Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam menurunkan harga BBM serta menjaga stabilitas harga kebutuhan dasar agar daya beli masyarakat tidak terus tergerus.

Selain isu ekonomi, mahasiswa turut mengkritisi sejumlah program pemerintah yang dinilai menyerap anggaran besar namun belum memberikan manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Beberapa program yang menjadi sorotan antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Mahasiswa menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran negara agar lebih tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Program-program yang memboroskan anggaran, dan juga berhenti untuk mengeles atau berkilah dan tidak mengakui bahwa kondisi sekarang sudah krisis,” kata Yalathof.

Salah satu tuntutan yang turut disuarakan dalam aksi tersebut adalah penghentian praktik militerisme di ruang-ruang sipil. Mahasiswa meminta pemerintah memastikan pemisahan yang jelas antara fungsi sipil dan militer sesuai prinsip demokrasi.

Isu ini menjadi bagian dari rangkaian kritik yang mereka sampaikan terhadap arah kebijakan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk mengakui berbagai persoalan yang terjadi saat ini dan melakukan pembenahan secara menyeluruh demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aksi mahasiswa di Bundaran HI mendapat perhatian dan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Sepanjang demonstrasi berlangsung, beberapa pengendara ojek online, ibu rumah tangga, hingga pengemudi kendaraan pribadi terlihat memberikan dukungan dengan membunyikan klakson kendaraan mereka sebagai bentuk solidaritas terhadap tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Dukungan spontan tersebut menunjukkan bahwa isu-isu yang diangkat dalam aksi dianggap memiliki keterkaitan dengan persoalan yang dirasakan sebagian masyarakat.

Setelah berlangsung selama beberapa jam, aksi demonstrasi akhirnya berakhir dengan tertib. Massa membubarkan diri secara damai meskipun sempat terjadi ketegangan kecil dengan aparat keamanan.

Namun, mahasiswa menegaskan bahwa aksi di Bundaran HI bukanlah yang terakhir. Mereka berkomitmen untuk kembali menggelar demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan yang disampaikan belum mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah.

Bagi para mahasiswa, aksi tersebut bukan sekadar bentuk protes, melainkan upaya untuk mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kondisi ekonomi dan sosial yang tengah dihadapi masyarakat.

Dengan berakhirnya aksi pada Jumat sore, gelora pergerakan mahasiswa kembali menunjukkan bahwa suara kritis dari kampus masih menjadi salah satu elemen penting dalam dinamika demokrasi Indonesia.(dhil)

Topik: bundaran HIMahasiswa

TerkaitBerita

Ketua RT Ungkap Terduga Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pernah Lakukan Aksi Serupa di Lingkungannya
Megapolitan

Ketua RT Ungkap Terduga Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pernah Lakukan Aksi Serupa di Lingkungannya

oleh Editor : Affandy
16 Juli 2026
Pembongkaran JPO Tendean Rampung, Jalan Kapten Tendean Arah Blok M Kembali Dibuka
Megapolitan

Pembongkaran JPO Tendean Rampung, Jalan Kapten Tendean Arah Blok M Kembali Dibuka

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Umrah
Megapolitan

PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

oleh Editor : Hana
14 Juli 2026
Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Ditangkap, Polisi Dalami Motif Pelaku
Megapolitan

Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Ditangkap, Polisi Dalami Motif Pelaku

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

Rano Karno Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Anugerah Jurnalistik MHT 2026

16 Juli 2026
FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Amandemen UUD 1945, Keadilan Ekonomi hingga Tata Kelola Dana Umat

FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Amandemen UUD 1945, Keadilan Ekonomi hingga Tata Kelola Dana Umat

16 Juli 2026
FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

FGD Badan Pengkajian MPR Bahas Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

16 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Ketua KPPU Gopprera Panggabean (kiri) dan Wakil Ketua KPPU Hilman Pujana memberikan keterangan saat Coffee Afternoon Media Meeting di Gedung KPPU, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (15/7/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Pimpinan Baru KPPU Fokus Pencegahan Untuk Jaga Iklim Usaha

16 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya