Rabu, 11 Februari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Gibran Minta Sistem Zonasi pada PPDB Dihilangkan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 November 2024
in Nasional, Iklan, Ruang Pajak
0
gibran
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan instruksinya untuk menghilangkan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Menurut Gibran, hal ini merupakan langkah penting untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan besar menuju “Generasi Emas Indonesia 2045”. Instruksi ini telah disampaikan secara tegas kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, agar segera ditindaklanjuti.

Gibran mengungkapkan hal tersebut dalam sambutannya pada acara Tanwir I Pemuda Muhammadiyah yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/11/2024). Dalam kesempatan itu, Wapres menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia di masa depan sangat bergantung pada kebijakan yang diterapkan saat ini, khususnya dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi era digital.

Gibran menjelaskan bahwa kebijakan zonasi dalam PPDB saat ini dianggap tidak cukup efektif dalam memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh siswa di Indonesia. Dia menilai bahwa sistem ini membatasi peluang siswa untuk mengakses sekolah terbaik, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan fasilitas pendidikan terbatas.

“Dalam rakor dengan kepala dinas pendidikan, saya sampaikan secara tegas ke Pak Menteri Pendidikan, sistem zonasi harus dihilangkan,” ujar Gibran. Menurutnya, dengan menghilangkan sistem zonasi, semua anak Indonesia akan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa terkendala oleh lokasi tempat tinggal.

Artikel Terkait

Buka Rakorenwas 2026, Menhut Sampaikan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Ekologi

Aiptu Suwendi, Penggerak Kemandirian Pangan Desa Megu Gede Cirebon

Menag Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan bagi Pemudik

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyampaikan pentingnya menyiapkan generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin berkembang. Salah satu langkah yang dianggapnya krusial adalah mempersiapkan anak-anak dengan keterampilan digital. Gibran menekankan pentingnya mengajarkan anak-anak mengenai coding, pemrograman komputer, hingga digital marketing.

“Kalau kita bicara generasi emas, Indonesia 2045, ini kuncinya ada di pendidikan, kuncinya ada di anak-anak muda,” ujar Gibran. Dia mewanti-wanti agar Indonesia tidak sampai tertinggal dari negara-negara lain dalam hal penguasaan teknologi dan keterampilan digital yang semakin menjadi kunci utama dalam dunia kerja global.

Gibran juga menekankan pentingnya memperbaiki kualitas pendidikan secara keseluruhan, dengan mengutamakan pendidikan berbasis keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, penghapusan sistem zonasi diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk memilih sekolah yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, bukan terbatas oleh lokasi geografis.

Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan bisa mendukung terciptanya pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di seluruh Indonesia, serta memberikan kesempatan yang lebih besar bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi terbaik mereka.(dhil)

Topik: PPDBppdb zonasiwapres gibran
Sebelumnya

Komitmen Polri Dukung Asta Cita Presiden dalam Pemberantasan Narkoba

Selanjutnya

Marselino Jadi Bintang dengan Selebrasi Unik dalam Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

TerkaitBerita

Buka Rakorenwas 2026, Menhut Sampaikan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Ekologi
Nasional

Buka Rakorenwas 2026, Menhut Sampaikan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan dan Pelestarian Ekologi

oleh Editor : Anggoro
10 Februari 2026
Aiptu Suwendi, Penggerak Kemandirian Pangan Desa Megu Gede Cirebon
Nasional

Aiptu Suwendi, Penggerak Kemandirian Pangan Desa Megu Gede Cirebon

oleh Editor : Affandy
10 Februari 2026
Menag Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan bagi Pemudik
Nasional

Menag Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan bagi Pemudik

oleh Editor : Affandy
10 Februari 2026
Universitas Pancasila
Pendidikan

MUSAL, Sinergi Almamater Keluarga Alumni Universitas Pancasila

oleh Editor : Affandy
9 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Aplikasi SAKEDAP Diperkenalkan untuk Tertibkan Serah Simpan Karya dan Perkuat Literasi Digital

Aplikasi SAKEDAP Diperkenalkan untuk Tertibkan Serah Simpan Karya dan Perkuat Literasi Digital

10 Februari 2026
Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

Penuhi Panggilan Komnas PA, Virgoun Siap Mediasi dengan Inara Rusli Demi Kepentingan Anak

10 Februari 2026
HILO

Kolaborasi HiLo dan Satya Wacana Salatiga Perkuat Ekosistem Basket Nasional

10 Februari 2026
Peserta Pelatihan Lulusan BLK Bakal ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Peserta Pelatihan Lulusan BLK Bakal ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

10 Februari 2026

Terpopuler

  • Honda X-Tracker 2026

    Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia, Motor Bebek Trail Dibanderol Mulai Rp16 Jutaan

    533 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2443 shares
    Share 977 Tweet 611
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Denza Kirim Sinyal Kehadiran SUV Premium B5 di Indonesia

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Panen Raya Perdana PS-08 di Pandeglang Jadi Tonggak Baru Ketahanan Pangan Nasional

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya