koranindopos.com – Jakarta, Perusahaan elektronik global, Haier, menampilkan berbagai inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotika dalam ajang Appliance & Consumer Electronics Expo (AWE) 2026 yang digelar di Shanghai New International Expo Center, China.
Pameran ini menjadi salah satu ajang terbesar di dunia dalam industri elektronik konsumen dan smart home, sekaligus panggung bagi Haier untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin global di sektor tersebut. Data Euromonitor International menunjukkan Haier telah mempertahankan posisi sebagai merek peralatan rumah tangga besar nomor satu dunia selama 17 tahun berturut-turut, sekaligus memimpin pasar smart home global.

Dalam pameran tersebut, Haier memperkenalkan teknologi terbaru AI Vision 2.0, yang menawarkan peningkatan kemampuan pengenalan visual dengan akurasi dan kecepatan lebih tinggi. Teknologi ini memungkinkan perangkat rumah tangga memahami lingkungan serta kebutuhan pengguna secara lebih presisi.
Penerapan AI Vision 2.0 terlihat pada lini Seeker Series yang telah mengantongi sertifikasi tingkat kecerdasan tertinggi di industri. Misalnya, kulkas pintar kini mampu mengenali berbagai jenis bahan makanan secara otomatis, sementara mesin cuci dapat menyesuaikan program pencucian berdasarkan perintah suara dan kebutuhan higienitas pengguna.
Selain itu, inovasi lain seperti teknologi pencairan bahan makanan berbasis AI serta mesin cuci sepatu turut diperkenalkan untuk meningkatkan kemudahan aktivitas sehari-hari.
Tak hanya perangkat pintar, Haier juga meluncurkan tiga kategori robot rumah tangga, yakni robot pembersih, robot pendamping keluarga, dan robot asisten pekerjaan rumah.
Robot-robot ini dirancang untuk bekerja terintegrasi dengan sistem AI Vision, sehingga mampu menjalankan berbagai tugas domestik secara otomatis. Dalam demonstrasi, robot Haier bahkan mampu memindahkan bahan makanan ke dalam kulkas dan mengaturnya secara mandiri berdasarkan sistem pengenalan visual dan barcode.
Seluruh inovasi tersebut didukung oleh platform UHomeOS, sistem operasi smart home berbasis AI yang menjadi pusat kendali perangkat dalam rumah. Melalui sistem ini, berbagai perangkat dapat saling terhubung dan bekerja secara proaktif menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Haier juga mengembangkan ekosistem terintegrasi “Human–Vehicle–Home–Community” yang menghubungkan aktivitas pengguna di dalam dan luar rumah, menciptakan pengalaman smart living yang lebih menyeluruh.
Melalui inovasi di AWE 2026, Haier menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi industri menuju konsep rumah tangga tanpa pekerjaan manual (zero household chores). Pendekatan ini menggabungkan teknologi AI, robotika, serta ekosistem digital berbasis platform.
Dengan strategi tersebut, Haier tidak hanya memperkuat posisi di pasar global, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi rumah pintar yang lebih adaptif, efisien, dan berpusat pada kebutuhan pengguna. (ris)










