Selasa, 28 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Angkat Fenomena Pesugihan, “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah” Siap Mulai Produksi

Editor : Akula oleh Editor : Akula
28 Maret 2026
in Film dan Musik
A A
0
Kembali ke Lokasi Syuting, Feby Febiola Pilih Proyek Film yang Dianggap “Berbeda”
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta — Fenomena pesugihan yang masih dipercaya di sejumlah daerah di Indonesia menjadi titik berangkat film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Sekuel dari film “Kuasa Gelap” (2024) ini dijadwalkan mulai syuting pada April 2026.

Alih-alih sekadar menghadirkan horor, film ini mencoba menyoroti praktik pesugihan sebagai bagian dari realitas sosial. Cerita akan mengikuti upaya menghadapi konsekuensi dari perjanjian dengan kekuatan gelap melalui pendekatan eksorsisme dalam ajaran Katolik.

Produser Robert Ronny menilai, isu tersebut relevan karena masih terjadi di tengah masyarakat. “Pesugihan bukanlah sekadar fiksi atau takhayul semata. Ini adalah kenyataan yang masih terjadi di banyak daerah di Indonesia. Dan bukan hanya satu jiwa yang dipertaruhkan, tapi keselamatan seluruh desa,” ujarnya.

Film ini kembali menghadirkan dua tokoh utama, Romo Thomas dan Romo Rendra, yang diperankan oleh Jerome Kurnia dan Lukman Sardi. Keduanya akan dihadapkan pada konflik yang lebih kompleks dibanding film sebelumnya.
Lukman Sardi mengatakan karakter Romo Rendra akan mengalami tekanan yang lebih berat. “Romo Rendra akan mengalami cobaan iman terbesar, sesuatu yang sangat manusiawi,” kata Lukman.

Artikel Terkait

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K

Sementara itu, Jerome Kurnia mengaku peran yang ia jalani memiliki arti khusus dalam kariernya. “Romo Thomas adalah salah satu karakter favorit yang pernah saya perankan. Dan saya selalu menganggap peran Romo Thomas sebagai blessing bagi saya,” ujarnya.
Dari sisi kreatif, film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani. Ia menyebut proyek ini memiliki tantangan tersendiri karena kedalaman ceritanya.

“Saya merasa tertantang sekaligus terhormat dipercaya menyutradarai film ini. Di Perjanjian Darah, pertarungan imannya jauh lebih brutal. Kedalaman tema film ini jauh melampaui film pertama,” kata Rizal.

Sejumlah pemain baru turut bergabung, seperti Venly Arauna, Keysha Angelica, Sisca Saras, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Ferry Salim, Feby Febiola, dan Faiz Vishal.

Selain Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, produksi film ini juga didukung oleh Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment. Naskah ditulis oleh Andri Cahyadi bersama Robert Ronny.

Produser eksekutif Andi Boediman menyebut film ini mencoba memberikan sudut pandang berbeda terhadap praktik yang selama ini jarang dibahas secara terbuka. “Pesugihan adalah kenyataan sosial Indonesia yang selama ini tersimpan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika manusia memilih perjanjian dengan kegelapan, siapa yang bisa memutusnya? Film ini adalah jawaban kami,” ujarnya.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2026 dan diharapkan dapat melanjutkan capaian film pertamanya, sekaligus menghadirkan pendekatan baru dalam genre horor religi.(BRG/Kul)

Topik: Feby FebiolaKuasa gelapLukman sardiRizal mantovani

TerkaitBerita

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia
Film dan Musik

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

oleh Editor : Akula
28 Juli 2026
Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera
Film dan Musik

Geram Doktif Mangkir Lagi Jadi Saksi di Pengadilan, Richard Lee: Gentleman Dong, Jangan Cuma Berani di Kamera

oleh Editor : Akula
28 Juli 2026
Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K
Film dan Musik

Wulan Guritno Akui Dapat Inspirasi dari Anak Disabilitas Saat Ikut Lari 3K

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026
Pledoi Dibacakan, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Tuduhan Black Campaign terhadap Heni Sagara
Film dan Musik

Pledoi Dibacakan, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Tuduhan Black Campaign terhadap Heni Sagara

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

For Revenge Dipilih Garap Soundtrack Spider-Man: Brand New Day Versi Indonesia

28 Juli 2026
Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

28 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Pre-Order

Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Pre-Order

28 Juli 2026
SMAN 8 Kota Ternate Juara LCC Empat Pilar MPR RI Maluku Utara, Siap Wakili Daerah di Final Nasional

SMAN 8 Kota Ternate Juara LCC Empat Pilar MPR RI Maluku Utara, Siap Wakili Daerah di Final Nasional

28 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4095 shares
    Share 1638 Tweet 1024
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya